Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa

Muhamad Yasir

Senin, 22 Juni 2026 | 20:21 WIB
Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa
Aparat kepolisian melerai massa yang sempat saling mendorong dengan anggota polisi dalam unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Senin (22/6/2026). [Suara.com/Cornelius Juan Prawira]
baca 10 detik
  • Pengurus Besar PMII menggelar unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR RI pada Senin, 22 Juni 2026.
  • Aksi unjuk rasa tersebut diwarnai kericuhan serta saling dorong antara mahasiswa dan aparat kepolisian setempat.
  • Kericuhan terjadi karena massa membakar ban sebagai simbol protes, sehingga memicu ketegangan dan beberapa peserta terluka.

Suara.com - Aksi unjuk rasa Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) di depan Gedung DPR/MPR RI, Senin (22/6/2026), berujung ricuh setelah terjadi aksi saling dorong antara massa dan aparat kepolisian.

Kericuhan bermula ketika massa aksi membakar ban serta tandu jenazah yang mereka bawa dalam demonstrasi. Aksi tersebut kemudian memicu ketegangan di sekitar lokasi.

Seorang mahasiswi PB PMII yang berorasi dari mobil komando menyebut aksi pembakaran itu sebagai simbol kekecewaan terhadap pemerintah.

“Kobaran api ini merefleksikan telah matinya hati nurani pemerintah,” teriak orator kepada massa.

Situasi mulai memanas ketika sejumlah peserta aksi menghadang arus lalu lintas di Jalan Gatot Subroto, tepat di depan kompleks DPR/MPR RI. Aparat kepolisian yang berjaga kemudian mencoba menertibkan kondisi tersebut.

Berdasar pantauan Suara.com, aparat memadamkan ban dan tandu yang sebelumnya dibakar di tengah lokasi aksi. Namun, upaya itu memicu aksi saling dorong antara massa dan petugas keamanan.

Dalam kericuhan tersebut, sejumlah benda seperti botol plastik, tongkat bambu, hingga barang berbahan plastik lainnya terlihat dilemparkan ke arah aparat.

Di sisi kanan gerbang gedung, massa juga sempat kembali membakar kardus dan sejumlah barang lainnya sebelum kembali dipadamkan polisi.

Massa aksi PB PMII membakar ban dan tandu jenazah yang dibawa dalam unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Senin (22/6/2026). [Suara.com/Cornelius Juan Prawira]
Massa aksi PB PMII membakar ban dan tandu jenazah yang dibawa dalam unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Senin (22/6/2026). [Suara.com/Cornelius Juan Prawira]

Tak berhenti di situ, massa kembali berusaha menyalakan api dari ban, kardus, kayu, dan tandu yang sebelumnya telah dipadamkan. Situasi pun kembali memanas dengan aksi dorong-mendorong dan pelemparan barang.

baca juga

Aparat kepolisian kembali melakukan pemadaman, yang memicu adu mulut dengan massa. Sejumlah peserta aksi disebut mengalami luka ringan dalam proses tersebut.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold E.P Hutagalung bersama sejumlah aparat kemudian berdialog dengan massa yang menyampaikan keberatan atas tindakan pemadaman api.

Massa menilai pembakaran tersebut merupakan bagian dari ekspresi protes dan simbol kemarahan terhadap pemerintah. Sementara itu, rangkaian orasi sempat tertunda sekitar setengah jam akibat situasi yang berulang kali memanas.

Setelah kondisi mulai mereda, kedua pihak berusaha menenangkan diri. Orator dari atas mobil komando kembali menyuarakan protes dan menilai tindakan aparat dalam memadamkan api sebagai tindakan berlebihan.

Sejumlah massa maupun aparat juga dilaporkan sempat terpapar serbuk dari alat pemadam.

Sekitar pukul 18.00 WIB, sebagian besar massa akhirnya membubarkan diri dari kawasan depan Gedung DPR/MPR RI.

Reporter: Cornelius Juan Prawira

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam

DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:07 WIB

Mahasiswa Kembali Geruduk DPR, Tuntut Evaluasi Total Kabinet Merah Putih

Mahasiswa Kembali Geruduk DPR, Tuntut Evaluasi Total Kabinet Merah Putih

News | Senin, 22 Juni 2026 | 17:41 WIB

Polisi Siagakan 3.761 Personel Gabungan untuk Amankan Aksi di Monas dan Gedung DPR

Polisi Siagakan 3.761 Personel Gabungan untuk Amankan Aksi di Monas dan Gedung DPR

News | Senin, 22 Juni 2026 | 11:50 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×