Pakar Ingatkan Paparan BPA dari Galon Guna Ulang Berkaitan dengan Pubertas Dini Pada Anak

Fabiola Febrinastri, RR Ukirsari Manggalani

Jum'at, 12 Juni 2026 | 15:15 WIB
Pakar Ingatkan Paparan BPA dari Galon Guna Ulang Berkaitan dengan Pubertas Dini Pada Anak
Galon dan kemasan plastik makanan maupun minuman yang digunakan ulang perlu mendapat perhatian serius, bisa terpapar Bisphenol A (BPA). (Dok: Istimewa)

Suara.com - Paparan Bisphenol A (BPA) dari galon dan kemasan plastik makanan maupun minuman yang digunakan ulang perlu mendapat perhatian serius, karena bisa menjadi salah satu faktor lingkungan yang berkaitan dengan pubertas dini pada anak. Hal ini disampaikan pakar obstetri dan ginekologi Prof. Dr. dr. Budi Wiweko, MD, Sp.OG dalam “Podcast Raditya Dika” bertajuk “Akibat Puber Terlalu Cepat”.

Menurut Prof. Budi yang akrab disapa Prof. Iko, terdapat berbagai zat kimia di lingkungan sekitar yang dapat memengaruhi sistem hormon manusia. 

“Zat-zat yang terdapat di lingkungan itu bisa mengganggu mekanisme kerja hormon,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa pubertas dini dipengaruhi oleh dua faktor utama, yaitu genetik dan lingkungan. Faktor genetik yang diwariskan sejak lahir tidak dapat diubah, sementara faktor lingkungan masih bisa dikendalikan. Salah satu yang perlu diperhatikan adalah keberadaan zat pengganggu hormon yang dapat ditemukan dalam kemasan makanan, kemasan minuman, maupun polutan di lingkungan.

Dalam penjelasannya, Prof. Iko menyoroti BPA sebagai salah satu zat yang memiliki karakteristik menyerupai hormon estrogen. 

“Dia bisa menyerupai hormon estrogen. Dia bisa bekerja di tempat kerjanya estrogen,” katanya.

Karena sifat itu, BPA berpotensi memengaruhi organ-organ yang menjadi target hormon estrogen, seperti rahim dan payudara. Menurut Prof. Iko, paparan BPA pada usia dini dapat berdampak pada percepatan perkembangan organ reproduksi. 

“Sehingga kalau ada perempuan terekspos dengan Bisphenol pada usia dini, memungkinkan payudaranya tumbuh lebih cepat, rahimnya tumbuh lebih cepat, sehingga terjadilah pubertas dini tadi,” jelas Prof. Iko.

Dampak pubertas dini tidak hanya berkaitan dengan perubahan fisik yang muncul lebih cepat dibandingkan anak seusianya. Anak juga dapat menghadapi tantangan psikologis karena perkembangan tubuh yang tidak sejalan dengan teman-teman sebayanya. Sejumlah pakar dari Endocrine Society juga mengaitkan pubertas dini dengan peningkatan risiko berbagai masalah kesehatan, termasuk gangguan psikososial, obesitas, diabetes, penyakit kardiovaskular, dan kanker payudara.

baca juga

Prof. Iko menambahkan bahwa sumber paparan BPA kerap ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. 

“BPA paling banyak terjadi di kemasan makanan, kemasan minuman,” tandasnya.

Salah satu contoh yang disebutnya adalah galon air minum. Karena itu, menurut Prof. Iko, produk kemasan seperti galon perlu mendapat perhatian dari masyarakat. Meski demikian, ia juga mengingatkan bahwa BPOM RI telah menetapkan batas migrasi BPA maksimum sebesar 0,6 bagian per juta dalam kemasan pangan.

Lebih jauh, ia menjelaskan bahwa isu BPA tidak hanya berkaitan dengan pubertas dini, tetapi juga kesehatan reproduksi secara umum. Menurutnya, berbagai penyakit yang menyerang organ reproduksi bisa dipengaruhi oleh paparan zat pengganggu hormon, termasuk Bisphenol dan Dioksin. Paparan ini disebutkan bisa berkaitan dengan kista endometriosis, gangguan pematangan sel telur, gangguan ovulasi, kesulitan hamil, miom, hingga kanker.

Khusus bagi ibu hamil, Prof. Iko menekankan pentingnya menghindari paparan zat tadi sejak awal masa kehamilan. 

“Ketika ibu hamil dalam tiga bulan pertama, itu tidak boleh dia terekspos dengan itu,” jelas Prof. Iko.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BRI Dorong Inklusi Keuangan dan UMKM Lewat Teras Kapal di 4 Wilayah Kepulauan

BRI Dorong Inklusi Keuangan dan UMKM Lewat Teras Kapal di 4 Wilayah Kepulauan

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 22:40 WIB

BTN JAKIM 2026 Buka Race Expo, Dorong Perputaran Ekonomi dan UMKM Jakarta

BTN JAKIM 2026 Buka Race Expo, Dorong Perputaran Ekonomi dan UMKM Jakarta

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 09:03 WIB

Sambut Idul Adha, PNM Salurkan Daging Kurban kepada Masyarakat dan Pelaku UMKM

Sambut Idul Adha, PNM Salurkan Daging Kurban kepada Masyarakat dan Pelaku UMKM

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 21:00 WIB

BRI Salurkan KUR Perumahan Rp9,2 Triliun, Menteri PKP Maruarar Sirait Ungkap Manfaat untuk UMKM

BRI Salurkan KUR Perumahan Rp9,2 Triliun, Menteri PKP Maruarar Sirait Ungkap Manfaat untuk UMKM

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 19:29 WIB

Tak Hanya Kelola Dana Pensiun, Asabri Kini Garap UMKM hingga Ekonomi Hijau

Tak Hanya Kelola Dana Pensiun, Asabri Kini Garap UMKM hingga Ekonomi Hijau

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:03 WIB

PNM Dukung Integrasi Ekosistem UMKM Melalui SAPA UMKM

PNM Dukung Integrasi Ekosistem UMKM Melalui SAPA UMKM

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 12:39 WIB

Terkini

Bukan Cuma Minuman Hits, 5 Toner Matcha Korea Ini Bisa Atasi Pori-pori dan Jerawat

Bukan Cuma Minuman Hits, 5 Toner Matcha Korea Ini Bisa Atasi Pori-pori dan Jerawat

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Jelang Sidang Perdana Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA, Silmy Karim: Alhamdulillah

Jelang Sidang Perdana Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA, Silmy Karim: Alhamdulillah

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:27 WIB

Ancam Hukuman 15 Tahun Penjara, Polisi Bekuk Pelaku Pembacokan Acak Suporter Persib di Bogor

Ancam Hukuman 15 Tahun Penjara, Polisi Bekuk Pelaku Pembacokan Acak Suporter Persib di Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:26 WIB

Kompolnas Minta Polda Riau Perketat Pengawasan Psikologis Polisi usai Kasus Brigadir WP

Kompolnas Minta Polda Riau Perketat Pengawasan Psikologis Polisi usai Kasus Brigadir WP

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:25 WIB

Amuk Api di Cikini Menteng: Lima Rumah Hangus, Ratusan Petugas Berjibaku Tembus Gang Sempit

Amuk Api di Cikini Menteng: Lima Rumah Hangus, Ratusan Petugas Berjibaku Tembus Gang Sempit

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:21 WIB

GJLS: Berapi-Api Laris Manis di Jakarta Film Week 2026, Monty Tiwa Terharu

GJLS: Berapi-Api Laris Manis di Jakarta Film Week 2026, Monty Tiwa Terharu

Entertainment | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:20 WIB

Wantimpres Kumpul di Setneg, Bahas Sejumlah Isu untuk Prabowo

Wantimpres Kumpul di Setneg, Bahas Sejumlah Isu untuk Prabowo

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:20 WIB

Dedi Mulyadi: Pilkades di Jabar Tanpa Kertas Suara dan Penghitungan Lama

Dedi Mulyadi: Pilkades di Jabar Tanpa Kertas Suara dan Penghitungan Lama

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:19 WIB

3 Opsi Ban Motor Honda Beat yang Cocok untuk Musim Hujan

3 Opsi Ban Motor Honda Beat yang Cocok untuk Musim Hujan

Otomotif | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:19 WIB

Beda Viva Air Mawar Vs Viva Queen Rose Face Mist, Cek Kandungan dan Fungsinya

Beda Viva Air Mawar Vs Viva Queen Rose Face Mist, Cek Kandungan dan Fungsinya

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:19 WIB

×