1,4 Juta Lansia Terancam Tak Dapat Bantuan, Gus Ipul Minta Tambah Anggaran Rp22 T

Bangun Santoso, Bagaskara Isdiansyah

Rabu, 17 Juni 2026 | 16:17 WIB
1,4 Juta Lansia Terancam Tak Dapat Bantuan, Gus Ipul Minta Tambah Anggaran Rp22 T
Menteri Sosial Saifullah Yusuf alias Gus Ipul. (Suara.com/Bagaskara)
baca 10 detik
  • Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengajukan tambahan anggaran Rp22,48 triliun kepada Komisi VIII DPR RI pada Rabu, 17 Juni 2026.
  • Usulan tersebut bertujuan menutup celah anggaran Kemensos 2027 agar dapat memenuhi target RPJMN 2025-2029 terkait penanganan kemiskinan ekstrem.
  • Kekurangan dana berisiko menghentikan bantuan sosial bagi jutaan lansia, disabilitas, anak yatim, serta menghambat operasional program Sekolah Rakyat.

Suara.com - Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) memaparkan adanya celah anggaran (gap) yang signifikan dalam Pagu Indikatif Kementerian Sosial tahun 2027.

Untuk memenuhi mandat Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029, Kemensos mengajukan usulan tambahan anggaran sebesar Rp22,48 triliun.

Hal tersebut disampaikan Gus Ipul dalam Rapat Kerja bersama Komisi VIII DPR RI di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (17/6/2026).

Gus Ipul menjelaskan bahwa Pagu Indikatif Kemensos tahun 2027 saat ini ditetapkan sebesar Rp84,71 triliun.

Namun, angka tersebut dinilai belum mampu mencakup target-target besar yang ditetapkan Presiden, seperti penurunan kemiskinan ekstrem di bawah 0,5% pada 2026 dan graduasi 1,5 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) per tahun.

"Kami perlu menyampaikan ini dengan jujur: ada gap yang nyata antara apa yang diperintahkan dan apa yang kami bisa lakukan dengan pagu yang ada saat ini," tegas Gus Ipul di hadapan pimpinan dan anggota Komisi VIII DPR.

Dalam paparannya, Mensos menyoroti tiga poin utama yang tidak terakomodasi dalam pagu saat ini:

Lansia dan Disabilitas Tunggal: Tidak ada alokasi anggaran sama sekali (Rp0) dalam pagu indikatif untuk bantuan langsung berkelanjutan bagi 1,46 juta lansia dan disabilitas tunggal miskin.

Sekolah Rakyat: Program mandat Perpres 120 Tahun 2025 ini kekurangan dana Rp3,64 triliun untuk membiayai operasional lebih dari 100.000 siswa pada tahun 2027.

baca juga

Graduasi Kemiskinan (PPSE): Pagu saat ini hanya mampu membiayai 10.000 KK, padahal target RPJMN membutuhkan 400.000 KPM per tahun.

"Gap-nya hampir 40 kali lipat," katanya.

Jika usulan tambahan sebesar Rp22,49 triliun tersebut disetujui, maka total anggaran Kemensos pada tahun 2027 akan menjadi Rp107,20 triliun.

Gus Ipul memperingatkan dampak langsung yang akan dirasakan masyarakat jika tambahan anggaran ini tidak terealisasi.

Selain 1,46 juta lansia yang terancam tidak mendapat bantuan, terdapat 420.000 keluarga yang berpotensi kehilangan bantuan sembako BPNT, serta 270.000 anak yatim piatu yang tidak akan mendapatkan bantuan Atensi Rehabilitasi Sosial.

Selain itu, keberlangsungan proses belajar mengajar di "Sekolah Rakyat" juga terancam terganggu karena kekurangan biaya operasional yang masif.

"Usulan tambahan ini bukan sekadar angka di atas kertas. Setiap rupiah mewakili satu warga negara yang harusnya dilindungi oleh negara," kata Gus Ipul.

Dalam rencana kerja 2027, Kemensos tetap memfokuskan mayoritas anggaran untuk belanja bantuan sosial (85,15% atau Rp72,13 triliun).

Program Perlindungan Sosial mendominasi sebesar 91,15%, mencakup PKH untuk 10 juta KPM, program Sembako untuk 17,83 juta KPM, serta bantuan kebencanaan dan sekolah rakyat.

Lebih lanjut, Gus Ipul memohon dukungan penuh dari Komisi VIII DPR RI agar usulan tambahan ini dapat diperjuangkan demi mencapai target nasional penurunan angka kemiskinan di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jelang Konbes Banser, Gus Ipul Tegaskan Peran Banser sebagai Pengabdian Ulama untuk Bangsa

Jelang Konbes Banser, Gus Ipul Tegaskan Peran Banser sebagai Pengabdian Ulama untuk Bangsa

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 09:48 WIB

Mensos Gus Ipul dan Kepala KSP Bahas Perkembangan Program Sekolah Rakyat

Mensos Gus Ipul dan Kepala KSP Bahas Perkembangan Program Sekolah Rakyat

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:39 WIB

Di Aceh, Ratusan Calon Siswa Terjangkau Masuk Sekolah Rakyat

Di Aceh, Ratusan Calon Siswa Terjangkau Masuk Sekolah Rakyat

News | Senin, 08 Juni 2026 | 21:40 WIB

Prabowo Minta Anggaran Dijaga Ketat Demi Sekolah Rakyat: Negara Kaya, Tapi Harus Pandai Mengelola

Prabowo Minta Anggaran Dijaga Ketat Demi Sekolah Rakyat: Negara Kaya, Tapi Harus Pandai Mengelola

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 19:17 WIB

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:12 WIB

Berjalan Sesuai Rencana, Pembangunan Fisik Sekolah Rakyat Permanen di Jambi Capai 70%

Berjalan Sesuai Rencana, Pembangunan Fisik Sekolah Rakyat Permanen di Jambi Capai 70%

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 09:47 WIB

Open House Sekolah Rakyat Jambi, Gus Ipul Tegaskan Pentingnya Data yang Akurat dan Sasaran Tepat

Open House Sekolah Rakyat Jambi, Gus Ipul Tegaskan Pentingnya Data yang Akurat dan Sasaran Tepat

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 18:28 WIB

Terkini

Penantian Tujuh Tahun Terbayar, Agung Apriliano Rebut Gelar Juara Umum 76 Ultimate Downhill

Penantian Tujuh Tahun Terbayar, Agung Apriliano Rebut Gelar Juara Umum 76 Ultimate Downhill

Sport | Senin, 02 November 2026 | 06:00 WIB

Kecelakaan Maut Truk Molen di Bekasi

Kecelakaan Maut Truk Molen di Bekasi

Foto | Senin, 02 November 2026 | 06:00 WIB

Apakah Boleh Pakai Hair Mist Setiap Hari? Ini Tips Aman Menggunakannya

Apakah Boleh Pakai Hair Mist Setiap Hari? Ini Tips Aman Menggunakannya

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 05:39 WIB

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

News | Senin, 02 November 2026 | 01:02 WIB

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:11 WIB

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:09 WIB

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:42 WIB

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 23:37 WIB

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

×