Pigai Minta Tambahan Rp492,9 Miliar untuk Kementerian HAM, DPR Hanya Setujui Rp224,9 Miliar

Bella, Bagaskara Isdiansyah

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:19 WIB
Pigai Minta Tambahan Rp492,9 Miliar untuk Kementerian HAM, DPR Hanya Setujui Rp224,9 Miliar
Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai meluapkan kekecewaannya di hadapan anggota DPR.
  • Menteri HAM Natalius Pigai mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp492,9 miliar untuk operasional dan gaji 500 pegawai baru.
  • Komisi XIII DPR RI menolak tambahan dana dukungan manajemen karena dinilai tidak memprioritaskan pelayanan publik bagi masyarakat.
  • DPR menyetujui tambahan anggaran Rp224,9 miliar khusus untuk program pemajuan dan penegakan HAM serta pagu indikatif kementerian.

Suara.com - Komisi XIII DPR RI memberikan respons kritis terhadap usulan tambahan anggaran tahun 2027 sebesar Rp492,9 miliar yang diajukan Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai.

Dalam rapat kerja yang digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (17/6/2026), pimpinan dan anggota komisi menyoroti komposisi anggaran yang dinilai terlalu besar untuk urusan manajemen dibandingkan pelayanan publik.

Sebelumnya, Menteri HAM Natalius Pigai menjelaskan bahwa pagu indikatif sebesar Rp728,1 miliar dari Kementerian Keuangan saat ini belum mencukupi. Ia mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp492.900.376.000 untuk menopang operasional kementerian, termasuk gaji bagi 500 pegawai baru yang telah direkrut.

"Tahun ini kami sudah rekrut 500 orang, tapi dalam pagu indikatif tidak dikasih uang oleh Kementerian Keuangan," ujar Pigai.

Ia merinci bahwa tambahan anggaran tersebut akan dibagi menjadi dua pos besar, yakni Rp224,9 miliar untuk program pemajuan dan penegakan HAM serta Rp267,9 miliar untuk dukungan manajemen, termasuk gaji dan tunjangan.

Dalam rapat tersebut, Ketua Komisi XIII DPR RI, Willy Aditya, menyayangkan mekanisme pengajuan tambahan anggaran yang dinilai mendadak di tengah rapat. Ia menyebut langkah tersebut sebagai tindakan yang "tricky".

"Kenapa baru diusulkan di dalam rapat? Gimana mau bahasnya? Kami sudah minta untuk niat baik," ujar Willy.

Meski mengapresiasi semangat pemajuan HAM, Willy memberikan keputusan tegas terkait pembagian pos anggaran tersebut. Ia menyatakan hanya akan menyetujui anggaran untuk program substantif, namun menolak tambahan untuk dukungan manajemen.

"Untuk tambahan program pemajuan dan penegakan HAM kita ACC, tapi untuk dukungan manajemen kita tidak ACC. Jadi jalan tengahnya begitu. Kita lihatkan kinerja Menteri HAM dulu, jangan setuju tapi tidak kelihatan hasilnya," tegas politikus Partai NasDem tersebut.

Rieke Diah Pitaloka Siap Temui Dimas Anggara Terkait Kiesha Alvaro.
Rieke Diah Pitaloka.

Senada dengan Willy, anggota Komisi XIII DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Rieke Diah Pitaloka, melontarkan kritik tajam. Rieke menyoroti bahwa 54,4 persen dari usulan tambahan anggaran tersebut justru dialokasikan untuk dukungan manajemen, bukan untuk fungsi inti kementerian.

"Komposisi ini belum mencerminkan prioritas fungsi inti kementerian, terutama pelayanan pengaduan HAM, perlindungan, dan pemulihan korban," kata Rieke.

Menurut Rieke, Kementerian HAM saat ini masih terjebak pada fase institution building (pembangunan institusi) dan belum berorientasi pada service delivery (pelayanan masyarakat) sebagaimana amanat Peraturan Presiden Nomor 156 Tahun 2024.

"Sebelum prioritas alokasi anggaran diperbaiki dan lebih berpihak pada fungsi substansi pelayanan HAM, usulan tambahan anggaran sebesar 492,9 miliar rupiah belum dapat kami setujui," ucapnya.

Rieke pun merekomendasikan tiga poin utama:

  1. Penajaman anggaran dengan memprioritaskan perlindungan korban dan kepatuhan HAM.
  2. Evaluasi dari Kementerian Keuangan agar porsi fungsi substantif lebih besar dibandingkan dukungan manajemen.
  3. Penyusunan peta jalan (roadmap) transformasi dari pembangunan institusi menuju pelayanan publik yang terukur bersama Bappenas.

Dalam rapat tersebut, Komisi XIII DPR akhirnya menyetujui usulan tambahan anggaran senilai Rp224.971.905.000 untuk program pemajuan dan penegakan HAM.

Komisi XIII DPR juga menyetujui pagu indikatif Kementerian HAM sebesar Rp728.129.471.000.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DJP Klaim Anggaran Pajak Indonesia Lebih Murah dari China

DJP Klaim Anggaran Pajak Indonesia Lebih Murah dari China

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 18:34 WIB

Prabowo Gelar Rapat di Hambalang, Terima Laporan soal Haji hingga Pendidikan

Prabowo Gelar Rapat di Hambalang, Terima Laporan soal Haji hingga Pendidikan

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 16:58 WIB

KPK Minta Tambah Anggaran Rp762 Miliar, Sahroni: Tanggung, Rp5 Triliun Sekalian!

KPK Minta Tambah Anggaran Rp762 Miliar, Sahroni: Tanggung, Rp5 Triliun Sekalian!

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 16:37 WIB

Sindir Polisi 'Ngumpet' di Lampu Merah, DPR Usul Dana Patroli Dihidupkan: Biar Nggak Nyetop Lagi!

Sindir Polisi 'Ngumpet' di Lampu Merah, DPR Usul Dana Patroli Dihidupkan: Biar Nggak Nyetop Lagi!

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 15:57 WIB

Berantas Terorisme hingga TPPU, PPATK Ajukan Tambahan Anggaran Rp516,4 Miliar ke DPR

Berantas Terorisme hingga TPPU, PPATK Ajukan Tambahan Anggaran Rp516,4 Miliar ke DPR

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 15:04 WIB

DPR Sepakat Anggaran Kemenkeu 2027 Capai Rp 49,8 Triliun, Ini Rinciannya

DPR Sepakat Anggaran Kemenkeu 2027 Capai Rp 49,8 Triliun, Ini Rinciannya

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 15:01 WIB

Mimpi Jadi Kenyataan! Dua Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Semringah Dapat Restu DPR

Mimpi Jadi Kenyataan! Dua Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Semringah Dapat Restu DPR

Bola | Rabu, 17 Juni 2026 | 13:05 WIB

Polri Ajukan Tambahan Anggaran Rp66,1 T untuk 2027, Difokuskan Bayar Gaji-Beli Kendaraan Listrik

Polri Ajukan Tambahan Anggaran Rp66,1 T untuk 2027, Difokuskan Bayar Gaji-Beli Kendaraan Listrik

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 12:16 WIB

Tolak Pidana LGBTQ, Koalisi Sipil: Jangan Alihkan Isu Korupsi MBG dan Rupiah!

Tolak Pidana LGBTQ, Koalisi Sipil: Jangan Alihkan Isu Korupsi MBG dan Rupiah!

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 09:50 WIB

Sampai Disorot DPR! Sahroni Desak Pria Cabuli Anjing di Penjaringan Diseret ke Meja Hijau

Sampai Disorot DPR! Sahroni Desak Pria Cabuli Anjing di Penjaringan Diseret ke Meja Hijau

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 09:33 WIB

Terkini

Siapkan Dana Pendidikan Anak Tanpa Cemas, BRI Multiguna Tawarkan Pembiayaan Fleksibel

Siapkan Dana Pendidikan Anak Tanpa Cemas, BRI Multiguna Tawarkan Pembiayaan Fleksibel

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 20:04 WIB

Kadistamhut DKI: Pungli di Pemakaman Jakarta Libatkan RT Hingga RW

Kadistamhut DKI: Pungli di Pemakaman Jakarta Libatkan RT Hingga RW

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 20:02 WIB

Jaminan Sosial PRT Dinilai Masih Lemah, UU PPRT Dikhawatirkan Hanya Jadi Aturan di Atas Kertas

Jaminan Sosial PRT Dinilai Masih Lemah, UU PPRT Dikhawatirkan Hanya Jadi Aturan di Atas Kertas

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 19:57 WIB

Sindikat Perdagangan Daging Kucing Digulung, Ratusan Anabul Berhasil Diselamatkan

Sindikat Perdagangan Daging Kucing Digulung, Ratusan Anabul Berhasil Diselamatkan

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 19:54 WIB

Rekayasa Lalu Lintas Kalibata Kamis Pagi, Hindari Jalan Ini Mulai Pukul 08.00 WIB

Rekayasa Lalu Lintas Kalibata Kamis Pagi, Hindari Jalan Ini Mulai Pukul 08.00 WIB

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 19:51 WIB

Antrean Haji 26 Tahun Masih Kelamaan, Prabowo Perintahkan Pangkas Lagi!

Antrean Haji 26 Tahun Masih Kelamaan, Prabowo Perintahkan Pangkas Lagi!

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 19:46 WIB

Dana Pribadi Prabowo untuk Urusan Negara: Indonesia Demokrasi atau Monarki?

Dana Pribadi Prabowo untuk Urusan Negara: Indonesia Demokrasi atau Monarki?

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42 WIB

Era Jokowi 'Main Halus', Zaman Prabowo 'Lebih Keras': Pakar Kuliti Bedanya

Era Jokowi 'Main Halus', Zaman Prabowo 'Lebih Keras': Pakar Kuliti Bedanya

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 19:39 WIB

Tinggalkan Ganja, BNN Bakal Sulap Petani di Aceh Jadi Pengusaha Kopi Produktif

Tinggalkan Ganja, BNN Bakal Sulap Petani di Aceh Jadi Pengusaha Kopi Produktif

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 19:31 WIB

KPK Cecar Eks Stafsus Yaqut Soal Aliran Duit USD 1 Juta ke Pansus Haji DPR

KPK Cecar Eks Stafsus Yaqut Soal Aliran Duit USD 1 Juta ke Pansus Haji DPR

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25 WIB