Siap-siap! Polri Buka Peluang Lulusan Paket C Ikut Seleksi Anggota, Ini Alasannya

Bangun Santoso

Selasa, 09 Juni 2026 | 18:42 WIB
Siap-siap! Polri Buka Peluang Lulusan Paket C Ikut Seleksi Anggota, Ini Alasannya
Ilustrasi polisi siaga jelang nataru. [Ist]
baca 10 detik
  • Polri berencana mengkaji ulang aturan seleksi penerimaan anggota yang belum mengakomodasi lulusan pendidikan kesetaraan Kejar Paket A, B, dan C.
  • Keputusan ini disampaikan Brigjen Pol Erthel Stephan dalam diskusi publik di Jakarta pada Selasa, 9 Juni 2026 mendatang.
  • Polri akan berkoordinasi dengan kementerian terkait guna menyesuaikan paradigma pendidikan kesetaraan dengan kondisi perkembangan sistem pendidikan yang ada sekarang.

Suara.com - Polri membuka peluang untuk mengkaji kembali aturan yang selama ini belum mengakomodasi lulusan Kejar Paket A, B, dan C dalam seleksi penerimaan anggota.

Polri mengakui paradigma lama terhadap pendidikan kesetaraan sudah mengalami perubahan seiring berkembangnya sistem pendidikan, termasuk munculnya metode homeschooling.

Hal itu disampaikan Karodalpers SSDM Polri Brigjen Pol Erthel Stephan saat menjawab pertanyaan peserta dalam Forum Diskusi Publik bertajuk “Polri untuk Masyarakat: Inspirasi, Kesempatan, dan Kontribusi Penyandang Disabilitas dalam Pengabdian kepada Negara” yang digelar di Ambhara Hotel, Jakarta pada Selasa (9/6/2026).

Isu tersebut muncul setelah Istudiyanti Priatmi atau biasa dipanggil Ince dari ABK UMKM (Yayasan Griya Bina Karya Anak Berkebutuhan Khusus) menyoroti syarat penerimaan anggota Polri yang masih mensyaratkan lulusan SMA sederajat, namun belum menerima lulusan Kejar Paket C.

"Nah, saya ingin bertanya, Pak, di situ dijelaskan bahwa Kejar Paket A, B, C tidak diterima. Mohon sekiranya Bapak sebagai perwakilan dari Polri dapat menjembatani sekiranya untuk program Kejar Paket A, B, C lulusannya juga dapat diberi kesempatan seluas-luasnya untuk masuk menjadi calon peserta untuk masuk ke Bintara maupun Akpol," kata Ince.

Menanggapi hal tersebut, Erthel menyatakan aturan tersebut berangkat dari cara pandang lama yang menganggap peserta Kejar Paket A, B, dan C merupakan siswa yang mengalami kendala saat menempuh pendidikan formal.

"Itu adalah filosofi yang lama yang akan kami kaji dulu ya," kata Erthel.

Ia menjelaskan, pada masa lalu program pendidikan kesetaraan identik dengan siswa yang putus sekolah akibat berbagai persoalan, baik akademik maupun perilaku.

"Karena dulu untuk anak-anak yang putus sekolah, zaman saya kecil-kecil eh zaman masih SD, SMP, SMA juga sama. Bermasalah di sekolah, dikeluarkan sekolah ini, dikeluarkan sekolah itu, akhirnya Kejar Paket A, Kejar Paket B dan C dan seterusnya," ujarnya.

baca juga

Namun, menurut dia, kondisi tersebut sudah berbeda dengan situasi saat ini. Polri menilai perkembangan pendidikan telah mengubah karakter peserta program kesetaraan, terutama yang berasal dari jalur homeschooling.

"Nah, berbeda paradigma sekarang dengan dulu, nah ini harus kami sesuaikan," ucapnya.

Erthel mengungkapkan bahwa saat ini banyak peserta Kejar Paket C justru berasal dari keluarga yang sengaja memilih sistem pendidikan alternatif untuk mengembangkan kompetensi tertentu.

"Kami tahu yang homeschooling itu rata-rata sekarang Paket C itu. Nah, bahwa homeschooling itu berbeda jauh dengan asumsi kita dulu," katanya.

Menurutnya, banyak orang tua memilih homeschooling agar anak dapat fokus mengembangkan kemampuan spesifik yang dianggap memiliki prospek lebih baik di masa depan.

"Justru homeschooling sekarang itu adalah anak-anak orang kaya, anak-anak orang berpendidikan karena dia ingin anaknya fokus menguasai kompetensi ini, sehingga dia homeschooling-in dengan kompetensi itu," ujar Erthel.

Karena itu, Polri tidak ingin terburu-buru mengambil keputusan tanpa melakukan kajian mendalam terlebih dahulu. Kajian tersebut nantinya juga akan melibatkan koordinasi dengan kementerian terkait.

"Nah, itu kami harus kaji dulu termasuk kami mungkin akan mengkoordinasikan dengan Kemendikdasmen," pungkas Erthel. (Reporter: Dinda Pramesti K)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

UU Polri Baru Disahkan, tapi Reformasi Butuh Lebih dari Sekadar Pasal

UU Polri Baru Disahkan, tapi Reformasi Butuh Lebih dari Sekadar Pasal

Your Say | Selasa, 09 Juni 2026 | 18:18 WIB

Siswa Disabilitas SMAN 81 Jakarta Bobol Sistem Pertahanan Militer, Kini Dilirik Intelkam Polri

Siswa Disabilitas SMAN 81 Jakarta Bobol Sistem Pertahanan Militer, Kini Dilirik Intelkam Polri

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 18:17 WIB

Polri Akui Sulit Penuhi Kuota 2 Persen Disabilitas: Butuh 9.000 Personel

Polri Akui Sulit Penuhi Kuota 2 Persen Disabilitas: Butuh 9.000 Personel

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 17:54 WIB

Tak Bisa Asal Masuk! Polisi Jabat di Kementerian Wajib Ikuti Open Bidding dan Seleksi Ketat

Tak Bisa Asal Masuk! Polisi Jabat di Kementerian Wajib Ikuti Open Bidding dan Seleksi Ketat

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:17 WIB

Kapolri Listyo soal UU Baru Polri: Presiden Ingin Polri Terlibat di Hal-hal Kepentingan Nasional

Kapolri Listyo soal UU Baru Polri: Presiden Ingin Polri Terlibat di Hal-hal Kepentingan Nasional

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 15:42 WIB

Tepis Isu Bottleneck Karier, Kapolri Tegaskan Regenerasi Polri Tetap Berjalan Meski Ada UU Baru

Tepis Isu Bottleneck Karier, Kapolri Tegaskan Regenerasi Polri Tetap Berjalan Meski Ada UU Baru

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:58 WIB

Usia Pensiun Jenderal Bintang Empat Polri Bisa Diperpanjang, Presiden Pegang Kunci

Usia Pensiun Jenderal Bintang Empat Polri Bisa Diperpanjang, Presiden Pegang Kunci

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:02 WIB

Terkini

Catat Tanggalnya! Ini Hari Paling Beruntung Tiap Zodiak di Bulan November

Catat Tanggalnya! Ini Hari Paling Beruntung Tiap Zodiak di Bulan November

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:15 WIB

4 Minyak Perontok Bulu Ketiak, Aman untuk Kulit Sensitif dan Bebas Iritasi

4 Minyak Perontok Bulu Ketiak, Aman untuk Kulit Sensitif dan Bebas Iritasi

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:15 WIB

MA Putuskan Suket Ijazah Gibran Tak Sah, PKB Sebut Jadi Rujukan Utama Sikap Politik DPR

MA Putuskan Suket Ijazah Gibran Tak Sah, PKB Sebut Jadi Rujukan Utama Sikap Politik DPR

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:15 WIB

Sinopsis Kokkai, Drama Jepang Dibintangi Takahashi Fumiya dan Tanaka Min

Sinopsis Kokkai, Drama Jepang Dibintangi Takahashi Fumiya dan Tanaka Min

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:10 WIB

Dari Uang Saku hingga Persoalan Sosial, Begini Cara Anak Belajar Mengambil Keputusan

Dari Uang Saku hingga Persoalan Sosial, Begini Cara Anak Belajar Mengambil Keputusan

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:05 WIB

Foto AI Prabowo Naik Whoosh Viral, Bos Humas KCIC Eva Chairunisa Tuai Sorotan

Foto AI Prabowo Naik Whoosh Viral, Bos Humas KCIC Eva Chairunisa Tuai Sorotan

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:02 WIB

Masalah Struktural Tidak Bisa Diselesaikan dengan Nasihat Individual

Masalah Struktural Tidak Bisa Diselesaikan dengan Nasihat Individual

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:50 WIB

Intip Harga Innova Reborn Diesel Bekas: MPV 7-Seater Favorit Kini Setara Brio Baru

Intip Harga Innova Reborn Diesel Bekas: MPV 7-Seater Favorit Kini Setara Brio Baru

Otomotif | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:49 WIB

5 Sabun Cuci Muka Wardah NMF yang Cocok untuk Kulit Wajah Wanita Usia 50 Tahun ke Atas

5 Sabun Cuci Muka Wardah NMF yang Cocok untuk Kulit Wajah Wanita Usia 50 Tahun ke Atas

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:45 WIB

Aksi Sumpah Pemuda Berbuntut Panjang, Raffi Ahmad Diserang Gelombang Cancel Culture

Aksi Sumpah Pemuda Berbuntut Panjang, Raffi Ahmad Diserang Gelombang Cancel Culture

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:45 WIB

×