Mana yang Turun Duluan? Banner Demo Mahasiswa di DPR Sindir Kenaikan BBM hingga Jabatan Prabowo

Dwi Bowo Raharjo

Senin, 15 Juni 2026 | 18:11 WIB
Mana yang Turun Duluan? Banner Demo Mahasiswa di DPR Sindir Kenaikan BBM hingga Jabatan Prabowo
Dua karangan bunga dari Badan Eksekutif Kerakyatan Daerah Jakarta dipasang di area depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin petang (15/6/2026). (Suara.com/Juan)
baca 10 detik
  • Badan Eksekutif Kerakyatan Daerah Jakarta memasang karangan bunga protes di depan Gedung DPR RI pada Senin, 15 Juni 2026.
  • Massa dari berbagai universitas melakukan demonstrasi untuk menuntut DPR RI agar lebih aspiratif dalam menanggapi kebijakan pemerintah pusat.
  • Para mahasiswa menyatakan ketidakpuasan terhadap kinerja DPR yang dianggap tidak berpihak kepada rakyat dalam penyusunan berbagai kebijakan strategis.

Suara.com - Dua karangan bunga dari Badan Eksekutif Kerakyatan Daerah Jakarta dipasang di area depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin petang (15/6/2026).

Dua karangan bunga itu masing-masing bertuliskan "Selamat atas Kegagalan Rezim Prabowo Gibran" dan Selamat atas Gagalnya Kinerja DPR RI".

Selain karangan bunga, pada gerbang kiri gedung DPR turut disematkan banner putih layaknya soal pilihan ganda bertuliskan, "Mana yang turun duluan?" A. BBM, B. Dolar, C. Prabowo, D. Nabi Isa"

Tulisan Prabowo ditulis menggunakan pilox warna merah dan terdapat coretan garis lurus.

Karangan ini disematkan saat massa Univeristas Paramadina memulai datang ke area depan DPR RI untuk demonstrasi dengan membawa mobil komando sekitar pukul 15.40 WIB.

Menurut pantuan Suara.com pada pukul 16.40 WIB, massa aksi di depan Gedung DPR bertambah dari Univeristas Trilogi, Universitas Paramadina, dan Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI (Institut STIAM).

Sebut DPR Tidak Berpihak ke Rakyat

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Trilogi, Farizal, menyebut dalam satu bulan terakhir ini DPR tidak menunjukkan keberpihakan pada rakyat.

Baginya, ketika ada kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah ataupun suatu kementerian, DPR diam.

baca juga
Dua karangan bunga dari Badan Eksekutif Kerakyatan Daerah Jakarta dipasang di area depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin petang (15/6/2026). (Suara.com/Juan)
Dua karangan bunga dari Badan Eksekutif Kerakyatan Daerah Jakarta dipasang di area depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin petang (15/6/2026). (Suara.com/Juan)

"Kita sama-sama tahu kenaikan Pertamax tidak lain tidak bukan adalah suatu keharusan. Namun kita melihat hanya dalam satu malam, jam 12 malam diketuk (diumumkan), ini menimbulkan panic buying di masyarakat. Pertalite menjadi langka karena semua orang beralih ke Pertalite, semua orang beralih ke subsidi," ungkap Farizal.

Sementara itu, Sekretaris Jendral Senat Mahasiswa Univeristas Paramadina, Adjie, berharap wakil rakyat di Senayan bisa menjadi saluran aspirasi masyarakat.

"Cuma kalau hari ini DPR tidak menjalankan tugas-tugasnya, jangan salahkan kami kalau gelombang masyarakat, gelombang mahasiswa, gelombang masyarakat sipil bakal lebih besar daripada hari ini," sinisnya dalam wawancara.

Selain itu, Ketua BEM Institut Stiami, Rizky, menilai DPR kerap tidak meneruskan dan menerima apa yang diaspirasikan massa aksi.

"DPR selalu mengakomodir semua kepentingan pemerintah pusat untuk menjadikan undang-undang yang seakan-akan itu melegalisasi bahwa itu adalah legalitas dari rakyat. Nah, kami tidak terima karena kami tidak dilibatkan, seperti itu," ujarnya secara tegas.

Reporter: Cornelius Juan Prawira

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Gerakan Makar, Aliansi Cipayung: Cara Aparat Memperlakukan Kami Seolah Kami Melakukan Kudeta

Bukan Gerakan Makar, Aliansi Cipayung: Cara Aparat Memperlakukan Kami Seolah Kami Melakukan Kudeta

News | Senin, 15 Juni 2026 | 17:42 WIB

Diplomasi Prabowo Gagal? Malaysia Lebih Unggul Ambil Peluang Ketimbang Indonesia

Diplomasi Prabowo Gagal? Malaysia Lebih Unggul Ambil Peluang Ketimbang Indonesia

News | Senin, 15 Juni 2026 | 17:31 WIB

Momen Prabowo Terima Kunjungan Presiden Jerman di Istana Merdeka

Momen Prabowo Terima Kunjungan Presiden Jerman di Istana Merdeka

Foto | Senin, 15 Juni 2026 | 17:27 WIB

Sindir DPR dan Prabowo-Gibran Gagal! Mahasiswa Kirim Karangan Bunga Duka ke Senayan

Sindir DPR dan Prabowo-Gibran Gagal! Mahasiswa Kirim Karangan Bunga Duka ke Senayan

News | Senin, 15 Juni 2026 | 17:22 WIB

Terkini

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:15 WIB

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:06 WIB

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:01 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:38 WIB

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:33 WIB

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:24 WIB

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:16 WIB

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:15 WIB

×