Harga BBM Naik, API Sebut Kehidupan Perempuan Kian Tercekik

Dwi Bowo Raharjo, Lilis Varwati

Rabu, 17 Juni 2026 | 13:09 WIB
Harga BBM Naik, API Sebut Kehidupan Perempuan Kian Tercekik
Harga Pertamax turun menjadi Rp11.800 per liter dari sebelumnya Rp12.350 per liter. Mulai berlaku hari ini 1 Februari 2026. [Antara]
  • Aliansi Perempuan Indonesia menolak kebijakan Presiden Prabowo menaikkan harga BBM Pertamax sebesar Rp3.950 pada 10 Juni 2026.
  • Kenaikan harga BBM di Jakarta memicu lonjakan harga kebutuhan pokok yang memberatkan beban ekonomi rumah tangga pekerja.
  • Kebijakan pemerintah dianggap lebih mementingkan investasi dibandingkan memberikan perlindungan sosial nyata bagi buruh dan kelompok rentan.

Suara.com - Aliansi Perempuan Indonesia (API) menilai kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) berdampak langsung terhadap kehidupan perempuan, terutama dari kelompok buruh, pekerja informal, hingga keluarga miskin yang harus menghadapi kenaikan biaya hidup sehari-hari.

Aktivis Mahardika Perempuan, Mutiara Ika Pratiwi, mengatakan kebijakan pemerintah menaikkan harga Pertamax pada 10 Juni 2026 lalu telah memicu lonjakan harga berbagai kebutuhan pokok yang selama ini menjadi beban utama rumah tangga.

"Kebijakan yang diambil oleh Presiden Prabowo dengan menaikkan harga BBM per 10 Juni kemarin sebesar 3.950 untuk BBM Pertamax, ini adalah kebijakan yang secara langsung mencekik kehidupan perempuan," kata Ika dalam konferensi pers di Kantor LBH Jakarta, Rabu (17/6/2026).

Menurut dia, kenaikan harga BBM tidak hanya berdampak pada sektor energi, tetapi juga menimbulkan efek berantai terhadap harga kebutuhan pokok yang harus ditanggung masyarakat.

"Kami sangat marah terkait dengan kebijakan kenaikan harga ini, karena itu secara otomatis memicu kenaikan harga yang drastis, kenaikan harga beras, kenaikan harga minyak goreng, kenaikan harga barang pokok, kenaikan harga kontrakan buruh," katany menambahkan.

Ika menilai kondisi tersebut terjadi di tengah berbagai persoalan ketenagakerjaan yang hingga kini masih dihadapi para buruh, mulai dari ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK), penangguhan upah, hingga ketidakpastian kontrak kerja.

Kondisi itu seolah diabaikan oleh pemerintah dan tidak pernah menjadi perhatian serius.

Pengendara sepeda motor mengisi bahan bakar minyak (BBM) di SPBU di Jakarta, Rabu (10/6/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pengendara sepeda motor mengisi bahan bakar minyak (BBM) di SPBU di Jakarta, Rabu (10/6/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]

Lebih jauh, Ika menuding kebijakan kenaikan harga BBM lebih mengutamakan kepentingan investasi dibandingkan perlindungan terhadap rakyat, khususnya perempuan dari kelompok pekerja dan masyarakat miskin.

"Kami melihat secara makro bahwa kebijakan ini untuk menyelamatkan investasi yang ada di Indonesia, tapi kemudian mengabaikan jutaan nasib rakyat Indonesia yang bekerja sebagai buruh dengan upah yang murah, yang bekerja sebagai buruh dengan jam kerja yang panjang, dan dengan ancaman pemberhentian kontrak yang selalu ada di depan mata," ucapnya.

Di sisi lain, API juga menilai berbagai langkah yang pernah dijanjikan pemerintah untuk melindungi pekerja belum terlihat hasilnya di lapangan.

"Meski ada banyak sekali janji mau bikin Satgas PHK, mau memberikan bansos, mau menghentikan penangguhan upah, tapi pada faktanya pemerintah tidak bergerak," ujarnya.

Menurut Ika, pemerintah seharusnya menggunakan sumber daya yang dimiliki untuk menjamin hak-hak pekerja dan memperkuat perlindungan sosial bagi kelompok rentan. Serta menjamin hak-hak buruh dan memberikan jaminan sosial.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG

Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 12:26 WIB

Capek Sedikit, Checkout Banyak: Emotional Spending Gen Z di Era Digital

Capek Sedikit, Checkout Banyak: Emotional Spending Gen Z di Era Digital

Your Say | Selasa, 16 Juni 2026 | 16:00 WIB

Sakit Hati Ditagih Utang, Cucu di Banyumas Bunuh Nenek dan Dibuang ke Sumur Demi Harta

Sakit Hati Ditagih Utang, Cucu di Banyumas Bunuh Nenek dan Dibuang ke Sumur Demi Harta

News | Senin, 15 Juni 2026 | 16:59 WIB

Veronica Tan: Perempuan yang Berdaya Secara Ekonomi Lebih Kuat Hadapi Kekerasan

Veronica Tan: Perempuan yang Berdaya Secara Ekonomi Lebih Kuat Hadapi Kekerasan

News | Senin, 15 Juni 2026 | 14:36 WIB

Terkini

Buka Mukernas GPdI 2026, Khofifah Ajak Perkuat Kolaborasi Bangun Generasi Berkarakter

Buka Mukernas GPdI 2026, Khofifah Ajak Perkuat Kolaborasi Bangun Generasi Berkarakter

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 13:06 WIB

Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG

Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 12:26 WIB

Polri Ajukan Tambahan Anggaran Rp66,1 T untuk 2027, Difokuskan Bayar Gaji-Beli Kendaraan Listrik

Polri Ajukan Tambahan Anggaran Rp66,1 T untuk 2027, Difokuskan Bayar Gaji-Beli Kendaraan Listrik

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 12:16 WIB

BEM Bersatu dari Universitas Mana Saja? Sederet Kampus Klarifikasi Bantah Ikut Terlibat

BEM Bersatu dari Universitas Mana Saja? Sederet Kampus Klarifikasi Bantah Ikut Terlibat

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 11:30 WIB

Ngeri! Harga Sekolah Elit Pangeran George di Inggris, Tempat Belajar 20 Perdana Menteri

Ngeri! Harga Sekolah Elit Pangeran George di Inggris, Tempat Belajar 20 Perdana Menteri

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 10:46 WIB

Studi: Pemanasan Global Berpotensi Memicu Pelepasan Metana Lebih Besar dari Ekosistem Alami

Studi: Pemanasan Global Berpotensi Memicu Pelepasan Metana Lebih Besar dari Ekosistem Alami

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 10:42 WIB

Kemenham Akui Tata Kelola Makan Bergizi Belum Sempurna, tapi Tolak Label Pelanggaran HAM

Kemenham Akui Tata Kelola Makan Bergizi Belum Sempurna, tapi Tolak Label Pelanggaran HAM

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 10:40 WIB

Pengadilan Jepang Sidang Korban Salah Tangkap Kasus Pembunuhan yang Sudah Meninggal 15 Tahun Lalu

Pengadilan Jepang Sidang Korban Salah Tangkap Kasus Pembunuhan yang Sudah Meninggal 15 Tahun Lalu

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 10:32 WIB

Viral Ojol Terobos Jembatan Rel Kereta di Petamburan, KAI Murka: Kami akan Lapor Aparat!

Viral Ojol Terobos Jembatan Rel Kereta di Petamburan, KAI Murka: Kami akan Lapor Aparat!

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 10:26 WIB

Penting, Ini 5 Persiapan Finansial yang Mesti Dilakukan Agar Terus Cuan di Masa Pensiun

Penting, Ini 5 Persiapan Finansial yang Mesti Dilakukan Agar Terus Cuan di Masa Pensiun

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 10:12 WIB