Biar Keadilan Tak Macet, Komnas Perempuan Minta Polri Rekrut Polwan Disabilitas

Muhammad Yasir

Selasa, 09 Juni 2026 | 20:39 WIB
Biar Keadilan Tak Macet, Komnas Perempuan Minta Polri Rekrut Polwan Disabilitas
Forum Diskusi Publik bertajuk Inspirasi, Kesempatan, dan Kontribusi Penyandang Disabilitas dalam Pengabdian kepada Negara yang digelar SSDM Polri di Ambhara Hotel, Jakarta pada Selasa (9/6/2026). (Suara.com/Dinda Pramesti K)
baca 10 detik
  • Komnas Perempuan mendesak Polri memperbanyak rekrutmen perempuan penyandang disabilitas guna meningkatkan penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan disabilitas.
  • Dwi Ayu Kartika Sari menyatakan rekrutmen tersebut krusial untuk mengatasi hambatan proses pembuktian dan kendala komunikasi di kepolisian.
  • Usulan ini disampaikan dalam forum di Jakarta pada Selasa (9/6/2026) demi mewujudkan institusi Polri yang inklusif.

Suara.com - Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) mendorong Polri memperbanyak rekrutmen perempuan penyandang disabilitas.

Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan disabilitas yang selama ini kerap terhambat dalam proses hukum.

Sekretaris Jenderal Komnas Perempuan, Dwi Ayu Kartika Sari, mengatakan banyak perkara yang melibatkan perempuan penyandang disabilitas berhenti di tengah jalan karena minimnya dukungan yang sesuai dengan kebutuhan korban, termasuk dalam proses pembuktian.

“Namun kalau boleh beri saran ke Pak Erthel, perempuannya juga diperbanyak nanti Pak, dari perempuan penyandang disabilitas yang tadi saya bilang,” kata Dwi dalam Forum Diskusi Publik bertajuk Polri untuk Masyarakat: Inspirasi, Kesempatan, dan Kontribusi Penyandang Disabilitas dalam Pengabdian kepada Negara di Ambhara Hotel, Jakarta, Selasa (9/6/2026).

Menurut Dwi, kehadiran perempuan penyandang disabilitas di tubuh Polri bukan sekadar soal keterwakilan, melainkan kebutuhan nyata untuk memperluas akses keadilan bagi kelompok rentan.

“Ini data di lapangan aja Pak. Perempuan berhadapan dengan hukum ketika dia penyandang disabilitas suka susah dan akhirnya penyidikannya terhenti karena tidak cukup bukti,” ujarnya.

Ia menilai personel perempuan penyandang disabilitas yang memiliki perspektif gender dan memahami pengalaman kelompok rentan akan membantu penyidik dalam menangani kasus kekerasan terhadap perempuan secara lebih sensitif dan efektif.

Setotal 116.688 orang mengikuti program Mudik Gratis BUMN pada momen Lebaran 2026. Sebagian dari mereka adalah penyandang disabilitas. Foto: Peserta mudik gratis dari kalangan penyandang disabilitas bersiap menaiki bus di BSI Tower, Jakarta, Selasa (17/3/2026). [Antara]
Ilustrasi penyandang disabilitas. [Antara]

Dwi juga menyoroti masih terbatasnya dukungan bagi korban disabilitas saat berhadapan dengan aparat penegak hukum. Salah satu kendala yang sering muncul adalah kurangnya petugas yang mampu berkomunikasi dengan korban, termasuk penyandang disabilitas tuli yang menggunakan bahasa isyarat.

“Kalau dimungkinkan Pak, bisa dimungkinkan dari penyandang disabilitas yang akan direkrut, perempuan penyandang disabilitas yang paham JBI (Juru Bahasa Isyarat) itu akan juga sangat bermanfaat buat penyidik ya. Dia akan sangat membantu,” ujarnya.

baca juga

Menurut Dwi, perempuan penyandang disabilitas menghadapi kerentanan berlapis. Selain berhadapan dengan kekerasan berbasis gender, mereka juga kerap mengalami diskriminasi akibat kondisi disabilitas yang dimiliki.

“Tadi 2 persen berarti 9.000, polwannya ada 26.000, tapi bagaimana perempuan penyandang disabilitas juga bisa menjadi anggota kepolisian? Ini saya tahu PR yang tidak mudah,” katanya.

Ia mengingatkan bahwa upaya membangun institusi yang inklusif membutuhkan kesiapan dari berbagai aspek, mulai dari regulasi, anggaran, sistem rekrutmen, hingga budaya organisasi.

Meski demikian, Komnas Perempuan mengapresiasi langkah Polri yang telah membuka jalur rekrutmen bagi penyandang disabilitas.

Menurut Dwi, kebijakan tersebut menjadi kemajuan penting dalam mewujudkan institusi kepolisian yang lebih inklusif.

Reporter: Dinda Pramesti K

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siap-siap! Polri Buka Peluang Lulusan Paket C Ikut Seleksi Anggota, Ini Alasannya

Siap-siap! Polri Buka Peluang Lulusan Paket C Ikut Seleksi Anggota, Ini Alasannya

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 18:42 WIB

Siswa Disabilitas SMAN 81 Jakarta Bobol Sistem Pertahanan Militer, Kini Dilirik Intelkam Polri

Siswa Disabilitas SMAN 81 Jakarta Bobol Sistem Pertahanan Militer, Kini Dilirik Intelkam Polri

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 18:17 WIB

Polri Akui Sulit Penuhi Kuota 2 Persen Disabilitas: Butuh 9.000 Personel

Polri Akui Sulit Penuhi Kuota 2 Persen Disabilitas: Butuh 9.000 Personel

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 17:54 WIB

Terkini

Angin Puting Beliung Lepaskan Atap, Begini Kondisi Stadion Pakansari Jelang Laga Timnas Indonesia

Angin Puting Beliung Lepaskan Atap, Begini Kondisi Stadion Pakansari Jelang Laga Timnas Indonesia

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 12:06 WIB

Perjalanan Panjang Amy & Rogers: 4 Hari dalam Mobil yang Mengubah Segalanya

Perjalanan Panjang Amy & Rogers: 4 Hari dalam Mobil yang Mengubah Segalanya

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 12:00 WIB

Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi: Pelaku Begal Jangan Babak Belur, Lecet Dikit Boleh

Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi: Pelaku Begal Jangan Babak Belur, Lecet Dikit Boleh

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 12:00 WIB

Peneliti Kebijakan Dorong Pengusutan Kasus Eks Jampidsus Mengarah ke Aktor Intelektual

Peneliti Kebijakan Dorong Pengusutan Kasus Eks Jampidsus Mengarah ke Aktor Intelektual

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 11:57 WIB

Dea Arranoya Lulusan Mana? Anak Pejabat Aceh Viral Pamer 15 Jeriken BBM dan Liburan ke Eropa

Dea Arranoya Lulusan Mana? Anak Pejabat Aceh Viral Pamer 15 Jeriken BBM dan Liburan ke Eropa

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 11:53 WIB

Velodrome Bergemuruh, Pelatih Reidel Toiran Puji Antusiasme Suporter Timnas Voli Indonesia

Velodrome Bergemuruh, Pelatih Reidel Toiran Puji Antusiasme Suporter Timnas Voli Indonesia

Sport | Sabtu, 25 Juli 2026 | 11:53 WIB

Indonesia Kekurangan Talenta Siber, ITSEC Asia dan PT INTI Siapkan Solusinya

Indonesia Kekurangan Talenta Siber, ITSEC Asia dan PT INTI Siapkan Solusinya

Tekno | Sabtu, 25 Juli 2026 | 11:48 WIB

Geger di Lapangan Kodim Ponorogo: Dikira Tidur, Pria Misterius Ditemukan Tak Bernyawa di Selokan

Geger di Lapangan Kodim Ponorogo: Dikira Tidur, Pria Misterius Ditemukan Tak Bernyawa di Selokan

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 11:47 WIB

Gabung Kendal Tornado FC, Diego Dalloca: Saya Ingin Menciptakan Sejarah!

Gabung Kendal Tornado FC, Diego Dalloca: Saya Ingin Menciptakan Sejarah!

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 11:47 WIB

5 HP Samsung Kamera OIS Terbaik, Hasil Videonya Mirip Kelas Flagship!

5 HP Samsung Kamera OIS Terbaik, Hasil Videonya Mirip Kelas Flagship!

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 11:40 WIB

×