Gowes 8.000 Km dari Iran ke Indonesia, Arezoo Eskandari Bawa Misi Perdamaian dan Bahasa Kebaikan

Dwi Bowo Raharjo

Senin, 08 Juni 2026 | 19:09 WIB
Gowes 8.000 Km dari Iran ke Indonesia, Arezoo Eskandari Bawa Misi Perdamaian dan Bahasa Kebaikan
Pesepeda perempuan asal Iran, Arezoo Eskandari, menginjakkan kaki di Indonesia setelah gowes ribuan kilometer. (Suara.com/Tsabita Aulia)
baca 10 detik
  • Pesepeda asal Iran, Arezoo Eskandari, tiba di Indonesia pada 6 Juni 2026 setelah menempuh perjalanan lintas Asia sejauh 8.000 kilometer.
  • Arezoo membawa misi kemanusiaan untuk menyebarkan pesan perdamaian, persaudaraan, dan menghapus stigma negatif terhadap negara asalnya melalui interaksi antarbudaya.
  • Melalui perjalanan bertajuk Slow Life, ia memperkenalkan budaya Iran serta mengajak masyarakat global untuk membangun kebaikan melampaui batasan bahasa.

Suara.com - Seorang pesepeda perempuan asal Iran, Arezoo Eskandari, akhirnya menginjakkan kaki di Indonesia setelah menempuh perjalanan lintas Asia selama tujuh bulan.

Bukan sekadar menyalurkan hobi, Arezo membawa misi besar di atas dua rodanya, menyebarkan pesan perdamaian, persaudaraan antar-bangsa, dan menghapus stigma negatif terhadap tanah airnya.

Arezoo tiba di Indonesia pada Sabtu (6/6/2026) malam. Kepada wartawan, ia mengungkapkan bahwa Indonesia adalah negara keenam yang ia kunjungi setelah menempuh jarak lebih dari 8.000 kilometer seorang diri.

Membawa beban seberat 60 kilogram di sepedanya, Arezoo mengaku perjalanannya bukan tanpa rintangan.

Namun, tantangan fisik baginya bukanlah hambatan besar dibandingkan misi kemanusiaan yang ia emban.

"Saya melihat diri saya sebagai perwakilan bangsa besar Iran, ke mana pun saya pergi saya menggunakan pakaian yang melambangkan negara saya, ada simbol negara saya, bendera negara saya, dan saya dengan bangga berkeliling menyampaikan citra dan pesan dari negara saya," ujar Arezoo di AFK Beauty Skin Clinic, Senin (8/6/2026).

Melawan Stigma Melalui Keramah-tamahan

Di tengah situasi global yang sering kali menyudutkan negaranya, Arezoo ingin dunia melihat sisi lain dari Iran yang penuh dengan nilai seni, budaya, dan kedamaian.

Ia menegaskan bahwa apa yang ditampilkan di media sering kali berbeda dengan realitas di lapangan.

baca juga

"Bahwa apa yang dikenal selama ini di media adalah hal yang berbeda dengan apa yang ada di Iran. Saya mencoba mengenalkan bagaimana Iran itu, makanannya, budayanya, seninya, dan keramahan masyarakatnya," ungkapnya.

Arezo merasa hal yang dilakukannya tersebut adalah cara untuk kontribusi dalam interaksi antar bangsa.

"Saya rasa ini adalah cara saya untuk berkontribusi tentang interaksi antar berbagai bangsa, yaitu negara saya Iran dengan negara lainnya," tuturnya.

Sebagai duta wisata untuk provinsi Isfahan, Arezoo membawa pesan persaudaraan yang tulus kepada masyarakat Indonesia.

Pesepeda perempuan asal Iran, Arezoo Eskandari, menginjakkan kaki di Indonesia setelah gowes ribuan kilometer. (Suara.com/Tsabita Aulia)
Pesepeda perempuan asal Iran, Arezoo Eskandari, menginjakkan kaki di Indonesia setelah gowes ribuan kilometer. (Suara.com/Tsabita Aulia)

"Pesan saya adalah memperkenalkan Isfahan dan Iran, menceritakan keramah-tamahan masyarakatnya, mengundang mereka ke Iran, dan menyampaikan pesan perdamaian dan persaudaraan dari negara kami kepada bangsa lain," katanya.

Salah satu pengalaman paling menyentuh bagi Arezoo selama menempuh ribuan kilometer adalah menemukan fakta bahwa kebaikan tidak mengenal batas negara maupun bahasa.

Hal ini menjadi bukti nyata bahwa perdamaian bisa terwujud melalui interaksi antarmanusia.

"Di berbagai negara saya dijamu oleh orang-orang yang sama sekali tidak saya kenal, komunikasi kami hanya menggunakan bahasa isyarat, tapi mereka menjamu saya seperti anaknya sendiri. Ini menunjukkan bahasa kebaikan menghubungkan kita semua," ujarnya.

Dalam keterangannya, Arezoo mengajak masyarakat untuk meresapi nilai kehidupan melalui slogan perjalanannya, yakni Slow Life atau Hidup Lambat.

Menurutnya, perdamaian batin dan antar manusia dapat tercapai jika seseorang mampu menikmati setiap momen saat ini tanpa kecemasan berlebih.

"Slogan perjalanan saya adalah Slow Life atau Hidup Lambat. Saya ingin mengajak orang-orang untuk menikmati setiap momen kehidupan sekarang tanpa terlalu khawatir tentang masa lalu atau masa depan," ujar Arezoo.

Kini, Arezoo bersiap untuk melanjutkan perjalanannya ke Denpasar, Bali dan dilanjutkan ke Negara India.

Reporter: Tsabita Aulia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gencatan Senjata di Ujung Tanduk: Israel dan Iran Saling Hujani Rudal

Gencatan Senjata di Ujung Tanduk: Israel dan Iran Saling Hujani Rudal

News | Senin, 08 Juni 2026 | 16:57 WIB

IRGC Luncurkan Operasi Nasr, Targetkan Pangkalan Udara Utama Israel

IRGC Luncurkan Operasi Nasr, Targetkan Pangkalan Udara Utama Israel

News | Senin, 08 Juni 2026 | 13:17 WIB

Blokade Gaza Total! Israel Stop Bantuan Kemanusiaan Pascaserangan Rudal Iran

Blokade Gaza Total! Israel Stop Bantuan Kemanusiaan Pascaserangan Rudal Iran

News | Senin, 08 Juni 2026 | 12:34 WIB

Fotografer Timnas Irak Dideportasi dari AS Usai Ditahan 13 Jam Jelang Piala Dunia 2026

Fotografer Timnas Irak Dideportasi dari AS Usai Ditahan 13 Jam Jelang Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 08 Juni 2026 | 12:19 WIB

Rudal 'Kiamat' Iran Bikin Israel Lumpuh, Korban Luka Berjatuhan

Rudal 'Kiamat' Iran Bikin Israel Lumpuh, Korban Luka Berjatuhan

News | Senin, 08 Juni 2026 | 12:14 WIB

Terkini

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

Ditanya Kegiatan Setelah Dicopot dari Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Sambil Ngelamun 'Kenapa Dipecat?'

Ditanya Kegiatan Setelah Dicopot dari Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Sambil Ngelamun 'Kenapa Dipecat?'

Video | Selasa, 15 September 2026 | 22:15 WIB

×