Di Aceh, Ratusan Calon Siswa Terjangkau Masuk Sekolah Rakyat

Fabiola Febrinastri, RR Ukirsari Manggalani

Senin, 08 Juni 2026 | 21:40 WIB
Di Aceh, Ratusan Calon Siswa Terjangkau Masuk Sekolah Rakyat
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) saat menghadiri Open House Sekolah Rakyat untuk Orang Tua dan Calon Siswa di Sentra Darussa’adah Aceh, Kabupaten Aceh Besar, Senin (8/6/2026). (Dok: Kemensos)

Suara.com - Kementerian Sosial bersama pemerintah daerah telah menjangkau sekitar 300 calon siswa Sekolah Rakyat di Aceh Besar dan Banda Aceh melalui kunjungan langsung ke rumah-rumah warga. Data tersebut selanjutnya akan didalami sebelum calon siswa ditetapkan secara resmi sebagai siswa Sekolah Rakyat.

Hal itu disampaikan Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) saat menghadiri Open House Sekolah Rakyat untuk Orang Tua dan Calon Siswa di Sentra Darussa’adah Aceh, Kabupaten Aceh Besar, Senin (8/6/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah dan Bupati Aceh Besar Muharram Idris.

“Alhamdulillah bersama Pak Wagub dan Bupati Aceh Besar kita bisa melakukan Open House bersama seluruh keluarga besar Sekolah Rakyat dan calon-calon siswa serta orang tua siswa di Aceh Besar ini. Kita harapkan pembelajarannya bisa berjalan lebih baik ke depan,” kata Gus Ipul.

Menurut Gus Ipul, penjangkauan siswa dilakukan bersama pemerintah daerah untuk memastikan program Sekolah Rakyat tepat sasaran bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera atau yang masuk dalam desil 1 dan 2 Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Hingga hari ini sekitar 300 calon siswa di Aceh Besar dan Banda Aceh telah berhasil dijangkau dan memenuhi kriteria.

Mensos Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan pembelajaran Sekolah Rakyat di berbagai daerah berjalan baik. (Dok: Kemensos)
Mensos Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan pembelajaran Sekolah Rakyat di berbagai daerah berjalan baik. (Dok: Kemensos)

“Nanti akan coba didalami lebih lanjut, setelah itu akan kita tetapkan sebagai siswa Sekolah Rakyat,” ujarnya.

Ia menegaskan proses penjangkauan harus berjalan bersih dan sesuai kriteria di lapangan. Program Sekolah Rakyat, kata dia, diprioritaskan bagi anak-anak dari keluarga paling tidak mampu.

“Kita harapkan dalam penjangkauan ini tidak ada titipan. Tidak ada suap-menyuap, tidak ada sogok menyogok dan KKN. Tapi benar-benar berdasarkan kriteria dan sesuai dengan kenyataan di lapangan karena ini dikhususkan bagi keluarga yang paling tidak mampu,” jelas Gus Ipul.

Secara nasional, Gus Ipul menyampaikan pembelajaran Sekolah Rakyat di berbagai daerah berjalan baik. Saat ini program tersebut tersebar di 166 titik di berbagai kabupaten dan kota di Indonesia.

“Saya bergembira karena secara umum pembelajaran Sekolah Rakyat di berbagai kabupaten dan kota di 166 titik telah berjalan dengan baik, meskipun pada awal-awal kita menemukan tantangan dan dinamika yang semuanya bisa diatasi dengan baik,” katanya.

baca juga

Sesuai arahan Presiden, pemerintah juga akan meningkatkan kapasitas penerimaan siswa baru Sekolah Rakyat secara signifikan.

“Tahun ini kita akan tingkatkan alokasi penerimaan siswa baru dari 15 ribu sebelumnya menjadi 36 ribu lebih. Tahun depan Insya Allah siswa Sekolah Rakyat seluruh Indonesia sudah mencapai lebih dari 100 ribu,” ujar Gus Ipul.

Ia menegaskan evaluasi dan perbaikan tata kelola akan terus dilakukan agar Sekolah Rakyat berjalan optimal dan mampu melahirkan lulusan terbaik sesuai harapan Presiden Prabowo Subianto.

“Ini adalah hal yang perlu kita terus lakukan evaluasi dan perbaikan tata kelola ke depan, agar lulusan-lulusan Sekolah Rakyat nanti sesuai dengan harapan Bapak Presiden menjadi lulusan yang pintar, berkarakter, dan terampil,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Ipul berdialog dengan Nuraini, orang tua Humaira, siswa Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 1 Aceh Besar. Nuraini mengaku bersyukur anaknya dapat melanjutkan pendidikan melalui Sekolah Rakyat.

“Yang penting anak saya sekolah walau pun ayah dan mamaknya tidak sekolah,” kata Nuraini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Iduladha 1447 H, Kemensos Salurkan 295 Ekor Hewan Kurban ke Berbagai Wilayah Indonesia

Iduladha 1447 H, Kemensos Salurkan 295 Ekor Hewan Kurban ke Berbagai Wilayah Indonesia

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:56 WIB

Kemensos dan Kementerian PU Targetkan 93 Sekolah Rakyat Permanen Rampung Bulan Juni

Kemensos dan Kementerian PU Targetkan 93 Sekolah Rakyat Permanen Rampung Bulan Juni

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:19 WIB

Kemensos Jaring 700 Anak Jalanan dan Putus Sekolah untuk Masuk Sekolah Rakyat

Kemensos Jaring 700 Anak Jalanan dan Putus Sekolah untuk Masuk Sekolah Rakyat

News | Senin, 18 Mei 2026 | 13:02 WIB

DWP Kemensos Gaungkan Kampanye Anti Bullying Remaja Berkarakter dan Berempati di SRMA 13 Bekasi

DWP Kemensos Gaungkan Kampanye Anti Bullying Remaja Berkarakter dan Berempati di SRMA 13 Bekasi

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:46 WIB

Kemensos Jajaki Kerja Sama Kirim Lulusan Sekolah Rakyat Bekerja di  Jepang

Kemensos Jajaki Kerja Sama Kirim Lulusan Sekolah Rakyat Bekerja di Jepang

News | Senin, 13 April 2026 | 17:00 WIB

Sinergi Kemensos dan PB Inkanas Perkuat Karakter Siswa Sekolah Rakyat

Sinergi Kemensos dan PB Inkanas Perkuat Karakter Siswa Sekolah Rakyat

News | Selasa, 14 April 2026 | 18:00 WIB

Terkini

Sinyal Keras MUI Lampung: Siap Ketuk Palu Fatwa Haram Rokok Elektrik Jika Terbukti Membahayakan

Sinyal Keras MUI Lampung: Siap Ketuk Palu Fatwa Haram Rokok Elektrik Jika Terbukti Membahayakan

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Hujan Ekstrem 349 Milimeter Guyur Cilacap, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah

Hujan Ekstrem 349 Milimeter Guyur Cilacap, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah

Jawa Tengah | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:49 WIB

Warga Dukung Pengusutan Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo, Polda Jateng Jamin Proses Transparan

Warga Dukung Pengusutan Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo, Polda Jateng Jamin Proses Transparan

Jawa Tengah | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:40 WIB

Jangan Lewatkan! ENHYPEN Rilis Jadwal Teaser Single The Sin: Parallel World

Jangan Lewatkan! ENHYPEN Rilis Jadwal Teaser Single The Sin: Parallel World

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:40 WIB

Di Balik Pahitnya Matcha, Ada Ancaman Gula Berlebih yang Bikin Tubuh Menjerit!

Di Balik Pahitnya Matcha, Ada Ancaman Gula Berlebih yang Bikin Tubuh Menjerit!

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:35 WIB

Bisnis Elektronik Nasional Hadapi Tantangan di Tengah Gejolak Ekonomi Dan Pelemahan Rupiah

Bisnis Elektronik Nasional Hadapi Tantangan di Tengah Gejolak Ekonomi Dan Pelemahan Rupiah

Bali | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:31 WIB

Putusan MA soal Ijazah Gibran, Akademisi Kasih Dua Pilihan: Mundur atau Dimakzulkan

Putusan MA soal Ijazah Gibran, Akademisi Kasih Dua Pilihan: Mundur atau Dimakzulkan

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:30 WIB

70 Tahun Jadi Bagian Sejarah Indonesia, Panasonic Gobel Rawat Memori Dan Komitmen Mitra

70 Tahun Jadi Bagian Sejarah Indonesia, Panasonic Gobel Rawat Memori Dan Komitmen Mitra

Bali | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:23 WIB

Pekalongan hingga Demak, Ancaman Rob Paksa Warga Pesisir Beradaptasi, Kerugian Capai Ratusan Triliun

Pekalongan hingga Demak, Ancaman Rob Paksa Warga Pesisir Beradaptasi, Kerugian Capai Ratusan Triliun

Jawa Tengah | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:18 WIB

Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina

Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:13 WIB

×