Nyelekit! Ganjar Sebut Film Ghost in the Cell Potret Nyata Kondisi Republik

Muhammad Yasir, Faqih Fathurrahman

Minggu, 07 Juni 2026 | 18:19 WIB
Nyelekit! Ganjar Sebut Film Ghost in the Cell Potret Nyata Kondisi Republik
Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Ganjar Pranowo usai nonton bareng film Ghost in the Cell yang digelar Kulturnesia dalam rangka peringatan Bulan Bung Karno di kawasan Megaria, Jakarta Pusat, Minggu (7/6/2026). [Suara.com/Faqih]
baca 10 detik
  • Ganjar Pranowo menonton film Ghost in the Cell karya Joko Anwar di kawasan Megaria, Jakarta, Minggu (7/6/2026).
  • Ganjar menilai film tersebut memberikan kritik tajam terkait ketimpangan sosial dan kondisi nyata di Indonesia saat ini.
  • Acara nonton bareng tersebut dihadiri sejumlah tokoh PDIP untuk memperingati momentum Bulan Bung Karno secara kreatif.

Suara.com - Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Ganjar Pranowo menilai film Ghost in the Cell karya sutradara Joko Anwar menyajikan kritik sosial yang tajam terhadap berbagai persoalan di Indonesia.

Pesan yang disampaikan film tersebut menurutnya juga terasa "nyelekit" dan berhasil menggambarkan kondisi republik saat ini.

Pernyataan itu disampaikan Ganjar usai mengikuti nonton bareng Ghost in the Cell yang digelar Kulturnesia dalam rangka peringatan Bulan Bung Karno di kawasan Megaria, Jakarta Pusat, Minggu (7/6/2026).

"Sindirannya lumayan nyelekit gitu ya, meskipun horornya juga wah, ngeri juga. Tapi pesan-pesannya menjadi sampai, bahwa kondisi Republik seperti ini," kata Ganjar kepada wartawan.

Mantan Gubernur Jawa Tengah itu menilai karya seni, termasuk film, merupakan ruang penting bagi anak-anak bangsa untuk menyampaikan keresahan sosial yang mereka rasakan.

Menurut Ganjar, momentum Bulan Bung Karno seharusnya menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengekspresikan gagasan dan kritik secara kreatif.

Ganjar mengaku menangkap sejumlah pesan kuat dalam film tersebut, termasuk gambaran soal ketimpangan sosial hingga praktik-praktik yang terjadi di balik tembok penjara.

"Oh ternyata orang di penjara itu pesannya bisa macam-macam. Ada kelasnya kali ya? Ada kelas atas tempatnya tersendiri, kelas bawah tempatnya lain. Bahkan tadi ada tur ke penjaranya, disebutkan oh itu ada kelompoknya dia, ini ada kelompok ini,” ungkapnya.

“Ada preman bayaran di dalam, ada bisnisnya. Saya tidak tahu apakah itu merepresentasikan cerita nyata, tapi saya kira sutradara sudah melihat situasi kondisi untuk ditampilkan dalam sebuah visual film," lanjutnya.

baca juga

Bagi Ganjar, kritik yang disampaikan melalui film justru penting agar institusi negara terus berbenah dan menjaga integritas.

Ia menegaskan bahwa berbagai medium seni perlu terus diberi ruang karena mampu mewakili kegelisahan publik tanpa harus selalu disampaikan melalui cara-cara yang konfrontatif.

"Menurut saya itu ruang ekspresi yang bisa merepresentasikan berbagai kelompok dan kegelisahan. Jadi ada lukis, ada film, mungkin nyanyi, puisi, atau barangkali mendongeng,"katanya.

Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno usai  nonton bareng film Ghost in the Cell yang digelar Kulturnesia dalam rangka peringatan Bulan Bung Karno di kawasan Megaria, Jakarta Pusat, Minggu (7/6/2026). [Suara.com/Faqih]
Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno usai nonton bareng film Ghost in the Cell yang digelar Kulturnesia dalam rangka peringatan Bulan Bung Karno di kawasan Megaria, Jakarta Pusat, Minggu (7/6/2026). [Suara.com/Faqih]

Rano Karno: Saya Tidak Suka Film Joko Anwar

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno melontarkan candaan soal karya-karya Joko Anwar.

Rano mengaku dirinya termasuk orang yang "tidak suka" film-film Joko Anwar, tetapi dengan alasan yang berbeda.

"Saya jujur salah satu orang yang tidak suka film Joko (Anwar). Tidak suka karena membuat saya ingin menonton filmnya," kata Rano disambut tawa peserta acara.

Pria yang akrab disapa Bang Doel itu mengaku pertama kali terpikat oleh karya Joko Anwar saat menonton film Pengabdi Setan.

"Pertama kali saya nonton yaitu Pengabdi Setan. Luar biasa," ujarnya.

Rano mengatakan kehadirannya dalam acara nonton bareng tersebut memiliki dua kapasitas sekaligus, yakni sebagai Wakil Gubernur Jakarta dan sebagai insan perfilman.

"Pertama, saya menjadi Wakil Gubernur yang sangat menyambut kegiatan ini karena Jakarta sedang mendesain Jakarta Film Commission. Yang kedua, saya bicara sebagai orang film barangkali," katanya.

Selain Ganjar dan Rano, acara tersebut juga dihadiri sejumlah tokoh PDI Perjuangan, antara lain Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, Kepala BKN PDIP Once Mekel, serta Krisdayanti.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sindir Jokowi? Hasto Soroti Simbol 21061961 di Film Ghost in the Cell: Joko Anwar Sangat Cerdas!

Sindir Jokowi? Hasto Soroti Simbol 21061961 di Film Ghost in the Cell: Joko Anwar Sangat Cerdas!

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 16:42 WIB

Abaikan Aspirasi Rakyat Berujung Korupsi, PDIP: Kasus BGN Harusnya Bisa Dicegah Sejak Awal!

Abaikan Aspirasi Rakyat Berujung Korupsi, PDIP: Kasus BGN Harusnya Bisa Dicegah Sejak Awal!

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 16:07 WIB

Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?

Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 09:50 WIB

Terkini

Lewat Sinergi BRI Group, Jutaan Perempuan Indonesia Sukses Mandiri Secara Finansial

Lewat Sinergi BRI Group, Jutaan Perempuan Indonesia Sukses Mandiri Secara Finansial

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:10 WIB

KPK Telusuri Siapa Pemberi Perintah Kasus Suap ATR/BPN

KPK Telusuri Siapa Pemberi Perintah Kasus Suap ATR/BPN

Jabar | Rabu, 16 September 2026 | 22:08 WIB

Zulhas Sampai Ucap 'Hoaks' Tiga Kali! Bantah Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol Bahas RUU Pemilu

Zulhas Sampai Ucap 'Hoaks' Tiga Kali! Bantah Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol Bahas RUU Pemilu

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:05 WIB

Sekarang Beli Tiket Pesawat & Whoosh Bisa Langsung dari BRImo dengan Diskon!

Sekarang Beli Tiket Pesawat & Whoosh Bisa Langsung dari BRImo dengan Diskon!

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:00 WIB

Pria Tewas Terjatuh dari Lantai 4 Mall Ramayana Serang Usai Pesta Miras

Pria Tewas Terjatuh dari Lantai 4 Mall Ramayana Serang Usai Pesta Miras

Banten | Rabu, 16 September 2026 | 21:57 WIB

Promo BRImo Terbaru: Cashback hingga Rp100 Ribu di Pizza E Birra!

Promo BRImo Terbaru: Cashback hingga Rp100 Ribu di Pizza E Birra!

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 21:53 WIB

Gugatan MBG Watch Dikabulkan Sebagian! MK Batasi Kewenangan Pemerintah Ubah APBN

Gugatan MBG Watch Dikabulkan Sebagian! MK Batasi Kewenangan Pemerintah Ubah APBN

News | Rabu, 16 September 2026 | 21:49 WIB

Temuan Jenazah di Pulau Enggano Belum Terkonfirmasi, DVI Masih Uji DNA Korban KM Arupadhatu 1

Temuan Jenazah di Pulau Enggano Belum Terkonfirmasi, DVI Masih Uji DNA Korban KM Arupadhatu 1

Banten | Rabu, 16 September 2026 | 21:46 WIB

Sebelum Terjaring OTT, Pihak Kementerian ATR/BPN Diduga Terima Rp300 Juta dari Summarecon Agung

Sebelum Terjaring OTT, Pihak Kementerian ATR/BPN Diduga Terima Rp300 Juta dari Summarecon Agung

Bogor | Rabu, 16 September 2026 | 21:36 WIB

9 Cara Bersihkan Panci Gosong Pakai Bahan Rumahan, Nggak Perlu Disikat Kasar!

9 Cara Bersihkan Panci Gosong Pakai Bahan Rumahan, Nggak Perlu Disikat Kasar!

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 21:35 WIB

×