Klaim Rupiah Menguat dan MBG Sudah Dievaluasi, BMPAN: Tuntutan Mahasiswa Sudah Direspons

Muhamad Yasir, Tiara Rosana

Kamis, 18 Juni 2026 | 17:07 WIB
Klaim Rupiah Menguat dan MBG Sudah Dievaluasi, BMPAN: Tuntutan Mahasiswa Sudah Direspons
Salah satu SMAN di Kota Yogyakarta yang menerima MBG di DIY. [Suarajogja.id/Putu Ayu Palupi]
  • Sekretaris Jenderal BMPAN, Slamet Aryadi, menyatakan pemerintah telah merespons kritik mahasiswa terkait kondisi ekonomi dan Program MBG.
  • Langkah kebijakan moneter pemerintah berhasil memperkuat nilai tukar rupiah serta memperbaiki sentimen pasar melalui pergerakan indeks saham gabungan.
  • Pemerintah menjaga disiplin fiskal dengan menekan defisit APBN dan terus mengevaluasi tata kelola pelaksanaan program MBG.

Suara.com - Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BMPAN) menilai pemerintah telah memberikan respons terhadap berbagai kritik yang disuarakan mahasiswa dalam beberapa waktu terakhir, mulai dari persoalan ekonomi hingga pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sekretaris Jenderal BMPAN, Slamet Aryadi, mengatakan sejumlah tuntutan yang muncul dalam aksi-aksi mahasiswa sebenarnya sudah ditindaklanjuti melalui berbagai kebijakan pemerintah.

"BMPAN juga menilai bahwa berbagai tuntutan mahasiswa terkait pelemahan nilai tukar rupiah maupun implementasi Program Makan Bergizi Gratis telah mendapatkan respons yang memadai dari pemerintah," kata Slamet dalam keterangan tertulisnya, Kamis (18/6/2026).

Menurut Slamet, langkah yang ditempuh pemerintah bersama otoritas moneter dinilai berkontribusi terhadap penguatan nilai tukar rupiah dan membaiknya sentimen pasar.

"Dari sisi kebijakan moneter, langkah-langkah yang ditempuh otoritas telah berkontribusi terhadap penguatan nilai tukar rupiah dalam beberapa waktu terakhir serta mendorong perbaikan sentimen pasar yang tercermin dari pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)," ujarnya.

BMPAN juga menyoroti kondisi fiskal pemerintah yang dinilai masih terjaga.

Organisasi sayap Partai Amanat Nasional (PAN) itu menyebut pemerintah tetap berkomitmen menjaga disiplin anggaran dengan mempertahankan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di bawah batas tiga persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

"Sementara itu, dari sisi fiskal, pemerintah tetap menunjukkan komitmen terhadap disiplin anggaran dengan menjaga defisit APBN berada di bawah batas aman sebesar tiga persen PDB," ucap Slamet.

Terkait program MBG yang menjadi salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto, BMPAN menilai pemerintah juga terus melakukan evaluasi terhadap pelaksanaannya, termasuk menertibkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dianggap tidak menjalankan tugas sesuai aturan.

"Dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis, pemerintah juga terus melakukan evaluasi dan penyempurnaan tata kelola, termasuk penertiban terhadap SPPG yang tidak menjalankan tugas sesuai ketentuan," katanya.

Aksi demo mahasiswa di depan Gedung DPR RI, Senin (15/6/2026), diwarnai aksi simbolik berupa pengiriman karangan bunga berisi kritik keras terhadap DPR RI dan Prabowo-Gibran. [Suara.com/Faqih]
Aksi demo mahasiswa di depan Gedung DPR RI, Senin (15/6/2026), diwarnai aksi simbolik berupa pengiriman karangan bunga berisi kritik keras terhadap DPR RI dan Prabowo-Gibran. [Suara.com/Faqih]

Belakangan, aksi mahasiswa di sejumlah daerah menyoroti berbagai isu, mulai dari kondisi ekonomi, pelemahan rupiah, hingga efektivitas program-program pemerintah.

Namun demikian, BMPAN berpandangan pemerintah telah menunjukkan itikad untuk merespons berbagai kritik yang berkembang di ruang publik.

"Atas dasar tersebut, BMPAN berpandangan bahwa pemerintah telah menunjukkan respons yang konstruktif terhadap berbagai aspirasi dan kritik yang berkembang di masyarakat," ujar Slamet.

Karena itu, BMPAN mengajak publik melihat perkembangan ekonomi nasional secara objektif dan proporsional. Menurut mereka, kondisi ekonomi Indonesia saat ini juga dipengaruhi oleh dinamika dan ketidakpastian ekonomi global.

"Oleh karena itu, berbagai pihak diharapkan dapat mengedepankan objektivitas dalam melihat perkembangan ekonomi nasional yang saat ini juga dipengaruhi oleh dinamika dan ketidakpastian ekonomi global," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dua Kubu Massa Berhadapan di Patung Kuda, Saling Adu Argumen soal Program MBG

Dua Kubu Massa Berhadapan di Patung Kuda, Saling Adu Argumen soal Program MBG

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 16:21 WIB

Komisi X DPR Dukung Gibran Libatkan Mahasiswa dalam Kunker Pantau Program MBG

Komisi X DPR Dukung Gibran Libatkan Mahasiswa dalam Kunker Pantau Program MBG

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:40 WIB

MBG Jangan 'Makan' Hak Guru dan Beasiswa dari Anggaran Pendidikan!

MBG Jangan 'Makan' Hak Guru dan Beasiswa dari Anggaran Pendidikan!

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:24 WIB

Terkini

Ditanya Soal Aliran Uang ke Eks Menag Yaqut, Dirut Maktour: Saya Tak Berani...

Ditanya Soal Aliran Uang ke Eks Menag Yaqut, Dirut Maktour: Saya Tak Berani...

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 17:00 WIB

Curhat Korban Hanania Travel di DPR: Banyak Orang Tua Jatuh Sakit karena Gagal Berangkat Umrah

Curhat Korban Hanania Travel di DPR: Banyak Orang Tua Jatuh Sakit karena Gagal Berangkat Umrah

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 16:52 WIB

Heboh Kereta Kuda Turis Central Park New York Mengamuk, Turis India Tewas Mengenaskan

Heboh Kereta Kuda Turis Central Park New York Mengamuk, Turis India Tewas Mengenaskan

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 16:32 WIB

Dua Kubu Massa Berhadapan di Patung Kuda, Saling Adu Argumen soal Program MBG

Dua Kubu Massa Berhadapan di Patung Kuda, Saling Adu Argumen soal Program MBG

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 16:21 WIB

Korban Travel Haji Hanania Group Diperkirakan Tembus 3.000 Orang, Kerugian Capai Rp 95 Miliar

Korban Travel Haji Hanania Group Diperkirakan Tembus 3.000 Orang, Kerugian Capai Rp 95 Miliar

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 16:13 WIB

Diperiksa KPK 7 Jam! Bos Maktour Fuad Hasan Cuma Ketawa Ditanya Soal Illegal Gain Rp27,8 M

Diperiksa KPK 7 Jam! Bos Maktour Fuad Hasan Cuma Ketawa Ditanya Soal Illegal Gain Rp27,8 M

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:56 WIB

Bos Maktour Bantah Ada Transaksi untuk Dapat Kuota Haji Tambahan

Bos Maktour Bantah Ada Transaksi untuk Dapat Kuota Haji Tambahan

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:46 WIB

Komisi X DPR Dukung Gibran Libatkan Mahasiswa dalam Kunker Pantau Program MBG

Komisi X DPR Dukung Gibran Libatkan Mahasiswa dalam Kunker Pantau Program MBG

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:40 WIB

Jajaran Direksi Himbara Merapat ke Istana, Prabowo Gelar Rapat Tertutup Bahas Ekonomi

Jajaran Direksi Himbara Merapat ke Istana, Prabowo Gelar Rapat Tertutup Bahas Ekonomi

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:39 WIB

MBG Jangan 'Makan' Hak Guru dan Beasiswa dari Anggaran Pendidikan!

MBG Jangan 'Makan' Hak Guru dan Beasiswa dari Anggaran Pendidikan!

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:24 WIB