Kepala LAB 45: Saat Ini Sedang Berlangsung Dwifungsi ABRI yang Halus, Tapi Sulit Dilawan

Galih Prasetyo

Jum'at, 29 Mei 2026 | 12:05 WIB
Kepala LAB 45: Saat Ini Sedang Berlangsung Dwifungsi ABRI yang Halus, Tapi Sulit Dilawan
Kepala LAB 45: Saat Ini Sedang Berlangsung Dwifungsi ABRI yang Halus, Tapi Sulit Dilawan [Istimewa]
baca 10 detik
  • Konflik geopolitik dan pelemahan nilai tukar rupiah memicu kenaikan biaya tiket pesawat serta fasilitas ibadah haji dan umrah.
  • Marco Tour & Travel menyediakan paket perjalanan fleksibel untuk menjaga keterjangkauan biaya bagi seluruh jamaah saat ini.
  • Perusahaan tetap berkomitmen menyelenggarakan ibadah sesuai sunnah dengan menyediakan fasilitas penunjang kenyamanan di tengah kondisi cuaca ekstrem.

Suara.com - Kepala Laboratorium Indonesia 2045 (LAB 45), Jaleswari Pramodhawardani, menilai Indonesia saat ini tengah menghadapi bentuk baru dwifungsi ABRI yang lebih halus, sistematis, dan sulit dilawan.

Hal itu disampaikannya dalam diskusi publik bertajuk “Remiliterisme dan Masa Depan Demokrasi Indonesia” di Jakarta, Jumat (29/5/2026).

Menurut Jaleswari, keterlibatan militer di berbagai sektor sipil seperti proyek strategis nasional (PSN), food estate di Papua, hingga penempatan unsur militer dan eks-militer di kabinet maupun BUMN tidak bisa lagi dipandang sebagai kebijakan administratif biasa.

“Bahaya yang kita hadapi hari ini bukan bayang-bayang Orde Baru yang kembali dalam wajah yang sama,” ujar Jaleswari melalui video resmi yang diputar dalam diskusi tersebut.

Ia mengatakan, publik perlu berhati-hati membaca fenomena tersebut.

Sebab, yang terjadi saat ini bukan sekadar pengulangan dwifungsi ABRI seperti masa lalu, melainkan bentuk baru militerisasi tata kelola sipil.

“Bukan remiliterisme, karena kata ‘re’ mengandaikan kita pernah benar-benar selesai dengan militerisme. Padahal, kita tidak pernah,” katanya.

Jaleswari menyebut sedikitnya ada tujuh indikator yang menunjukkan pola tersebut.

Mulai dari pembentukan Dewan Pertahanan Nasional (DPN), Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH), pembangunan 750 Batalyon Teritorial Pembangunan, program food estate Papua, hingga dominasi unsur militer di sejumlah lembaga strategis negara.

baca juga

Menurut dia, jika seluruh indikator itu dibaca secara bersamaan, maka tampak pola besar berupa militerisasi dalam tata kelola sipil Indonesia.

Ia menilai Reformasi 1998 memang menghasilkan sejumlah perubahan penting, seperti penghapusan kursi militer di DPR dan pemisahan Polri dengan TNI.

Namun, reformasi sektor keamanan disebut belum pernah benar-benar dituntaskan.

“Yang kita saksikan hari ini bukan kembalinya militer, melainkan mekarnya kembali sebuah pohon yang akarnya tidak pernah benar-benar dicabut,” ujarnya.

Jaleswari juga mengungkap pengalamannya selama hampir satu dekade berada di pemerintahan sebagai deputi di Kantor Staf Presiden yang menangani reformasi sektor keamanan dan Papua.

Menurut dia, pelibatan TNI dalam urusan sipil selalu dibangun dengan logika efisiensi. Tentara dianggap disiplin, cepat, tersebar hingga pelosok, dan mampu menyelesaikan persoalan secara praktis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Militer Jadi Petani Hingga Pejabat, Doktrin Pertahanan Negara Sedang Disalahgunakan?

Militer Jadi Petani Hingga Pejabat, Doktrin Pertahanan Negara Sedang Disalahgunakan?

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 18:20 WIB

Penjajahan Gaya Baru? PSN Papua Berpotensi Singkirkan Warga Lokal

Penjajahan Gaya Baru? PSN Papua Berpotensi Singkirkan Warga Lokal

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:47 WIB

Lahan Papua Cuma Dihargai Rp300 Ribu, Yorrys Raweyai: Itu Tidak Manusiawi

Lahan Papua Cuma Dihargai Rp300 Ribu, Yorrys Raweyai: Itu Tidak Manusiawi

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:07 WIB

Mama Sinta Berbalik Dukung Food Estate Papua Selatan, Akui Kecewa Pernah Dimanfaatkan

Mama Sinta Berbalik Dukung Food Estate Papua Selatan, Akui Kecewa Pernah Dimanfaatkan

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 05:00 WIB

Revisi UU HAM Bakal Siapkan Dana Abadi, Wamen HAM Tegaskan Bukan Alat Kontrol Organisasi Sipil

Revisi UU HAM Bakal Siapkan Dana Abadi, Wamen HAM Tegaskan Bukan Alat Kontrol Organisasi Sipil

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:06 WIB

Terkini

Gunung Sibayak Ditutup Sebulan, Pemulihan Ekosistem Jadi Fokus

Gunung Sibayak Ditutup Sebulan, Pemulihan Ekosistem Jadi Fokus

Sumut | Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:51 WIB

Anak Buah Bahlil Ungkap Biang Kerok Antrean BBM di Bali: Jangkar Kapal Tersangkut

Anak Buah Bahlil Ungkap Biang Kerok Antrean BBM di Bali: Jangkar Kapal Tersangkut

Sulsel | Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:50 WIB

Bersihkan Wajah Tanpa Bikin Kering, Ini 4 Micellar Water Low pH Terbaik

Bersihkan Wajah Tanpa Bikin Kering, Ini 4 Micellar Water Low pH Terbaik

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:50 WIB

Cuaca Terik? Ini Warna Baju yang Sebaiknya Dihindari agar Tidak Makin Kepanasan

Cuaca Terik? Ini Warna Baju yang Sebaiknya Dihindari agar Tidak Makin Kepanasan

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:48 WIB

Kejagung dan Polri Bakal Gelar Rakor Terbatas, Bahas Khusus Jerat Hukum Karhutla

Kejagung dan Polri Bakal Gelar Rakor Terbatas, Bahas Khusus Jerat Hukum Karhutla

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:48 WIB

Sambut 5 Abad Jakarta, FIA Rallycross World Cup 2026 Digelar 5-6 Desember di Ancol

Sambut 5 Abad Jakarta, FIA Rallycross World Cup 2026 Digelar 5-6 Desember di Ancol

Sport | Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:48 WIB

Bolehkah Pakai Sabun Cuci Muka Retinol Setiap Hari? Ini Aturannya!

Bolehkah Pakai Sabun Cuci Muka Retinol Setiap Hari? Ini Aturannya!

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:46 WIB

30 Tahun Karhutla Tak Beres, Pengamat Cemas Kesenjangan Pendidikan Daerah Kian Melebar

30 Tahun Karhutla Tak Beres, Pengamat Cemas Kesenjangan Pendidikan Daerah Kian Melebar

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45 WIB

Jadwal dan Prediksi Liga Champions Malam Ini: 2 Laga Big Match Tersaji

Jadwal dan Prediksi Liga Champions Malam Ini: 2 Laga Big Match Tersaji

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45 WIB

Temukan Inspirasi Pernikahan Impian di Wedding Showcase 2026 Swiss-Belresidences Kalibata

Temukan Inspirasi Pernikahan Impian di Wedding Showcase 2026 Swiss-Belresidences Kalibata

Jakarta | Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:38 WIB

×