Alarm '98 Jilid 2'! Noel Peringatkan Prabowo: Ada Konsolidasi Besar Gulingkan Pemerintah di Juni

Muhammad Yasir

Jum'at, 05 Juni 2026 | 08:52 WIB
Alarm '98 Jilid 2'! Noel Peringatkan Prabowo: Ada Konsolidasi Besar Gulingkan Pemerintah di Juni
Terdakwa kasus dugaan pemerasan dalam pengurusan sertifikat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Kementerian Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer saat bersiap untuk mengikuti sidang putusan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (4/6/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Immanuel Ebenezer memperingatkan Presiden Prabowo Subianto akan potensi gerakan massa untuk menggulingkan pemerintahan dalam waktu dekat.
  • Peringatan disampaikan di Jakarta pada Kamis (4/6/2026) karena adanya gejolak ekonomi yang memicu konsolidasi kelompok sipil.
  • Noel menyarankan Presiden segera merangkul pihak berloyalitas ideologis guna mencegah terjadinya peristiwa serupa Reformasi tahun 1998.

Suara.com - Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer alias Noel melontarkan peringatan keras kepada Presiden Prabowo Subianto mengenai potensi gejolak politik besar yang mengancam stabilitas pemerintahan.

Ia menyebut adanya konsolidasi lintas elemen yang tengah bersiap memicu gerakan massa dalam waktu dekat.

Peringatan itu disampaikan Noel usai menjalani sidang putusan di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Kamis (4/6/2026). Ia mengeklaim telah terjadi penggalangan kekuatan dari kelompok mahasiswa, buruh, hingga organisasi sipil yang kini mencapai tahap matang.

"Saya coba ingatkan Pak Prabowo, dalam bulan Juni-Juli ini ada akan ada peristiwa besar, ada eskalasi politik yang ujungnya adalah menggulingkan pemerintahan Prabowo. Dan konsolidasi ini sudah selesai dan sudah matang. Konsolidasi sipil, konsolidasi mahasiswa, konsolidasi buruh, konsolidasi kelompok civil society dan semuanya. Tinggal satu, butuh satu pemicu," ungkap Noel.

Noel juga memberikan penekanan khusus bahwa situasi saat ini berisiko menyerupai peristiwa Reformasi 1998 jika tidak segera diantisipasi oleh Kepala Negara.

"Dan '98 jilid 2 akan terjadi tidak lama lagi. Jika Pak Prabowo tidak peka terhadap kejadian ini," tegasnya.

Menurut analisisnya, pemicu utama gerakan tersebut bersumber dari sektor ekonomi yang kini tengah bergejolak.

Ia menyoroti tajam melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS serta tren negatif Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebagai indikator ketidakpuasan sosial di masa depan.

"Kita sudah lihat dolar semakin tinggi, Indeks Harga Saham Gabungan kita juga udah babak belur. Itu adalah salah satu indikator bahwa ke depan nanti ada gejolak sosial yang indikatornya adalah gejolak ekonomi," jelasnya.

baca juga

Saran Politik: Rangkul PDIP dan Barisan Habib Rizieq

Presiden Prabowo Subianto (kiri) dan Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri berbincang usai upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Jakarta pada Senin (1/6/2026) (ANTARA/HO-BPMI Sekretariat Presiden)
Presiden Prabowo Subianto (kiri) dan Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri berbincang usai upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Jakarta pada Senin (1/6/2026) (ANTARA/HO-BPMI Sekretariat Presiden)

Guna membentengi pemerintahan dari ancaman tersebut, Noel menyarankan Presiden Prabowo untuk menata ulang barisan pendukungnya.

Salah satunya, ia mendorong Prabowo agar merangkul kekuatan politik yang memiliki loyalitas ideologis dan basis massa yang kokoh, ketimbang bergantung pada pihak yang pragmatis.

"Pak Prabowo harus mampu mencari kawan yang strategis dan kawan loyal. Pertama, kawan loyal dan partai loyal adalah partai PDI-P. Kedua, barisan Habib Rizieq yang hari ini luar biasa punya loyalitas kepemimpinannya dan PDI-P juga punya loyalitas ideologis," tutur Noel.

Menutup pernyataannya, Noel meminta Presiden untuk waspada terhadap oknum di sekelilingnya yang hanya mengejar jabatan dan materi, sembari memuji niat tulus Prabowo dalam membangun program kerakyatan.

"Jangan cari partai yang ke sana ke mari dan jangan cari kawan yang hanya orientasinya jabatan dan uang. Kasihan Pak Prabowo, beliau orientasi kerakyatan udah luar biasa," pungkasnya.

Reporter: Tsabita Aulia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mata dan Telinga Prabowo Pelototi Semua Program: Pejabat Jangan Coba-coba Korupsi!

Mata dan Telinga Prabowo Pelototi Semua Program: Pejabat Jangan Coba-coba Korupsi!

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 08:28 WIB

Isu Reshuffle Menkeu Purbaya Memanas, Mensesneg: Fokus Kita Sinergi, Bukan Ganti Orang!

Isu Reshuffle Menkeu Purbaya Memanas, Mensesneg: Fokus Kita Sinergi, Bukan Ganti Orang!

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 07:30 WIB

Prasetyo Hadi Ungkap Alasan Prabowo Pilih Nanik S Deyang Pimpin BGN

Prasetyo Hadi Ungkap Alasan Prabowo Pilih Nanik S Deyang Pimpin BGN

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 22:23 WIB

Terkini

Bareng Baba Lili Tata, Kenalkan Gaya Hidup Aktif pada Anak Sambil Eksplorasi Jakarta

Bareng Baba Lili Tata, Kenalkan Gaya Hidup Aktif pada Anak Sambil Eksplorasi Jakarta

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:25 WIB

Period Poverty dalam Ketimpangan Kelas: Menggugat Hak Dasar Tubuh Perempuan

Period Poverty dalam Ketimpangan Kelas: Menggugat Hak Dasar Tubuh Perempuan

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:25 WIB

Derita Pekerja asal Jambi, Cacat Permanen Akibat Kecelakaan Kerja di Kampar

Derita Pekerja asal Jambi, Cacat Permanen Akibat Kecelakaan Kerja di Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:24 WIB

Gus Alex Didakwa Terima USD 5,2 Juta di Korupsi Kuota Haji

Gus Alex Didakwa Terima USD 5,2 Juta di Korupsi Kuota Haji

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:20 WIB

17 Caption 17 Agustus Singkat Aesthetic untuk Instagram

17 Caption 17 Agustus Singkat Aesthetic untuk Instagram

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:20 WIB

Pemulihan Ekosistem Palsu Mengintai di Balik Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan

Pemulihan Ekosistem Palsu Mengintai di Balik Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:16 WIB

Viral Karena TikTok, Menkes Ungkap Manfaat Luar Biasa Umbi Kimpul untuk Kesehatan

Viral Karena TikTok, Menkes Ungkap Manfaat Luar Biasa Umbi Kimpul untuk Kesehatan

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Pemerintah Tantang Pembiayaan UMKM Tembus Rp2.000 Triliun

Pemerintah Tantang Pembiayaan UMKM Tembus Rp2.000 Triliun

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:10 WIB

Pemprov DKI Buka Wacana Tata Ulang Jalur Sepeda di Jakarta

Pemprov DKI Buka Wacana Tata Ulang Jalur Sepeda di Jakarta

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:09 WIB

Harga Minyak Mentah di bawah 100 dolar AS, Stok Pertalite dan Biodiesel Diklaim Aman

Harga Minyak Mentah di bawah 100 dolar AS, Stok Pertalite dan Biodiesel Diklaim Aman

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:08 WIB

×