Duka Masyarakat Adat di DPR: Tanah Warisan Leluhur Hilang, Anak Buta Huruf karena HGU

Bangun Santoso, Bagaskara Isdiansyah

Senin, 22 Juni 2026 | 18:48 WIB
Duka Masyarakat Adat di DPR: Tanah Warisan Leluhur Hilang, Anak Buta Huruf karena HGU
Pansus DPR RI menerima audiensi perwakilan masyarakat adat dan DPN Knara di Komplek Parlemen, Senin (22/6/2026). (Suara.com/Bagaskara)
baca 10 detik
  • Pansus DPR RI menerima audiensi perwakilan masyarakat adat dan DPN Knara di Komplek Parlemen, Senin (22/6/2026).
  • Masyarakat melaporkan sengketa lahan berkepanjangan dengan korporasi yang mengakibatkan hilangnya hak tanah serta kesulitan akses pendidikan warga.
  • Pansus DPR RI berkomitmen mengidentifikasi dan mensinkronkan seluruh permasalahan agraria tersebut untuk mencari solusi kebijakan yang lebih tegas.

Suara.com - Tim Panitia Khusus (Pansus) Penyelesaian Konflik Agraria DPR RI menerima audiensi dari perwakilan Dewan Pengurus Nasional Koalisi Nasional Reforma Agraria (DPN Knara) bersama sejumlah masyarakat adat di Ruang Abdul Muis, Gedung Nusantara, Komplek Parlemen, Senayan, Senin (22/6/2026).

Dalam pertemuan tersebut, para perwakilan masyarakat menyampaikan keluhan mendalam terkait sengketa lahan yang melibatkan masyarakat adat dengan pihak korporasi.

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa dan Cucun Ahmad Syamsurijal. Turut hadir Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto, serta sejumlah Wakil Ketua Komisi lainnya seperti Alex Indra Lukman dan Abdul Kharis Almasyhari.

"Tentu yang pertama ucapan terima kasih ini kepada Bapak, Ibu, ini dari Dewan Pengurus Nasional Koalisi Nasional Reforma Agraria. Ini yang koordinator lapangannya ada Ibu Wahidah Baharudin ya, dan Septian, Patih ada ya, dan yang lain-lainnya yang hadir pada kesempatan ini. Nah, tentu kami dari DPR ingin mendengarkan," kata Saan.

Kemudian mereka yang hadir bergiliran menyampaikan aspirasinya. Salah satu keluhan datang dari Ketua Adat Dusun Tanah Menang, Desa Bungku, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari, Jambi.

Ia memaparkan bahwa wilayah perkampungan Suku Anak Dalam yang sudah ada sejak sebelum zaman penjajahan kini terancam habis akibat penerbitan Hak Guna Usaha (HGU).

"Jadi dusun perkampungan saya itu mulai sebelum zaman Belanda, dusun perkampungan saya sudah ada. Dusun perkampungan sayo itu Belanda melewatkan jalan pipa dari Palembang sampai ke Plaju itu mengakui, surat Belandanya mengakui betul dusun perkampungan Suku Anak Dalam," ungkapnya.

Kondisi berubah drastis saat izin HGU terbit di wilayah tersebut pada medio 1980-an.

"Sehingga terbitnya HGU pada tahun 86-87, dusun perkampungan saya habis. Habis digusur, dimusnahkan karena terbitnya izin perizinan HGU tersebut," katanya.

baca juga

Akibat konflik yang berkepanjangan, masyarakat adat mengalami kesulitan ekonomi dan akses pendidikan. Ia berharap DPR dapat mengambil kebijakan tegas untuk mengembalikan hak mereka.

"Jadi sayo harapan dengan Bapak DPR agar segera mengembalikan yang namanya hak, hak adat dan hak waris dan tanah adat sayo yang saya miliki dari zaman leluhur nenek moyang saya, dulu sampai sekarang saya masih tetap bertahan di situ. Masih tetap bertahan sehinggo putusnyo anak sekolah, 85 persen keluarga besar saya buta huruf, Pak, buta huruf. Tidak bisa tulis baca," ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa wilayahnya hanya seluas 1.295 hektar dan meminta keberpihakan wakil rakyat.

"Dusun saya itu sudah ada luasnya Pak, cuma 1.295 hektar, khususnya Dusun Tanah Menang, Desa Bungku, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi. Saya sebagai ketua adat. Jadi saya berharap dengan Bapak DPR sebagai Dewan Perwakilan Rakyat, ini bisa mengambil suatu kebijakan yang tegas," tambahnya.

Kisah serupa disampaikan oleh perwakilan petani dari Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan.

Ia menceritakan konflik agraria yang tak kunjung usai dengan korporasi PT Laju Perdana Indah (LPI).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengapa Pengetahuan Masyarakat Adat Penting untuk Mengatasi Krisis Iklim?

Mengapa Pengetahuan Masyarakat Adat Penting untuk Mengatasi Krisis Iklim?

Lifestyle | Minggu, 21 Juni 2026 | 08:15 WIB

RM Cempaka Sari: Oase Kuliner Minang di Jambi yang Menjaga Keaslian Resep Turun-Temurun

RM Cempaka Sari: Oase Kuliner Minang di Jambi yang Menjaga Keaslian Resep Turun-Temurun

Your Say | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:23 WIB

Menikmati Sensasi Bebek Bumbu Hitam Artomoro Jambi, Super Lembut dan Gurih

Menikmati Sensasi Bebek Bumbu Hitam Artomoro Jambi, Super Lembut dan Gurih

Your Say | Kamis, 18 Juni 2026 | 10:02 WIB

Daging Empuk hingga Ceker Lumer: Mengintip Menu Andalan di Sate Padang Doni

Daging Empuk hingga Ceker Lumer: Mengintip Menu Andalan di Sate Padang Doni

Your Say | Sabtu, 13 Juni 2026 | 07:55 WIB

Kopitiam Murni 99, Spot Kuliner 24 Jam di Jambi dengan Cita Rasa Autentik

Kopitiam Murni 99, Spot Kuliner 24 Jam di Jambi dengan Cita Rasa Autentik

Your Say | Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30 WIB

Spot Nongkrong Paling Estetik di Jambi, Serasa Berada di Film Hong Kong Era 80-an!

Spot Nongkrong Paling Estetik di Jambi, Serasa Berada di Film Hong Kong Era 80-an!

Your Say | Kamis, 11 Juni 2026 | 11:26 WIB

Open House Sekolah Rakyat Jambi, Gus Ipul Tegaskan Pentingnya Data yang Akurat dan Sasaran Tepat

Open House Sekolah Rakyat Jambi, Gus Ipul Tegaskan Pentingnya Data yang Akurat dan Sasaran Tepat

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 18:28 WIB

Terkini

Melebarnya Garis Penyidikan KPK di ATR/BPN, Dari Summarecon ke Kota Baru Parahyangan

Melebarnya Garis Penyidikan KPK di ATR/BPN, Dari Summarecon ke Kota Baru Parahyangan

Jabar | Jum'at, 06 November 2026 | 20:43 WIB

Tuan Rumah JCWF & Munas DPP PUTRI 2026, Loman Park Hotel Dorong Sinergi Wellness-Pariwisata

Tuan Rumah JCWF & Munas DPP PUTRI 2026, Loman Park Hotel Dorong Sinergi Wellness-Pariwisata

Jogja | Jum'at, 06 November 2026 | 20:42 WIB

Isu Ketum Parpol Terlibat Penyadapan Presiden, Abduh PKB: Polri Jangan Ragu Tindak Tegas

Isu Ketum Parpol Terlibat Penyadapan Presiden, Abduh PKB: Polri Jangan Ragu Tindak Tegas

News | Jum'at, 06 November 2026 | 20:39 WIB

175 Ribu Ton Makanan Terbuang di Jakarta, Padahal 30 Persen Masih Bisa Diselamatkan

175 Ribu Ton Makanan Terbuang di Jakarta, Padahal 30 Persen Masih Bisa Diselamatkan

News | Jum'at, 06 November 2026 | 20:35 WIB

Kantor PT Dua Delapan Resources Milik Arif Kurniawan Digeruduk Jaksa Terkait Korupsi Nikel

Kantor PT Dua Delapan Resources Milik Arif Kurniawan Digeruduk Jaksa Terkait Korupsi Nikel

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 20:33 WIB

Jadi Lembaga Rawan Korupsi, BGN Rekrut Dua Mantan Pejabat KPK

Jadi Lembaga Rawan Korupsi, BGN Rekrut Dua Mantan Pejabat KPK

News | Jum'at, 06 November 2026 | 20:33 WIB

Adu Taktik Jelang El Clasico Persija vs Persebaya: Tavares Siapkan Cara Khusus Jinakkan Strategi STY

Adu Taktik Jelang El Clasico Persija vs Persebaya: Tavares Siapkan Cara Khusus Jinakkan Strategi STY

Bola | Jum'at, 06 November 2026 | 20:29 WIB

Tindak Lanjuti Arahan Pimpinan DPR, Andre Rosiade Pantau Penyelesaian Masalah LRT City

Tindak Lanjuti Arahan Pimpinan DPR, Andre Rosiade Pantau Penyelesaian Masalah LRT City

News | Jum'at, 06 November 2026 | 20:27 WIB

Desember Jani, Film tentang Konflik Ibu dan Anak yang Berawal dari Kepergian Sang Kakak

Desember Jani, Film tentang Konflik Ibu dan Anak yang Berawal dari Kepergian Sang Kakak

Entertainment | Jum'at, 06 November 2026 | 20:24 WIB

Pengamat: Ada Motif Saling Sandera Prabowo-Jokowi di Balik Kasus Penyadapan

Pengamat: Ada Motif Saling Sandera Prabowo-Jokowi di Balik Kasus Penyadapan

News | Jum'at, 06 November 2026 | 20:20 WIB

×