Tegas! Perang AS-Israel vs Iran Akan Selesai Jika Militer Israel Angkat Kaki dari Lebanon

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 04 Juni 2026 | 14:35 WIB
Tegas! Perang AS-Israel vs Iran Akan Selesai Jika Militer Israel Angkat Kaki dari Lebanon
Iran menegaskan perang dengan AS dan Israel baru akan berakhir jika stabilitas Lebanon tercapai sepenuhnya. (Istimewa)
baca 10 detik
  • Iran menegaskan perang dengan AS dan Israel hanya berakhir jika konflik di Lebanon selesai.

  • Menlu Abbas Araghchi menuntut penarikan penuh pasukan Israel dan pengakuan nyata terhadap Hizbullah.

  • Iran berkomitmen memberikan bantuan rekonstruksi total bagi Lebanon setelah situasi dinyatakan aman.

Suara.com - Pemerintah Iran menegaskan bahwa ketegangan bersenjata dengan Amerika Serikat dan Israel tidak akan pernah usai secara sepihak. Konflik regional ini hanya akan dinyatakan selesai apabila stabilitas dan perdamaian di Lebanon telah tercapai sepenuhnya.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengonfirmasi posisi strategis negaranya yang mengikat penyelesaian konflik regional secara menyeluruh. Ketetapan ini menjadi sinyal kuat bahwa Teheran tidak akan memisahkan isu domestiknya dari geopolitik Lebanon.

"Kami memegang posisi yang sama mengenai gencatan senjata, dan posisi yang sama mengenai pengakhiran perang," ujar Araghchi dalam wawancara dengan media Arab Al Mayadeen yang disiarkan oleh Kementerian Luar Negeri Iran.

Serangan militer Israel kembali mengguncang Lebanon dan menewaskan sedikitnya sembilan orang, termasuk tenaga medis, dalam eskalasi terbaru yang juga menjangkau pinggiran ibu kota Beirut. [Istimewa]
Serangan militer Israel kembali mengguncang Lebanon dan menewaskan sedikitnya sembilan orang, termasuk tenaga medis, dalam eskalasi terbaru yang juga menjangkau pinggiran ibu kota Beirut. [Istimewa]

Sikap tegas tersebut mengindikasikan kelanjutan perang "ketika perang itu juga berakhir di Lebanon." Persyaratan mutlak ini diprediksi akan mempersulit diplomasi dan proses negosiasi damai yang tengah diupayakan oleh Amerika Serikat.

Penarikan mundur seluruh pasukan militer Israel dari wilayah Lebanon menjadi harga mati yang diajukan oleh Teheran. Sejak awal Maret, militer Israel terus menggempur wilayah Lebanon guna melumpuhkan kelompok Hizbullah yang disokong oleh Iran.

Meskipun Israel dan Lebanon sempat menyepakati gencatan senjata dengan syarat pengosongan personel Hizbullah di selatan, Iran melihat solusi internal harus meluas. Dialog nasional yang inklusif dinilai menjadi satu-satunya jalan keluar untuk menyelesaikan krisis domestik Lebanon.

Asap mengepul akibat serangan Israel di Lebanon selatan seperti yang terlihat dari sisi perbatasan Israel pada hari Minggu di tengah gencatan senjata antara Israel dan Lebanon. Pasukan Israel mengumumkan bahwa mereka telah merebut kembali Punggungan Beaufort yang strategis di utara Sungai Litani. [Foto oleh Atef Safadi/EPA]
Asap mengepul akibat serangan Israel di Lebanon selatan seperti yang terlihat dari sisi perbatasan Israel pada hari Minggu di tengah gencatan senjata antara Israel dan Lebanon. Pasukan Israel mengumumkan bahwa mereka telah merebut kembali Punggungan Beaufort yang strategis di utara Sungai Litani. [Foto oleh Atef Safadi/EPA]

Araghchi menekankan bahwa eksistensi kelompok perlawanan di Lebanon tidak dapat dihapuskan begitu saja oleh kekuatan luar. Upaya penumpasan dan pembunuhan para pemimpin kelompok tersebut diklaim justru membuat organisasi mereka semakin solid.

"Dunia harus mengakui bahwa Hizbullah adalah bagian dari realitas Lebanon," tegas Araghchi dalam pernyataan resminya.

Apabila perang telah resmi berakhir dan kedaulatan Lebanon pulih, Iran berkomitmen untuk mengambil peran besar. Teheran berjanji akan mengucurkan bantuan penuh untuk membangun kembali fasilitas dan infrastruktur yang hancur.

baca juga

"Kami berharap upaya rekonstruksi akan dimulai setelah perang berakhir. Tentu saja, rakyat dan pemerintah Iran tidak akan pernah melupakan teman-teman mereka di Lebanon… kami pasti akan melakukan apa pun yang kami bisa untuk membantu rakyat Lebanon," tambah Araghchi.

Ketegangan di perbatasan utara Israel terus membara akibat pandangan keamanan yang bertolak belakang antara pihak-pihak yang bertikai. Tel Aviv secara konsisten mengategorikan Hizbullah sebagai organisasi teroris yang menjadi ancaman nyata bagi keamanan warga mereka.

Sejumlah analis internasional memprediksi bahwa Israel tidak akan menghentikan operasi militernya dalam waktu dekat. Fokus utama Tel Aviv tetap pada pelucutan senjata total Hizbullah demi mengamankan wilayah perbatasan mereka secara permanen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peta Kekuatan Grup D Piala Dunia 2026: Potensi Turki, dan Amerika yang Tak Mau Malu di Rumah Sendiri

Peta Kekuatan Grup D Piala Dunia 2026: Potensi Turki, dan Amerika yang Tak Mau Malu di Rumah Sendiri

Bola | Kamis, 04 Juni 2026 | 12:48 WIB

Kenapa Perdamaian Perang AS - Iran Maju Mundur?

Kenapa Perdamaian Perang AS - Iran Maju Mundur?

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 12:12 WIB

Rudal Iran Hantam Bandara Kuwait, Teheran Klaim Eror Sistem Patriot AS

Rudal Iran Hantam Bandara Kuwait, Teheran Klaim Eror Sistem Patriot AS

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 11:49 WIB

Terkini

Ini Arti Kedutan Bibir Atas dan Bawah Menurut Primbon Jawa serta Medis

Ini Arti Kedutan Bibir Atas dan Bawah Menurut Primbon Jawa serta Medis

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 11:11 WIB

Donald Trump: AI Menguasai Dunia dan Memusnahkan Kemanusiaan itu Hoaks!

Donald Trump: AI Menguasai Dunia dan Memusnahkan Kemanusiaan itu Hoaks!

News | Selasa, 15 September 2026 | 11:10 WIB

Weton yang Bisa Meredam Rabu Pon? Ada 3 Pilihan Menurut Primbon Jawa

Weton yang Bisa Meredam Rabu Pon? Ada 3 Pilihan Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 11:07 WIB

Sudaryono Ungkap Alasan MBG Ramai Dikritik di Sosmed: Ada Guru hingga LSM

Sudaryono Ungkap Alasan MBG Ramai Dikritik di Sosmed: Ada Guru hingga LSM

News | Selasa, 15 September 2026 | 11:07 WIB

Mentan Ungkap Penipuan Beras Fortifikasi, Selisih Harga hingga Rp44.000 per Kg

Mentan Ungkap Penipuan Beras Fortifikasi, Selisih Harga hingga Rp44.000 per Kg

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 11:04 WIB

Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?

Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 11:02 WIB

Berawal dari Urus SIM hingga Nikah Siri, Hubungan Gelap Oknum Polisi di Tulungagung Kena Sidang Etik

Berawal dari Urus SIM hingga Nikah Siri, Hubungan Gelap Oknum Polisi di Tulungagung Kena Sidang Etik

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 11:02 WIB

The Atala: Ketika Sejarah Nusantara Sera Membawa Menembus Waktu

The Atala: Ketika Sejarah Nusantara Sera Membawa Menembus Waktu

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 11:00 WIB

Mengintip Cara Warisan Leluhur Bali Membuat Garam Palung Secara Tradisional

Mengintip Cara Warisan Leluhur Bali Membuat Garam Palung Secara Tradisional

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 10:58 WIB

Aisar Khaled Dipolisikan terkait Penipuan hingga Pencucian Uang

Aisar Khaled Dipolisikan terkait Penipuan hingga Pencucian Uang

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:58 WIB

×