Sebut Prabowo Anggap Gagasannya Suci, Sobary: Oh Paus Saja Ndak Begitu Bung!

Bangun Santoso

Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:00 WIB
Sebut Prabowo Anggap Gagasannya Suci, Sobary: Oh Paus Saja Ndak Begitu Bung!
Peneliti Senior Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Mohamad Sobary berbicara di podcast Madilog di kanal YouTube Forum Keadilan TV. (bidik layar video)
baca 10 detik
  • Peneliti LIPI Mohamad Sobary mengkritik Presiden terpilih Prabowo Subianto yang dinilai antikritik dan menutup ruang dialektika intelektual secara terbuka.
  • Sobary menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis Prabowo tidak memiliki akar ideologi sosialisme kerakyatan yang jelas bagi masyarakat.
  • Sikap fanatisme Prabowo terhadap program gagasannya dinilai sebagai ancaman yang mematikan nalar sehat bagi masa depan bangsa Indonesia.

Suara.com - Peneliti Senior Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Mohamad Sobary menilai ada kecenderungan fanatisme buta terhadap program buatan Presiden terpilih Prabowo Subianto yang menutup ruang dialektika dan kritik intelektual.

Dalam podcast Madilog di kanal YouTube Forum Keadilan TV, Sobary menyoroti bagaimana Prabowo memandang dunia intelektual dengan sebelah mata.

Menurutnya, Prabowo cenderung melihat dirinya sebagai sosok militer yang produktif, sementara kaum intelektual dianggap hanya penghasil kata-kata tanpa aksi nyata.

"Kemarahan dia itu urusannya dengan ketersinggungan pribadi, dengan cara dia memandang dirinya sebagai militer yang produktif dan kaum intelektual yang dianggap hanya memproduksi kata-kata mungkin jadi esai, mungkin jadi puisi," ujar Sobary, dikutip Jumat (15/5/2026).

Padahal, menurut Sobary, esai, puisi, dan cara berpikir kultural adalah instrumen penting untuk melawan apa yang ia sebut sebagai 'kedzaliman' (kezaliman) politik yang terencana.

Sobary juga membantah anggapan banyak pihak yang menyebut program-program Prabowo kental dengan nuansa sosialisme kerakyatan.

Ia menegaskan bahwa apa yang dijalankan Prabowo tidak memiliki akar pada sosialisme kerakyatan. Menurutnya, tidak memiliki baik itu sosialisme komunis maupun sosialisme Islam.

"Enggak, enggak ada. Gak ada urusannya dengan sosialisme. Baik sosialisme komunis, sosialisme Islam, tidak ada hubungannya itu semua," tegasnya.

Ia membandingkan dengan konsep “Rahmatan lil Alamin” dalam Islam yang menjamin keadilan bagi seluruh golongan. Sobary mempertanyakan apakah Prabowo pernah bersentuhan dengan gagasan tersebut.

baca juga

Sebaliknya, ia melihat Prabowo hanya terjebak pada fanatisme terhadap program buatannya sendiri.

Soroti Program MBG: 'Dia Memandang Gagasannya Suci'

Presiden Prabowo Subianto memberikan sambutan pada kegiatan penyerahan denda administratif dan lahan kawasan hutan di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (13/5/2026). [ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/tom]
Presiden Prabowo Subianto memberikan sambutan pada kegiatan penyerahan denda administratif dan lahan kawasan hutan di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (13/5/2026). [ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/tom]

Salah satu poin krusial yang dikritik Sobary adalah program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ia menilai Prabowo menunjukkan sikap antikritik dan fanatik terhadap program tersebut, meskipun banyak pihak mempertanyakan kelayakan di dalamnya.

"Prabowo mempunyai program yang itu dia jatuh cinta kepada programnya itu sendiri, tidak bisa diganggu gugat. MBG itu kan program yang membuat dia fanatik. Bung, dalam dunia berpikir tidak boleh ada fanatisme," kata Sobary.

Lebih lanjut, Sobary menyindir sikap Prabowo yang seolah memposisikan gagasannya sebagai sesuatu yang maksum atau tidak bisa salah.

"Dia memandang dirinya suci, programnya suci, gagasannya suci. Oh Paus aja ndak begitu Bung... Prabowo dikritik ndak mau," tambahnya.

Sobary menutup kritiknya dengan metafora yang kelam tentang masa depan Indonesia di bawah kepemimpinan yang antikritik.

Ia menyebut kondisi saat ini bukan lagi sekadar 'gelap', melainkan 'gelap gulita' karena matinya cahaya nalar dari para pemimpin.

"Negeri ini gelap gulita bukan gelap. Gelap gulita kalau dilihat dari model berpikirnya para pemimpin. Jadi gelap itu bukan karena tidak ada cahaya, dari cara berpikir pemimpin-pemimpin itu memang tidak membolehkan menyalanya cahaya apapun. Apalagi cahaya ketuhanan itu ndak ada lah," pungkasnya. (Dinda Pramesti K)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sobary Kritik Cara Prabowo Mengagumi Bung Karno: Kagum, tapi Tak Pahami Political Wisdom-nya

Sobary Kritik Cara Prabowo Mengagumi Bung Karno: Kagum, tapi Tak Pahami Political Wisdom-nya

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 16:21 WIB

Mohamad Sobary Tegas Bantah Gus Dur Pernah Puji Prabowo Orang Paling Ikhlas: Tak Ada Kitabnya!

Mohamad Sobary Tegas Bantah Gus Dur Pernah Puji Prabowo Orang Paling Ikhlas: Tak Ada Kitabnya!

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 15:09 WIB

Kapitalisme Negara ala Prabowo, Mengulangi Kegagalan Venezuela?

Kapitalisme Negara ala Prabowo, Mengulangi Kegagalan Venezuela?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 15:01 WIB

Tepis Isu Intimidasi, Dudung Sebut Presiden Prabowo Terbuka pada Kritik: Jangan Dipelintir!

Tepis Isu Intimidasi, Dudung Sebut Presiden Prabowo Terbuka pada Kritik: Jangan Dipelintir!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 08:52 WIB

Satgas PKH Setor Rp10,27 Triliun dan 2,37 Juta Hektare Lahan Hutan ke Negara

Satgas PKH Setor Rp10,27 Triliun dan 2,37 Juta Hektare Lahan Hutan ke Negara

Foto | Rabu, 13 Mei 2026 | 20:14 WIB

Prabowo Bangga, Gaji Hakim RI Naik 280 Persen dan Kini di Atas Malaysia

Prabowo Bangga, Gaji Hakim RI Naik 280 Persen dan Kini di Atas Malaysia

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:28 WIB

LHKPN Terbaru Rilis! Harta Prabowo Makin Menjulang, Tapi Koleksi Mobil di Garasi Tetap Tenang

LHKPN Terbaru Rilis! Harta Prabowo Makin Menjulang, Tapi Koleksi Mobil di Garasi Tetap Tenang

Otomotif | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:51 WIB

Terkini

Bukan Cuma Mobil Mewah, Apartemen Vinna Ledy Anggraeni Ikut Disita KPK Terkait Kasus Suap!

Bukan Cuma Mobil Mewah, Apartemen Vinna Ledy Anggraeni Ikut Disita KPK Terkait Kasus Suap!

News | Selasa, 29 September 2026 | 21:48 WIB

Dukung MotoGP Mandalika 2026, BRI Siapkan Strategi Khusus untuk Dongkrak UMKM Lokal

Dukung MotoGP Mandalika 2026, BRI Siapkan Strategi Khusus untuk Dongkrak UMKM Lokal

Bri | Selasa, 29 September 2026 | 21:46 WIB

Modus 'Pemilik Tanah Palsu' Terbongkar, Kades di Bogor Jadi Tersangka

Modus 'Pemilik Tanah Palsu' Terbongkar, Kades di Bogor Jadi Tersangka

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 21:42 WIB

Cashback 10% Setiap Pembayaran BRIVA Melalui Superapp BRImo

Cashback 10% Setiap Pembayaran BRIVA Melalui Superapp BRImo

Bri | Selasa, 29 September 2026 | 21:39 WIB

Hari Statistik Nasional 2026, BPS Apresiasi Kontribusi PLN dalam Penguatan Kualitas Data

Hari Statistik Nasional 2026, BPS Apresiasi Kontribusi PLN dalam Penguatan Kualitas Data

News | Selasa, 29 September 2026 | 21:38 WIB

Macet 12 Km di Ketapang Berlarut-larut! Pemerintah Diminta Rombak Total Sistem Penyeberangan

Macet 12 Km di Ketapang Berlarut-larut! Pemerintah Diminta Rombak Total Sistem Penyeberangan

News | Selasa, 29 September 2026 | 21:35 WIB

Video Remaja Acungkan Celurit di Underpass Joglo Viral, Polisi Amankan Dua Pelajar

Video Remaja Acungkan Celurit di Underpass Joglo Viral, Polisi Amankan Dua Pelajar

Jawa Tengah | Selasa, 29 September 2026 | 21:35 WIB

Pay 1, Get 2: Satu Meja, Tiga Selera Family Dining di Kuningan Jakarta

Pay 1, Get 2: Satu Meja, Tiga Selera Family Dining di Kuningan Jakarta

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 21:29 WIB

Promo Eksklusif Tiket.com & BRI: Liburan Domestik dan Internasional

Promo Eksklusif Tiket.com & BRI: Liburan Domestik dan Internasional

Bri | Selasa, 29 September 2026 | 21:25 WIB

Diintai 2 Bulan, Detik-detik Pembunuhan Wakil Rektor ITB Indonesia di Tangan Kuli Bangunan

Diintai 2 Bulan, Detik-detik Pembunuhan Wakil Rektor ITB Indonesia di Tangan Kuli Bangunan

News | Selasa, 29 September 2026 | 21:21 WIB

×