Trauma Berat, Putri Ahmad Bahar Adukan Dugaan Intimidasi Ormas GRIB Jaya ke Komnas HAM

Vania Rossa, Adiyoga Priyambodo

Kamis, 21 Mei 2026 | 15:27 WIB
Trauma Berat, Putri Ahmad Bahar Adukan Dugaan Intimidasi Ormas GRIB Jaya ke Komnas HAM
Putri Ahmad Bahar Adukan GRIB Jaya ke Komnas HAM dan Perempuan. (Suara.com/Adiyoga)
baca 10 detik
  • Aliansi Ormas Islam melaporkan anggota GRIB Jaya dan Hercules ke Komnas HAM pada 21 Mei 2026 mendatang.
  • Laporan tersebut terkait dugaan intimidasi dan perlakuan tidak manusiawi terhadap korban berinisial F di Jakarta pusat.
  • Korban mengalami trauma berat sehingga pendamping hukum berencana melakukan koordinasi perlindungan serta konseling psikologis bersama pihak LPSK.

Suara.com - Aliansi Ormas Islam untuk Perlindungan Perempuan mendatangi kantor Komnas HAM dan Komnas Perempuan pada Kamis (21/5/2026) untuk melaporkan dugaan perlakuan tidak manusiawi terhadap F, putri Ahmad Bahar.

Peristiwa diduga dilakukan anggota organisasi kemasyarakatan GRIB Jaya, termasuk sang pemimpin Hercules, dan terjadi pada Minggu (17/5/2026) malam hingga Senin (18/5/2026) dini hari di Markas Pusat GRIB Jaya.

Ketua Riset dan Advokasi Publik LBH AP PP Muhammadiyah, Gufroni, yang hadir mewakili aliansi, menyebut perlakuan yang dialami korban melampaui batas kemanusiaan.

“Terjadi suatu hal-hal yang di luar kemampuan manusia. Ada perlakuan-perlakuan yang sangat tidak manusiawi yang dilakukan oleh anggota Ormas GRIB, termasuk juga oleh Bapak Hercules,” ujarnya.

Aliansi yang hadir terdiri dari sejumlah lembaga bantuan hukum seperti LBH PP Muhammadiyah, LBH Persis, LBH Hidayatullah, LBH Syarikat Islam dan beberapa LBH yang lainnya.

F mengadu ke Komnas HAM dan Perempuan karena mengaku trauma psikologis berat usai menjadi sasaran intimidasi hingga penculikan oleh anggota GRIB Jaya.

“Beliau ini sangat traumatik kalau ada mobil di depan rumah. Terus misal ada orang yang tidak dikenal, itu juga sangat takut,” ungkap Gufroni.

Pihak pendamping menyatakan akan segera mengupayakan pendampingan psikologis bagi korban melalui koordinasi dengan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

“Di situ ada bagian khusus untuk konselingnya,” imbuh Gufroni.

baca juga

Terkait rincian fakta dan bukti, pihak pendamping menyatakan akan menyampaikannya secara langsung kepada Komisioner Komnas HAM, dengan terlebih dahulu meminta jaminan keamanan bagi korban mengingat sensitivitas perkara ini.

“Nanti setelah kami dapat jaminan keamanan, apalagi beliau perempuan, kami akan coba buka secara lebih terungkap,” pungkas Gufroni.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Benjamin Natanyahu: Perlakuan Menteri Israel ke Aktivis Global Sumud Flotilla Tak Sesuai Norma

Benjamin Natanyahu: Perlakuan Menteri Israel ke Aktivis Global Sumud Flotilla Tak Sesuai Norma

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 07:35 WIB

Prabowo Tanya ke Bos Parpol Hingga Ormas, Kenapa Penduduk Miskin RI Bertambah?

Prabowo Tanya ke Bos Parpol Hingga Ormas, Kenapa Penduduk Miskin RI Bertambah?

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:31 WIB

Menolak Lupa! 28 Tahun Reformasi, Aliansi Perempuan: Jangan Jadikan Tubuh Kami Sasaran Kekerasan

Menolak Lupa! 28 Tahun Reformasi, Aliansi Perempuan: Jangan Jadikan Tubuh Kami Sasaran Kekerasan

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 07:00 WIB

Terkini

Enam Golongan Baru KLG Berlaku 2027, Bersamaan dengan Penyesuaian Tarif Transportasi Jakarta

Enam Golongan Baru KLG Berlaku 2027, Bersamaan dengan Penyesuaian Tarif Transportasi Jakarta

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:31 WIB

We Are Aliens Raih Grand Prize di OIAF, Kadowaki Jadi Sutradara Termuda

We Are Aliens Raih Grand Prize di OIAF, Kadowaki Jadi Sutradara Termuda

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:30 WIB

PANDI Inisiasi Pusat Respons Insiden AI SIRT dan Pengukuran Reputasi Web

PANDI Inisiasi Pusat Respons Insiden AI SIRT dan Pengukuran Reputasi Web

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:11 WIB

Bukan Sekadar Urusan Label, Ini Pentingnya Sertifikasi Halal Bagi UMK

Bukan Sekadar Urusan Label, Ini Pentingnya Sertifikasi Halal Bagi UMK

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Review My Chef in Crime: Ketika Dapur Menjadi Ruang Forensik Misteri

Review My Chef in Crime: Ketika Dapur Menjadi Ruang Forensik Misteri

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Anggota DPRD Madina Ditikam Usai Reses, Pelaku Ditangkap

Anggota DPRD Madina Ditikam Usai Reses, Pelaku Ditangkap

Sumut | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:50 WIB

KKP Sebut Nilai Jual Ikan di Lampung Selatan Naik 20 Kali Lipat, Ini Penyebabnya

KKP Sebut Nilai Jual Ikan di Lampung Selatan Naik 20 Kali Lipat, Ini Penyebabnya

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:50 WIB

5 Skin Tint Ringan Sesuai Review Pengguna: Nyaman Dipakai Seharian, Mulai Rp49 Ribuan

5 Skin Tint Ringan Sesuai Review Pengguna: Nyaman Dipakai Seharian, Mulai Rp49 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:45 WIB

Urutan Zodiak dari yang Paling Jutek dan Galak sampai yang Paling Ramah

Urutan Zodiak dari yang Paling Jutek dan Galak sampai yang Paling Ramah

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:35 WIB

The Blue Road Tayang 20 November, Son Suk Ku dan Nagayama Eita Jadi Detektif

The Blue Road Tayang 20 November, Son Suk Ku dan Nagayama Eita Jadi Detektif

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:30 WIB

×