Prof Siti Zuhro: Elit Jadi Penghambat Kemajuan, Visi Prabowo Harus Dibuktikan

Vania Rossa

Selasa, 19 Mei 2026 | 18:13 WIB
Prof Siti Zuhro: Elit Jadi Penghambat Kemajuan, Visi Prabowo Harus Dibuktikan
Peneliti Utama Politik dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Profesor Siti Zuhro. (tangkap layar Youtube)
baca 10 detik
  • Peneliti Utama Politik Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Prof. Siti Zuhro, memberikan peringatan terkait masa depan kepemimpinan nasional menjelang Pemilu 2029.

  • Ia menilai hingga saat ini belum terlihat langkah reformasi politik yang terukur untuk menjamin lahirnya pemimpin dan anggota legislatif yang lebih berkualitas di masa depan.

  • Siti menyoroti belum adanya peta jalan yang jelas terkait tahapan pembenahan sistem politik di Indonesia.

Suara.com - Peneliti Utama Politik Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Prof. Siti Zuhro, memberikan peringatan terkait masa depan kepemimpinan nasional menjelang Pemilu 2029.

Ia menilai hingga saat ini belum terlihat langkah reformasi politik yang terukur untuk menjamin lahirnya pemimpin dan anggota legislatif yang lebih berkualitas di masa depan.

Siti menyoroti belum adanya peta jalan yang jelas terkait tahapan pembenahan sistem politik di Indonesia.

Menurutnya, publik belum mendapatkan gambaran pasti mengenai agenda reformasi politik, padahal tahapan Pemilu Legislatif diperkirakan mulai berjalan kembali pada pertengahan 2026 atau awal 2027.

“Sampai saat ini seperti itu keadaannya, karena belum ada yang dipertontonkan secara gamblang di publik luas ini bahwa katakan jadwal yang terbaca secara pasti untuk reformasi,” ujar Siti dalam kanal YouTube Forum Keadilan TV, Selasa (19/5/2026).

Minta Semua Partai Politik Berbenah

Siti menegaskan bahwa tanggung jawab pembenahan sistem politik nasional tidak boleh hanya dibebankan kepada satu partai penguasa saja, termasuk Gerindra.

Ia meminta seluruh partai politik yang memiliki kursi di DPR RI mulai melakukan pembenahan secara serius dan terstruktur.

Menurutnya, partai politik merupakan entitas independen yang memiliki tanggung jawab langsung kepada konstituen, bukan sekadar organisasi yang menunggu arahan politik.

baca juga

“Partai-partai tidak bisa saling mengatakan nunggu perintah. Partai itu entitas independen, punya konstituen. Fungsi representasi mewakili rakyat itu harus menonjol ketika ada di DPR,” tegasnya.

Soroti Tantangan Visi Besar Prabowo

Terkait kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, Siti melihat adanya visi besar untuk membawa Indonesia melakukan perubahan secara akseleratif dan meninggalkan pola lama.

Namun, menurutnya, tantangan terbesar saat ini adalah bagaimana visi tersebut diterjemahkan menjadi langkah konkret agar masyarakat benar-benar merasakan Indonesia sedang bergerak menuju kemajuan.

Ia juga menyoroti persepsi publik yang menilai kelompok elite politik kerap menjadi faktor penghambat perubahan.

“Jangan sampai publik membaca bahwa elit aktor kita selalu menghambat kehendak untuk maju menuju Indonesia 2045. Kita ingin mempertontonkan bahwa kita bangsa yang berhasil membangun peradaban,” ujarnya.

Ingatkan Fungsi Legislasi DPR

Lebih lanjut, Siti menagih peran DPR RI dalam menjalankan fungsi legislasi secara konstruktif.

Ia mengingatkan bahwa proses pembentukan undang-undang tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah atau eksekutif, tetapi juga membutuhkan peran aktif legislatif sebagai mitra sekaligus pengawas.

Menurutnya, fungsi berbicara di parlemen harus diwujudkan dalam kerja nyata melalui pengawasan, legislasi, dan penganggaran yang kuat.

“Eksekutif itu mengeksekusi, bukan omon-omon. Parlemen memang tempatnya berbicara, tapi bicaranya harus dalam kerangka fungsi pengawasan, legislasi, dan anggaran yang kuat. Ini yang kita tunggu,” ungkapnya.

Reporter: Tsabita Aulia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Istana Ungkap Alasan Prabowo Hadiri Paripurna DPR pada Hari Kebangkitan Nasional

Istana Ungkap Alasan Prabowo Hadiri Paripurna DPR pada Hari Kebangkitan Nasional

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:06 WIB

Prabowo Bakal Sampaikan Langsung KEM-PPKF 2027 di DPR Besok, Dasco: Mungkin Ini Baru Pertama Kali

Prabowo Bakal Sampaikan Langsung KEM-PPKF 2027 di DPR Besok, Dasco: Mungkin Ini Baru Pertama Kali

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:53 WIB

BRIN Ingatkan Prabowo soal Reformasi Politik, Khawatir Pemilu 2029 Bisa Bermasalah

BRIN Ingatkan Prabowo soal Reformasi Politik, Khawatir Pemilu 2029 Bisa Bermasalah

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:40 WIB

Terkini

Kemarahan Publik Tak Hanya Soal Prabowo, tapi Akumulasi Masalah 10 Tahun Era Jokowi

Kemarahan Publik Tak Hanya Soal Prabowo, tapi Akumulasi Masalah 10 Tahun Era Jokowi

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:43 WIB

Ardhito Pramono Gugat Sony Music Terkait Royalti, Akui Rugi Rp5,7 Miliar

Ardhito Pramono Gugat Sony Music Terkait Royalti, Akui Rugi Rp5,7 Miliar

Entertainment | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:41 WIB

Masukan LMC untuk RUU Hak Cipta: Lindungi Jurnalisme Tanpa Mematikan Distribusi Digital

Masukan LMC untuk RUU Hak Cipta: Lindungi Jurnalisme Tanpa Mematikan Distribusi Digital

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:39 WIB

Jose Mourinho Sewot Rodri Tolak Real Madrid Pilih Gabung ke Barcelona

Jose Mourinho Sewot Rodri Tolak Real Madrid Pilih Gabung ke Barcelona

Bola | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:36 WIB

Potensi Panas Bumi Indonesia Capai 23,2 GW, Baru 11,6 Persem Terpasang

Potensi Panas Bumi Indonesia Capai 23,2 GW, Baru 11,6 Persem Terpasang

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:33 WIB

The Dragon Republic: Dari Pejuang Menjadi Bidak dalam Permainan Kekuasaan

The Dragon Republic: Dari Pejuang Menjadi Bidak dalam Permainan Kekuasaan

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:30 WIB

Pertumbuhan Ekonomi RI di Semester I 2026 Diklaim Tertinggi dalam 13 Tahun Terakhir

Pertumbuhan Ekonomi RI di Semester I 2026 Diklaim Tertinggi dalam 13 Tahun Terakhir

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:29 WIB

Viral WNA Diduga Tentara IDF di Bali, Arya Wedakarna Malah Jadi Pengikut PM Israel

Viral WNA Diduga Tentara IDF di Bali, Arya Wedakarna Malah Jadi Pengikut PM Israel

Entertainment | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:28 WIB

GEMPAR Dorong Pedagang Pasar Ngino Melek Digital Hingga Buka Wacana Pasar Sore

GEMPAR Dorong Pedagang Pasar Ngino Melek Digital Hingga Buka Wacana Pasar Sore

Jogja | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:28 WIB

Layani 162 Ribu Pelanggan Sehari, KAI Rombak Manggarai Jadi Pusat Mobilitas Jakarta

Layani 162 Ribu Pelanggan Sehari, KAI Rombak Manggarai Jadi Pusat Mobilitas Jakarta

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:24 WIB

×