Mohamad Sobary Tegas Bantah Gus Dur Pernah Puji Prabowo Orang Paling Ikhlas: Tak Ada Kitabnya!

Vania Rossa

Jum'at, 15 Mei 2026 | 15:09 WIB
Mohamad Sobary Tegas Bantah Gus Dur Pernah Puji Prabowo Orang Paling Ikhlas: Tak Ada Kitabnya!
Mohamad Sobary, peneliti senior LIPI. (tangkap layar)
baca 10 detik
  • Mohamad Sobary menegaskan dirinya tidak pernah mendengar Gus Dur menyebut Prabowo Subianto sebagai 'orang paling ikhlas di Indonesia'.
  • Menurutnya, pandangan kritis Gus Dur terhadap militerisme membuat pujian semacam itu sangat mustahil dilontarkan.
  • Sobary juga menyinggung ambisi politik Prabowo dan memilih menganggap klaim tersebut tidak pernah ada agar tidak membebani nama Gus Dur.

Suara.com - Klaim bahwa mendiang Presiden Abdurrahman Wahid alias Gus Dur pernah menyebut Prabowo Subianto sebagai 'orang paling ikhlas di Indonesia' mendapat bantahan keras dari peneliti senior Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Mohamad Sobary, yang dikenal dekat dengan almarhum.

Dalam wawancara di kanal YouTube Forum Keadilan TV, Sobary menegaskan dirinya tidak pernah mendengar langsung Gus Dur melontarkan pujian semacam itu kepada Prabowo.

“Saya tidak pernah mendengar beliau mengatakan itu. Tidak pernah mendengar. Karena itu bagi saya sesuatu yang tidak mungkin. Mustahil Gus Dur mengatakan Prabowo orang ikhlas. Itu sangat mustahil,” ujar Sobary dalam podcast Madilog, dikutip Jumat (15/5/2026).

Pernyataan tersebut merespons klaim yang sebelumnya disampaikan mantan juru bicara Gus Dur, Adhie Massardi. Meski mengaku menghormati Adhie, Sobary tetap menilai ucapan itu sulit dipercaya jika dikaitkan dengan cara pandang Gus Dur terhadap militer Orde Baru.

“Mana ada militer yang bisa disebut orang ikhlas? Beliau tidak selalu membenci militer. Yang dibenci itu militerisme oleh Gus Dur,” katanya.

Sobary juga mengungkap hubungan Gus Dur dengan kalangan militer pada masa lalu tidak selalu harmonis. Ia menyebut Gus Dur pernah mengalami pencekalan di sejumlah daerah oleh aparat pada era tersebut.

“Dalam konteks semacam itu, akan mustahil Gus Dur memuji-muji mengatakan ikhlas. Wah itu mustahil,” tegasnya lagi.

Menurut Sobary, sosok Prabowo yang lahir dari lingkungan militer Orde Baru bertolak belakang dengan nilai keikhlasan yang dipahami Gus Dur. Ia bahkan menyinggung konsep dalam hadis mengenai pentingnya kredibilitas seorang penyampai pesan.

“Tidak mungkin Prabowo kok dikenal sebagai kalangan pemimpin yang ikhlas itu... itu tidak ada bukunya, Bung. Tidak ada kitabnya mengenai Prabowo orang ikhlas. Kalau umpamanya mau bicara tentang Buya Hamka, itu orang ikhlas, itu agak mudah diterima,” ucap Sobary.

baca juga

Soroti Ambisi Politik Prabowo

Selain membantah klaim tersebut, Sobary juga menyinggung perjalanan politik Prabowo yang menurutnya sarat ambisi untuk menjadi presiden.

“Beliau itu sangat besar ambisinya untuk menjadi presiden. Sekarang sudah tercapai. Dengan segala cara tapi,” katanya.

Ia juga menyindir pilihan pasangan wakil presiden Prabowo dalam Pilpres lalu, tanpa menyebut nama secara langsung.

“Segala cara itu termasuk membolehkan orang kayak begitu menjadi pasangan untuk wapresnya,” ujarnya.

Menurut Sobary, jika seseorang benar-benar ikhlas untuk bangsa, maka ia akan memilih pasangan politik yang memiliki legitimasi kuat secara sosial, politik, dan intelektual.

“Kalau dia seorang yang ikhlas, ikhlas untuk bangsa, pasti yang dicari pasangan yang keren supaya bersama beliau sendiri bisa bekerja melaksanakan agenda-agenda,” sindirnya.

Sebut Gus Dur Sosok Blak-blakan

Sobary juga menepis anggapan bahwa ucapan “orang paling ikhlas” itu mungkin merupakan sindiran halus dari Gus Dur kepada Prabowo.

Menurutnya, Gus Dur dikenal sebagai sosok yang berbicara secara terbuka dan tidak gemar memakai simbol atau pesan terselubung.

“Gus Dur blak-blakan. Letterlijk apa adanya. Mentah. Frankly, terbuka. Tidak perlu simbolis-simbolis, tidak perlu. Karena makin simbolik, makin orang menjadi tidak paham apa yang dimaksud,” jelasnya.

Ia menegaskan, Gus Dur bukan tipe tokoh yang menggunakan diplomasi berlapis untuk menyampaikan kritik ataupun pujian.

“Gus Dur tidak akan pernah berdiplomasi mengatakan itu. Tidak akan pernah. Meskipun kata Adhie Massardi begitu. Saya tahu psikologi Gus Dur lebih baik dari beberapa kalangan,” katanya.

Di akhir pernyataannya, Sobary memilih menganggap klaim tersebut tidak pernah ada agar tidak membebani nama Gus Dur.

“Bagi saya, dari dulu berkali-kali mendengar hal ini, lebih baik dianggap tidak ada saja. Supaya tidak membebani Gus Dur. Gus Dur dimusuhi militerisme dan beberapa tokoh militer. Nah Prabowo termasuk yang begitu,” pungkasnya.

Reporter: Dinda Pramesti K

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kapitalisme Negara ala Prabowo, Mengulangi Kegagalan Venezuela?

Kapitalisme Negara ala Prabowo, Mengulangi Kegagalan Venezuela?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 15:01 WIB

Tepis Isu Intimidasi, Dudung Sebut Presiden Prabowo Terbuka pada Kritik: Jangan Dipelintir!

Tepis Isu Intimidasi, Dudung Sebut Presiden Prabowo Terbuka pada Kritik: Jangan Dipelintir!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 08:52 WIB

Satgas PKH Setor Rp10,27 Triliun dan 2,37 Juta Hektare Lahan Hutan ke Negara

Satgas PKH Setor Rp10,27 Triliun dan 2,37 Juta Hektare Lahan Hutan ke Negara

Foto | Rabu, 13 Mei 2026 | 20:14 WIB

Terkini

5 Rekomendasi Sunscreen Ectoin untuk Memperbaiki Skin Barrier dan Anti Polusi

5 Rekomendasi Sunscreen Ectoin untuk Memperbaiki Skin Barrier dan Anti Polusi

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:46 WIB

Sengketa 6,1 Hektare Kencana Bogor Memanas, AJB Dipersoalkan hingga Dugaan Rekayasa Hukum

Sengketa 6,1 Hektare Kencana Bogor Memanas, AJB Dipersoalkan hingga Dugaan Rekayasa Hukum

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:43 WIB

5 Penyebab Bedak Cakey dan Crack di Garis Senyum, Ini Cara Mengakalinya

5 Penyebab Bedak Cakey dan Crack di Garis Senyum, Ini Cara Mengakalinya

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:40 WIB

Bukan Asal Murah, Ini 5 Kriteria Tasya Kamila Saat Memilih Perabotan Rumah Tangga

Bukan Asal Murah, Ini 5 Kriteria Tasya Kamila Saat Memilih Perabotan Rumah Tangga

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:37 WIB

HP 64 GB Mulai Lemot? Coba 6 Trik Sederhana Ini sebelum Ganti Ponsel

HP 64 GB Mulai Lemot? Coba 6 Trik Sederhana Ini sebelum Ganti Ponsel

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Jetour T2 i-DM Padukan Desain Boxy Ikonik dengan Teknologi PHEV Modern

Jetour T2 i-DM Padukan Desain Boxy Ikonik dengan Teknologi PHEV Modern

Otomotif | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Mengenal Tengku Mansyur Chalid, Pejuang Daerah asal Siak

Mengenal Tengku Mansyur Chalid, Pejuang Daerah asal Siak

Riau | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:33 WIB

Lomba Menghias Pasar Godean HUT ke-81 RI, Jadi Wujud Syukur Pedagang

Lomba Menghias Pasar Godean HUT ke-81 RI, Jadi Wujud Syukur Pedagang

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:26 WIB

Warga Diminta Urunan, Proposal HUT RI Rp76,2 Juta di Kecamatan IT I Palembang Viral

Warga Diminta Urunan, Proposal HUT RI Rp76,2 Juta di Kecamatan IT I Palembang Viral

Sumsel | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:22 WIB

Emas 23 Kg Senilai Rp63 M Nyaris Terbang ke Hong Kong, Diselundupkan 7 WNA China

Emas 23 Kg Senilai Rp63 M Nyaris Terbang ke Hong Kong, Diselundupkan 7 WNA China

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:20 WIB

×