Inflasi Tembus 4 Persen Akibat Perang Iran, Donald Trump: Saya Suka Inflasi!

M Nurhadi

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:45 WIB
Inflasi Tembus 4 Persen Akibat Perang Iran, Donald Trump: Saya Suka Inflasi!
Donald Trump [The White House]
baca 10 detik
  • Presiden Donald Trump merespons positif data inflasi AS di atas 4 persen yang terjadi pada bulan Mei lalu.
  • Pemerintah AS melakukan operasi rahasia di Selat Hormuz untuk mengawal tanker minyak guna menekan harga komoditas global.
  • Lonjakan biaya hidup memicu kekhawatiran Partai Republik kehilangan suara dalam pemilu sela karena penurunan tingkat kepuasan publik.

Suara.com - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memberikan pernyataan mengejutkan pada hari Rabu dengan menyikapi secara positif data ekonomi terbaru yang menunjukkan laju inflasi di negaranya telah melonjak melampaui angka 4 persen.

Di hadapan para jurnalis, Trump secara blak-blakan menyatakan bahwa dirinya "menyukai" kondisi inflasi tersebut, sembari menegaskan kembali keyakinannya bahwa harga-harga komoditas akan langsung merosot jatuh segera setelah kecamuk perang dengan Iran berakhir.

Saat dicecar pertanyaan oleh awak media mengenai rilis data resmi pemerintah AS yang memperlihatkan inflasi konsumen pada bulan Mei melesat dalam ritme tercepatnya dalam tiga tahun terakhir—serta apakah kondisi tersebut dapat menjegal langkah politik rekan-rekan separtainya dari Republik dalam pemilu sela (midterm election) pada November mendatang—Trump justru menjawab dengan santai.

"Saya menyukai inflasi ini," cetus Trump, dikutip via Reuters.

Lebih lanjut, orang nomor satu di Gedung Putih tersebut membeberkan bahwa dirinya telah memberikan lampu hijau bagi pelaksanaan sebuah operasi rahasia untuk mengawal pergerakan kapal-kapal tanker minyak melintasi Selat Hormuz.

Langkah berisiko ini diambil demi meredam kekhawatiran atas membubungnya biaya logistik dan meroketnya angka inflasi global.

"Bagi saya, hal itu sangat berharga," ujar Trump saat mengalkulasi keputusan strategisnya, sembari mengeklaim bahwa operasi militer senyap tersebut telah mendulang kesuksesan besar.

"Ketika semua ini berakhir, Anda akan melihat harga minyak kembali merosot ke level semula. Harganya sedang turun dan akan jatuh sekeras batu," imbuh Trump optimis mengenai dampak jangka panjang dari perang yang tengah berkobar.

Selama ini, Trump selalu memosisikan konfrontasi bersenjata dengan Iran sebagai sebuah jalur peralihan sementara yang harus ditempuh, sekaligus membingkainya sebagai isu krusial bagi keamanan nasional AS.

baca juga

Langkah Teheran yang memblokir jalur pelayaran maritim internasional paling vital tersebut diakui telah mengerek naik harga bahan bakar minyak (BBM), komoditas pupuk, serta berbagai barang kebutuhan pokok lainnya, yang secara berantai memicu pembengkakan inflasi domestik.

Tingginya harga barang di tingkat konsumen ini juga berpotensi besar menahan bank sentral AS, Federal Reserve (The Fed), untuk melonggarkan kebijakan moneter mereka dengan memangkas suku bunga acuan.

Padahal, penurunan suku bunga untuk menekan biaya pinjaman publik merupakan kebijakan yang terus didesak oleh Trump sejak dirinya kembali memegang tampuk kekuasaan tahun lalu.

Di koridor politik, jajaran elite Partai Republik saat ini tengah berjuang keras untuk mempertahankan dominasi mayoritas kursi mereka di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) serta Senat AS.

Namun, internal partai dihantui kekhawatiran besar bahwa gelombang protes dari masyarakat akibat lonjakan biaya hidup dapat membalikkan keadaan dan menyerahkan kendali parlemen ke tangan Partai Demokrat.

Masalah stabilitas ekonomi dan daya beli hingga kini memang tetap menjadi poin pertimbangan paling sensitif bagi para pemilih di AS.

Ironisnya, Trump berhasil memenangkan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 lalu sebagian besar karena janji kampanyenya yang berkomitmen untuk menekan angka inflasi. Namun, sejak resmi menjabat, tingkat kepuasan publik terhadap kinerjanya—terutama dalam mengelola stabilitas biaya hidup—justru merosot tajam ke titik terendah sepanjang karier politiknya.

Hingga saat ini, berbagai upaya diplomatik maupun militer untuk membuka kembali jalur pelayaran komersial bagi kapal tanker di Selat Hormuz masih menemui jalan buntu.

Jajaran eksekutif industri energi serta pengamat pasar makro telah mengeluarkan peringatan bahwa dalam beberapa pekan ke depan, pasar global berisiko menghadapi kejutan harga minyak mentah (oil price shock) jilid berikutnya yang cukup ekstrem hingga mampu mengguncang stabilitas pasar keuangan internasional secara lebih luas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Klaim Serang 18 Pangkalan Militer AS, Iran Ancam Washington: Kawasan Ini akan Jadi Neraka!

Klaim Serang 18 Pangkalan Militer AS, Iran Ancam Washington: Kawasan Ini akan Jadi Neraka!

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 14:33 WIB

Dasco: Rupiah Menguat Pekan Depan, Publik Segera Jual Dolar AS Kalau Tak Mau Rugi

Dasco: Rupiah Menguat Pekan Depan, Publik Segera Jual Dolar AS Kalau Tak Mau Rugi

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 10:54 WIB

Iran Dipastikan Tampil di Piala Dunia 2026, Infantino Ungkap Drama Besar di Balik Layar

Iran Dipastikan Tampil di Piala Dunia 2026, Infantino Ungkap Drama Besar di Balik Layar

Bola | Kamis, 11 Juni 2026 | 10:37 WIB

Rupiah Kembali Melemah, Dolar AS Merangkak Naik ke Level Rp17.958

Rupiah Kembali Melemah, Dolar AS Merangkak Naik ke Level Rp17.958

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 09:56 WIB

Amerika Makin Boncos! Giliran Aset Tentara AS di Bahrain dan Kuwait Kena Rudal Iran

Amerika Makin Boncos! Giliran Aset Tentara AS di Bahrain dan Kuwait Kena Rudal Iran

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 09:36 WIB

Pasar Global 'Berdarah' Akibat Ancaman Perang Trump, IHSG Malah Meroket!

Pasar Global 'Berdarah' Akibat Ancaman Perang Trump, IHSG Malah Meroket!

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 09:15 WIB

Terkini

Banjir Aceh Selatan Rendam Dua Desa, 674 Warga Terdampak dan Ratusan Mengungsi

Banjir Aceh Selatan Rendam Dua Desa, 674 Warga Terdampak dan Ratusan Mengungsi

News | Minggu, 01 November 2026 | 19:19 WIB

Tantangan Finansial Gen Z: Gaji Buat Hidup, Tagihan, Healing, dan Tabungan

Tantangan Finansial Gen Z: Gaji Buat Hidup, Tagihan, Healing, dan Tabungan

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 19:10 WIB

Dark Abis! XLOV Unjuk Transformasi Terliar dalam Diri di Lagu Terbaru, Hush

Dark Abis! XLOV Unjuk Transformasi Terliar dalam Diri di Lagu Terbaru, Hush

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 19:05 WIB

Hubungan Indonesia-Singapura Memanas, 60 Tahun Persahabatan Terancam Perselisihan

Hubungan Indonesia-Singapura Memanas, 60 Tahun Persahabatan Terancam Perselisihan

News | Minggu, 01 November 2026 | 19:00 WIB

Dari Tanah Papua ke Jakarta, Jejak Perlawanan di Balik Salib Merah PMKRI

Dari Tanah Papua ke Jakarta, Jejak Perlawanan di Balik Salib Merah PMKRI

News | Minggu, 01 November 2026 | 18:57 WIB

Wardah Crystal Secret Melting Milk Cleanser untuk Kulit Apa? Ini Jawaban Sesuai Klaim

Wardah Crystal Secret Melting Milk Cleanser untuk Kulit Apa? Ini Jawaban Sesuai Klaim

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 18:56 WIB

Apakah Arti Mimpi Berulang Kali dengan Orang yang Sama? Ini Tafsir Primbon dan Psikologinya

Apakah Arti Mimpi Berulang Kali dengan Orang yang Sama? Ini Tafsir Primbon dan Psikologinya

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 18:55 WIB

Gugatan Rp156 Triliun Donald Trump Terkait Isu Jeffrey Epstein Ditolak!

Gugatan Rp156 Triliun Donald Trump Terkait Isu Jeffrey Epstein Ditolak!

News | Minggu, 01 November 2026 | 18:54 WIB

Sinopsis Jumanji 3: Penutup Trilogi Era Dwayne Johnson, Tayang 25 Desember

Sinopsis Jumanji 3: Penutup Trilogi Era Dwayne Johnson, Tayang 25 Desember

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 18:53 WIB

Sabu 4 Kilogram Disimpan di Dua Kos Surabaya, Pengedar Raup Untung Rp500 Ribu per Gram

Sabu 4 Kilogram Disimpan di Dua Kos Surabaya, Pengedar Raup Untung Rp500 Ribu per Gram

Jatim | Minggu, 01 November 2026 | 18:44 WIB

×