- Gubernur Pramono Anung tidak merayakan Idul Adha di Jakarta karena sedang menunaikan ibadah haji pada Mei 2026.
- Wakil Gubernur Rano Karno akan menggantikan posisi Gubernur dalam memimpin pelaksanaan salat Idul Adha di Jakarta.
- Harga hewan kurban di Jakarta terpantau stabil dengan ketersediaan stok yang mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat setempat.
Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tidak akan berada di Jakarta saat perayaan Idul Adha nanti.
Hal itu disampaikan Pramono saat disinggung soal rencana salat Id dan penyembelihan hewan kurban di Jakarta, dalam sesi temu media di Balai Kota, Rabu (20/5/2026).
"Nanti yang di Jakarta yang memimpin Pak Wagub. Kebetulan saya mulai hari ini pergi," ujarnya.
Saat wartawan mengejar ke mana ia pergi, Pramono hanya memberikan jawaban singkat yang mengindikasikan bahwa dirinya akan menunaikan ibadah haji.
"Minta doanya saja supaya mabrur," kata eks Sekretaris Kabinet itu.
Dengan demikian, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno akan memimpin pelaksanaan salat Idul Adha di Jakarta menggantikan Pramono yang tengah berhaji.
Namun di sisi lain, Pramono tetap memastikan harga hewan kurban di Jakarta dalam kondisi aman menjelang Idul Adha.
"Alhamdulillah, sampai hari ini harga-harga hewan kurban yang ada di Jakarta tidak mengalami kenaikan, relatif stabil," tuturnya.
Politisi PDIP itu juga menyebut stok hewan kurban di Jakarta bahkan melebihi kebutuhan warga ibu kota.
"Jumlah hewan kurban, apakah itu sapi, apakah itu kambing dan sebagainya, sekarang ini tersedia sepenuhnya di Jakarta. Bahkan beberapa daerah akhirnya mengambil hewan kurbannya dari Jakarta," paparnya.
Pramono tak lupa mengapresiasi kinerja BUMD yang bertanggung jawab atas penyediaan hewan kurban, khususnya Dharma Jaya.
"Ini menunjukkan bahwa BUMD yang bertanggung jawab untuk itu, salah satunya adalah Dharma Jaya, mereka mempersiapkan secara baik," pungkasnya.