Media Turkiye Soroti Langkah Hukum Indonesia usai WNI Ditahan Israel di Global Sumud Flotilla

Arif Budi | Suara.com

Selasa, 19 Mei 2026 | 17:41 WIB
Media Turkiye Soroti Langkah Hukum Indonesia usai WNI Ditahan Israel di Global Sumud Flotilla
Iluatrasi kapal-kapal yang ikut terlibat dalam Global Sumud Flotilla untuk Gaza, Palestina. (ANTARA/Anadolu/py)
  • Pasukan Israel menahan sembilan WNI setelah mencegat Armada Global Sumud di perairan internasional pada Senin lalu.
  • Pemerintah Indonesia tengah mengupayakan langkah hukum tegas dan menunggu konfirmasi resmi terkait status para WNI tersebut.
  • Insiden penahanan terjadi saat armada kemanusiaan internasional berupaya menembus blokade Israel menuju wilayah Jalur Gaza.

Suara.com - Media Turki menyoroti langkah pemerintah Indonesia yang mempertimbangkan jalur hukum untuk membebaskan warga negara Indonesia (WNI) yang ditahan Israel setelah pencegatan Armada Global Sumud menuju Jalur Gaza.

Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Indonesia menyatakan pemerintah akan mengambil tindakan tegas terkait penahanan WNI oleh pasukan Israel.

“Masalah ini harus segera diklarifikasi, dan kami akan segera mengambil langkah hukum yang tegas karena di negara demokrasi kita ada jaminan kebebasan dan hak-hak sipil, sehingga rakyat kita tidak boleh menghadapi tekanan atau kehilangan kebebasan mereka,” kata Yusril dalam laporan media Turkiye, TRT World Selasa (19/5/2026).

Menurut laporan media Turki, WNI tersebut ditahan setelah militer Israel mencegat Armada Global Sumud di dekat perairan Siprus, Mediterania timur, pada Senin.

Meski begitu, Yusril mengungkapkan pemerintah Indonesia hingga kini masih menunggu konfirmasi resmi terkait status penahanan para WNI tersebut.

Global Sumud Flotilla (Instagram.com/globalsumudflotilla)
Global Sumud Flotilla (Instagram.com/globalsumudflotilla)

“Sejauh ini, saya belum menerima informasi lengkap, tetapi saya akan mengumpulkan informasi sebanyak mungkin dan kemudian menjelaskan masalah ini secara lebih rinci,” tambahnya.

Indonesia sebelumnya juga telah mengecam tindakan Israel yang mencegat kapal bantuan kemanusiaan menuju Gaza.

Berdasarkan laporan yang beredar, sembilan WNI termasuk dua jurnalis ikut ditahan dalam operasi tersebut.

Menteri Komunikasi Indonesia Meutya Hafid turut menyampaikan keprihatinan atas situasi yang dialami jurnalis Indonesia dalam misi kemanusiaan itu.

"Kami sangat prihatin dengan laporan yang melibatkan jurnalis Indonesia yang saat ini meliput misi kemanusiaan ke Gaza," kata Meutya Hafid.

Global Sumud Flotilla menyebut 10 kapal dari total 60 kapal dalam konvoi dicegat dan dinaiki pasukan Israel di perairan internasional pada Senin pagi.

Media Israel pada Selasa melaporkan sekitar 40 kapal dalam armada tersebut telah disita angkatan laut Israel, sementara sekitar 300 aktivis ditahan.

Armada Global Sumud Flotilla berlayar dari Marmaris, Turkiye, pada Kamis lalu dengan tujuan menembus blokade Israel di Jalur Gaza yang telah berlangsung sejak 2007.

Misi kemanusiaan itu melibatkan 426 peserta dari 39 negara, termasuk Indonesia, Turkiye, Amerika Serikat, Inggris, Australia, Malaysia, hingga Afrika Selatan.

Sebelumnya, pada 29 April lalu, armada yang sama juga dilaporkan pernah diserang Israel di dekat Pulau Kreta, Yunani.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DPR Desak Pemerintah Jamin Keselamatan 9 WNI yang Ditangkap Militer Israel

DPR Desak Pemerintah Jamin Keselamatan 9 WNI yang Ditangkap Militer Israel

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:29 WIB

Garuda Indonesia Kembali Jadi Maskapai Paling Tepat Waktu di Dunia Versi OAG

Garuda Indonesia Kembali Jadi Maskapai Paling Tepat Waktu di Dunia Versi OAG

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:16 WIB

Kedubes Palestina Kutuk Israel usai Cegat Konvoi Global Sumud Flotilla ke Gaza

Kedubes Palestina Kutuk Israel usai Cegat Konvoi Global Sumud Flotilla ke Gaza

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:12 WIB

Makin Loyo, Rupiah Sentuh Rp17.716 per Dolar AS

Makin Loyo, Rupiah Sentuh Rp17.716 per Dolar AS

Foto | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:52 WIB

Akui Tak Bisa Nego Langsung dengan Israel, Pemerintah Gandeng Pihak Ketiga Bebaskan 9 WNI

Akui Tak Bisa Nego Langsung dengan Israel, Pemerintah Gandeng Pihak Ketiga Bebaskan 9 WNI

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:03 WIB

Terkini

BRIN Ingatkan Prabowo soal Reformasi Politik, Khawatir Pemilu 2029 Bisa Bermasalah

BRIN Ingatkan Prabowo soal Reformasi Politik, Khawatir Pemilu 2029 Bisa Bermasalah

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:40 WIB

Gubernur Bobby Nasution Targetkan RS Internasional Sumut Beri Layanan Medis Kelas Dunia

Gubernur Bobby Nasution Targetkan RS Internasional Sumut Beri Layanan Medis Kelas Dunia

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:40 WIB

Bakal 'Sakti' Seperti KPK, Komnas HAM Diusulkan Bisa Lakukan Penyidikan dan Tuntut Pelanggar HAM

Bakal 'Sakti' Seperti KPK, Komnas HAM Diusulkan Bisa Lakukan Penyidikan dan Tuntut Pelanggar HAM

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:31 WIB

DPR Desak Pemerintah Jamin Keselamatan 9 WNI yang Ditangkap Militer Israel

DPR Desak Pemerintah Jamin Keselamatan 9 WNI yang Ditangkap Militer Israel

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:29 WIB

Tutup Pintunya! Kata-kata Terakhir Amin Abdullah Sebelum Dibunuh Pelaku Penembakan Masjid San Diego

Tutup Pintunya! Kata-kata Terakhir Amin Abdullah Sebelum Dibunuh Pelaku Penembakan Masjid San Diego

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:26 WIB

Amnesty: Kritik Pemerintah Dibungkam Lewat Kampanye Disinformasi 'Antek Asing'

Amnesty: Kritik Pemerintah Dibungkam Lewat Kampanye Disinformasi 'Antek Asing'

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:18 WIB

Kedubes Palestina Kutuk Israel usai Cegat Konvoi Global Sumud Flotilla ke Gaza

Kedubes Palestina Kutuk Israel usai Cegat Konvoi Global Sumud Flotilla ke Gaza

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:12 WIB

Mendagri Bersama Menteri PKP Luncurkan Bedah Rumah BSPS di Provinsi Wilayah Maluku-Bali-Nusra

Mendagri Bersama Menteri PKP Luncurkan Bedah Rumah BSPS di Provinsi Wilayah Maluku-Bali-Nusra

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:00 WIB

Polda Jabar Bongkar Kasus Penipuan Dapur MBG, Modus Catut Nama BGN dan Jual Koordinat SPPG

Polda Jabar Bongkar Kasus Penipuan Dapur MBG, Modus Catut Nama BGN dan Jual Koordinat SPPG

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:51 WIB

Jaga Stabilitas Politik & Keamanan Daerah, Mendagri: Pemda Perkuat Forkopimda, FKUB & Tim TPKS

Jaga Stabilitas Politik & Keamanan Daerah, Mendagri: Pemda Perkuat Forkopimda, FKUB & Tim TPKS

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:50 WIB