Kronologi BEM FH UBK Diinterogasi, Diduga Terima Uang Usai Bertemu Wapres Gibran

M Nurhadi

Selasa, 23 Juni 2026 | 08:05 WIB
Kronologi BEM FH UBK Diinterogasi, Diduga Terima Uang Usai Bertemu Wapres Gibran
Viral video perwakilan BEM UBK diinterogasi massa usai dugaan temuan terima uang setelah bertemu Wapres [Ist]
baca 10 detik
  • BEM FH UBK diduga menerima uang setelah menghadiri audiensi dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Jakarta.
  • Mahasiswa menuntut klarifikasi dan pertanggungjawaban pengurus BEM FH UBK atas dugaan penerimaan dana setelah pertemuan di istana.
  • Informasi mengenai nominal dana yang diterima masih simpang siur serta menuai berbagai spekulasi di media sosial.

Suara.com - Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Bung Karno (BEM FH UBK) mendadak menjadi pusat perhatian dan buah bibir warganet setelah diterpa isu miring.

Salah seorang mahasiswanya diduga menerima sejumlah uang setelah menghadiri agenda mediasi dengan Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, beberapa waktu lalu.

Buntut dari beredarnya kabar tersebut, jajaran pengurus BEM FH UBK langsung dituntut untuk memberikan klarifikasi serta pertanggungjawaban, baik oleh pihak birokrasi kampus maupun dari masa mahasiswa UBK sendiri.

Langkah ini didesak guna memulihkan serta membersihkan nama baik institusi universitas yang dinilai ikut tercoreng. Proses interogasi dan konfrontasi yang dilakukan oleh sesama mahasiswa UBK terhadap pengurus BEM tersebut bahkan sempat disiarkan secara langsung (live) melalui platform digital TikTok.

“Saya ngaku salah dan mohon maaf kepada kalian semua,” tutur Ketua BEM FH UBK, Abdi Maludin, dalam potongan video yang beredar.

“Langkah apa yang akan kamu pertanggungjawabkan untuk balikin nama UBK?” cecar salah satu mahasiswa penanya dalam forum klarifikasi tersebut.

Dalam sesi penyampaian pengakuan secara personal, sejumlah pengurus memaparkan bahwa mereka mendapatkan kantong dana dengan nominal berkisar antara Rp1,5 juta hingga Rp2 juta per individu.

Saat menghadiri undangan audiensi dengan Wapres Gibran, Abdi Maludin diketahui tidak datang sendirian, melainkan didampingi oleh rombongan delegasi mahasiswa lain yang berjumlah 15 orang.

Informasi Simpang Siur dan Spekulasi Nilai Fantastis di Media Sosial

baca juga

Meskipun pengakuan dari internal pengurus telah mencuat, kebenaran substantif dari informasi ini dinilai masih simpang siur dan belum dapat dipastikan secara mutlak. Hal ini dikarenakan pernyataan serta pengakuan yang dilontarkan oleh pengurus BEM FH UBK tersebut diduga kuat berada di bawah tekanan situasi interogasi massal.

Selain itu, beredar pula kabar burung yang menyebutkan bahwa distribusi kucuran dana tersebut mengalir ke figur mahasiswa yang berbeda-beda dengan skema yang tidak seragam.

Di sisi lain, jagat media sosial X (yang sebelumnya bernama Twitter) turut didera kegaduhan serupa terkait polemik ini. Salah satu akun informan publik, @txtda***en, mengunggah narasi yang jauh lebih mengejutkan dengan menyebut angka yang lebih fantastis.

Akun tersebut mengeklaim bahwa kelompok mahasiswa yang diundang masuk ke istana tersebut diduga menerima dana suap terorganisasi hingga menyentuh angka Rp300 juta pasca-pertemuan dengan Wapres Gibran.

“Masih ingat mahasiswa yg di ajak gibran masuk ke istana? Ternyata mereka menerima suap pas ketemu gibran sebesar 300 juta. Bayangin banyaknya relawan yg nunggu berjam-jam menunggu hasil rapat mereka dengan wapres, tapi ternyata semuanya udah di setting. Malam ini (Selasa, 23 Juni) mereka lagi di introgasi oleh mahasiswa UBK,” tulis akun tersebut dalam unggahannya.

Tidak berhenti di situ, opini publik di media sosial semakin liar setelah beberapa netizen melontarkan spekulasi lain yang menyeret keterlibatan institusi penegak hukum.

“Ternyata perwakilan BEM UBK kemarin, yang nemuin Gibran dibayar polisi guis, sekali lagi dibayar polisi dan beberapa mahasiswa menuntut dia untuk di ‘DO’ (Drop Out). Idealisme terlalu murah,” tuding akun @H*****.

Kronologi Awal Pertemuan di Istana Wakil Presiden

Jika ditarik ke belakang, kasus ini bermula dari agenda resmi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang bersedia menyambut dan menerima 15 perwakilan elemen mahasiswa yang tengah menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, pada Senin (15/6).

Para mahasiswa yang ikut serta dalam forum audiensi resmi tersebut merupakan perwakilan dari aliansi beberapa universitas, termasuk Universitas Bung Karno (UBK), Universitas Terbuka, serta Universitas MH Thamrin.

Agenda pertemuan krusial tersebut dilangsungkan di dalam kompleks Istana Wakil Presiden, yang posisinya berada tidak jauh dari koordinat konsentrasi massa aksi di lapangan.

Berdasarkan dinamika di lapangan pada hari H sekitar pukul 17.25 WIB, salah seorang koordinator lapangan mengumumkan di hadapan massa bahwa delegasi mereka mendapatkan undangan langsung secara terhormat untuk masuk dan berdialog dengan Wapres Gibran.

Merespon sinyal positif tersebut, tim delegasi langsung bergerak menuju Istana Wakil Presiden guna menyampaikan draf aspirasi.

Hingga saat ini, belum dapat dipastikan informasi resmi perihal kabar ini. Redaksi menantikan keterangan resmi baik dari pihak Universitas, BEM, mahasiswa maupun perwakilan Wakil Presiden.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Naik Motor Listrik, Gibran Blusukan ke Agats Asmat Pantau Program Prioritas

Naik Motor Listrik, Gibran Blusukan ke Agats Asmat Pantau Program Prioritas

Video | Senin, 22 Juni 2026 | 18:30 WIB

PKB Heran Jokowi Mendadak Lempar Wacana Prabowo-Gibran 2 Periode: Kemajon!

PKB Heran Jokowi Mendadak Lempar Wacana Prabowo-Gibran 2 Periode: Kemajon!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 17:00 WIB

Fokus Urus Perut Rakyat, AHY Ingatkan 2029 Masih Lama Saat Ditanya Isu Prabowo-Gibran 2 Periode

Fokus Urus Perut Rakyat, AHY Ingatkan 2029 Masih Lama Saat Ditanya Isu Prabowo-Gibran 2 Periode

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:09 WIB

Bos Blueray Cargo Dituntut 3 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Pejabat Bea Cukai

Bos Blueray Cargo Dituntut 3 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Pejabat Bea Cukai

News | Senin, 22 Juni 2026 | 12:15 WIB

Pengamat Sebut Masa Depan Politik Gibran Sangat Bergantung pada Pengaruh Jokowi

Pengamat Sebut Masa Depan Politik Gibran Sangat Bergantung pada Pengaruh Jokowi

News | Senin, 22 Juni 2026 | 11:56 WIB

Kunjungan Gibran ke Asmat, Pantau Museum hingga Pembangunan Gereja

Kunjungan Gibran ke Asmat, Pantau Museum hingga Pembangunan Gereja

Foto | Senin, 22 Juni 2026 | 07:00 WIB

Terkini

Kans Eks Ketum PSSI-nya Jepang Gantikan Gianni  Infantino sebagai Presiden FIFA

Kans Eks Ketum PSSI-nya Jepang Gantikan Gianni Infantino sebagai Presiden FIFA

Bola | Jum'at, 06 November 2026 | 18:25 WIB

4 Smart TV 4K 50 Inci dengan Visual Super Jernih dan Termurah untuk Ruang Keluarga

4 Smart TV 4K 50 Inci dengan Visual Super Jernih dan Termurah untuk Ruang Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 18:23 WIB

The Enchanted Garden 2: Petualangan Seru Menyelamatkan Kebun Ajaib!

The Enchanted Garden 2: Petualangan Seru Menyelamatkan Kebun Ajaib!

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 18:15 WIB

KAI Tertibkan 47.537 Meter Persegi Aset di Kawasan Rawan Kampung Bahari

KAI Tertibkan 47.537 Meter Persegi Aset di Kawasan Rawan Kampung Bahari

News | Jum'at, 06 November 2026 | 18:13 WIB

Soal Isu Ketum Partai Terlibat Sadap Presiden, Golkar Kaitkan Kasus Lama: Ujungnya Hoaks!

Soal Isu Ketum Partai Terlibat Sadap Presiden, Golkar Kaitkan Kasus Lama: Ujungnya Hoaks!

News | Jum'at, 06 November 2026 | 18:13 WIB

Belajar dari Ubud, I Made Gunarta Dorong Ekosistem Wellness di JCWF 2026

Belajar dari Ubud, I Made Gunarta Dorong Ekosistem Wellness di JCWF 2026

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 18:12 WIB

Pembalap Muda Astra Honda Siap Bertarung di Seri Penutup Moto4 Asia Cup Qatar

Pembalap Muda Astra Honda Siap Bertarung di Seri Penutup Moto4 Asia Cup Qatar

Otomotif | Jum'at, 06 November 2026 | 18:10 WIB

Resmi Mulai Bertugas, 11 Dubes Baru Serahkan Surat Kepercayaan kepada Presiden Prabowo

Resmi Mulai Bertugas, 11 Dubes Baru Serahkan Surat Kepercayaan kepada Presiden Prabowo

News | Jum'at, 06 November 2026 | 18:05 WIB

Selamat Kevin Diks! Istri Melahirkan Anak Kedua, Pelatih Gladbach: Dia Kurang Tidur

Selamat Kevin Diks! Istri Melahirkan Anak Kedua, Pelatih Gladbach: Dia Kurang Tidur

Bola | Jum'at, 06 November 2026 | 18:02 WIB

Siap-siap, Harga Pangan Melonjak di Awal 2027 Karena Rupiah Semakin Tak Berharga

Siap-siap, Harga Pangan Melonjak di Awal 2027 Karena Rupiah Semakin Tak Berharga

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 17:59 WIB

×