Kunjungan Presiden Jerman dan Demo Mahasiswa Digelar Bersamaan, 6.675 Personel Gabungan Disiagakan

Vania Rossa, Bagaskara Isdiansyah

Senin, 15 Juni 2026 | 12:36 WIB
Kunjungan Presiden Jerman dan Demo Mahasiswa Digelar Bersamaan, 6.675 Personel Gabungan Disiagakan
Polda Metro Jaya menggelar apel gabungan di halaman Gedung DPR RI pada Senin (15/6/2026) pagi (Suara.com/Bagaskara)
baca 10 detik
  • Polda Metro Jaya menggelar apel pengamanan di Gedung DPR RI pada Senin, 15 Juni 2026, untuk memastikan keamanan ibu kota.
  • Sebanyak 6.675 personel gabungan dikerahkan guna mengamankan kunjungan kenegaraan Presiden Jerman serta aksi unjuk rasa di sejumlah titik strategis.
  • Petugas diwajibkan bertindak humanis dan dilarang membawa senjata api demi menjamin kelancaran jalur VIP serta ketertiban aksi massa.

Suara.com - Polda Metro Jaya menggelar apel gabungan di halaman Gedung DPR RI, Jakarta, pada Senin (15/6/2026) pagi untuk memastikan keamanan ibu kota. Pengamanan diperketat menyusul berlangsungnya dua agenda besar secara bersamaan, yakni kunjungan kenegaraan Presiden Republik Federal Jerman Frank-Walter Steinmeier dan aksi unjuk rasa yang digelar sejumlah elemen mahasiswa.

Apel dipimpin langsung oleh Direktur Pengamanan Objek Vital (Dirpamobvit) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Joko Sulistio. Dalam arahannya, Joko mengingatkan seluruh personel agar mengedepankan pendekatan yang humanis dan profesional saat mengawal jalannya demonstrasi.

"Yang pertama, laksanakan tugas secara humanis dan terukur. Jangan mudah terpancing emosi, hadapi dengan sabar, tenang, dan proporsional. Ingat betul bahwa penegakan hukum adalah langkah terakhir," kata Joko di halaman Gedung DPR RI, Senin (15/6/2026).

Ia juga menegaskan larangan keras bagi personel membawa senjata api saat mengamankan aksi penyampaian pendapat.

"Kedua, tidak ada senjata api. Ulangi, tidak ada senjata api. Propam wajib memastikan dan memvideokan pemeriksaan alat utama dan alat khusus seluruh personel sebelum bertugas," tegasnya.

Selain mengamankan jalannya aksi demonstrasi, personel juga diminta memastikan kelancaran rute yang akan dilalui rombongan Presiden Jerman. Jalur VIP tersebut membentang dari Halim Perdanakusuma hingga kawasan Asia Afrika.

"Hari ini, selain mengamankan unjuk rasa, Jakarta juga menerima kunjungan Presiden Jerman. Jalur lintasan mulai dari Halim, Sudirman, Gatot Subroto, Gerbang Pemuda, Asia Afrika hingga kawasan TVRI harus dipastikan aman," ujarnya.

Joko menambahkan, pengawasan akan diperketat di sejumlah titik yang bersinggungan langsung dengan rute rombongan tamu negara.

"Sepanjang jalur tersebut harus dipastikan steril, aman, dan terkendali. Tidak boleh ada massa aksi yang meluas atau bergeser ke jalur lintasan VIP. Kawasan TVRI menjadi atensi khusus karena bersinggungan langsung dengan titik rawan pergerakan massa," katanya.

baca juga

Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengungkapkan, sebanyak 6.675 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan seluruh rangkaian kegiatan. Jumlah tersebut terdiri atas 6.165 personel Polri, 500 personel TNI, dan 10 personel Dinas Perhubungan.

Menurut Budi, aksi unjuk rasa dijadwalkan berlangsung di sejumlah titik strategis, di antaranya kawasan DPR/MPR RI, Monumen Nasional (Monas), Bundaran HI, hingga Gedung Badan Gizi Nasional (BGN).

"Polda Metro Jaya telah menyiapkan 6.675 personel gabungan untuk mengamankan seluruh rangkaian aksi penyampaian pendapat. Personel akan ditempatkan di titik-titik strategis guna menjamin keamanan peserta aksi maupun masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi," ujar Budi.

Polda Metro Jaya berharap seluruh rangkaian kegiatan, baik kunjungan kenegaraan Presiden Jerman maupun aksi penyampaian aspirasi masyarakat, dapat berlangsung dengan tertib, aman, dan kondusif tanpa mengganggu mobilitas warga Jakarta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cek Rute Alternatif! Ini 10 Ruas Jalan yang Ditutup Saat Rombongan Presiden Jerman Melintas

Cek Rute Alternatif! Ini 10 Ruas Jalan yang Ditutup Saat Rombongan Presiden Jerman Melintas

News | Senin, 15 Juni 2026 | 08:49 WIB

Hanya Kirim PDF Tanpa Balasan, Polres Jakpus Jelaskan Soal Aksi BEM UI Tak Ajukan Izin Resmi

Hanya Kirim PDF Tanpa Balasan, Polres Jakpus Jelaskan Soal Aksi BEM UI Tak Ajukan Izin Resmi

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 12:55 WIB

Jangan Adu Rakyat vs Rakyat, TB Hasanuddin Tegaskan Komcad Tak Boleh Hadapi Demo Mahasiswa

Jangan Adu Rakyat vs Rakyat, TB Hasanuddin Tegaskan Komcad Tak Boleh Hadapi Demo Mahasiswa

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 12:47 WIB

Terkini

Ironi Menteng: Kawasan Elite Jantung Jakarta Paling Banyak Butuh Toren Air Gratis

Ironi Menteng: Kawasan Elite Jantung Jakarta Paling Banyak Butuh Toren Air Gratis

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:10 WIB

Ngeri! Selain Rakit Bom, Pelajar MAN 3 Padang Juga Simpan Panah dan Pisau di Sekolah

Ngeri! Selain Rakit Bom, Pelajar MAN 3 Padang Juga Simpan Panah dan Pisau di Sekolah

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 09:54 WIB

Rumah Digeledah, Peran Anggota BPK Bobby Rizaldi di Skandal Suap Muara Enim Mulai Dikuliti!

Rumah Digeledah, Peran Anggota BPK Bobby Rizaldi di Skandal Suap Muara Enim Mulai Dikuliti!

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 09:18 WIB

Cuma Dalih? Pembunuh Ojol di Kosambi Ngaku Tertekan Disuruh Orang Tua Cepat Nikah

Cuma Dalih? Pembunuh Ojol di Kosambi Ngaku Tertekan Disuruh Orang Tua Cepat Nikah

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 09:02 WIB

EASA Keluarkan Peringatan Penerbangan Komersil di Udara Bahrain, Qatar, Kuwait, dan UEA

EASA Keluarkan Peringatan Penerbangan Komersil di Udara Bahrain, Qatar, Kuwait, dan UEA

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:18 WIB

Usut Gurita Pemerasan Silmy Karim, KPK Mapping Kantor Imigrasi di Wilayah 'Kantong' WNA

Usut Gurita Pemerasan Silmy Karim, KPK Mapping Kantor Imigrasi di Wilayah 'Kantong' WNA

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:08 WIB

Donald Trump Ancam Ratakan Iran: Bikin Kesepakatan Atau Anda Tidak Miliki Apapun yang Tersisa

Donald Trump Ancam Ratakan Iran: Bikin Kesepakatan Atau Anda Tidak Miliki Apapun yang Tersisa

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:02 WIB

Xi Jinping Bersih-Bersih Elite Partai, Anggota Politbiro Alami Nasib Nahas karena Korupsi

Xi Jinping Bersih-Bersih Elite Partai, Anggota Politbiro Alami Nasib Nahas karena Korupsi

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:00 WIB

Susul Korut, Amerika Serikat Membekukan Aset Kripto Terkait Iran Senilai Rp 2,3 Triliun

Susul Korut, Amerika Serikat Membekukan Aset Kripto Terkait Iran Senilai Rp 2,3 Triliun

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:47 WIB

JPO Tendean Selesai Dievakuasi, Akses ke Blok M dan Kemang Kembali Dibuka

JPO Tendean Selesai Dievakuasi, Akses ke Blok M dan Kemang Kembali Dibuka

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:44 WIB

×