- Pesepeda asal Iran, Arezoo Eskandari, tiba di Indonesia pada 6 Juni 2026 setelah menempuh perjalanan lintas Asia sejauh 8.000 kilometer.
- Arezoo membawa misi kemanusiaan untuk menyebarkan pesan perdamaian, persaudaraan, dan menghapus stigma negatif terhadap negara asalnya melalui interaksi antarbudaya.
- Melalui perjalanan bertajuk Slow Life, ia memperkenalkan budaya Iran serta mengajak masyarakat global untuk membangun kebaikan melampaui batasan bahasa.
Hal ini menjadi bukti nyata bahwa perdamaian bisa terwujud melalui interaksi antarmanusia.
"Di berbagai negara saya dijamu oleh orang-orang yang sama sekali tidak saya kenal, komunikasi kami hanya menggunakan bahasa isyarat, tapi mereka menjamu saya seperti anaknya sendiri. Ini menunjukkan bahasa kebaikan menghubungkan kita semua," ujarnya.
Dalam keterangannya, Arezoo mengajak masyarakat untuk meresapi nilai kehidupan melalui slogan perjalanannya, yakni Slow Life atau Hidup Lambat.
Menurutnya, perdamaian batin dan antar manusia dapat tercapai jika seseorang mampu menikmati setiap momen saat ini tanpa kecemasan berlebih.
"Slogan perjalanan saya adalah Slow Life atau Hidup Lambat. Saya ingin mengajak orang-orang untuk menikmati setiap momen kehidupan sekarang tanpa terlalu khawatir tentang masa lalu atau masa depan," ujar Arezoo.
Kini, Arezoo bersiap untuk melanjutkan perjalanannya ke Denpasar, Bali dan dilanjutkan ke Negara India.
Reporter: Tsabita Aulia