274 BUMN Sudah Dipangkas, Pemerintah Bongkar Ratusan Perusahaan Pelat Merah

Mohammad Fadil Djailani

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 13:57 WIB
274 BUMN Sudah Dipangkas, Pemerintah Bongkar Ratusan Perusahaan Pelat Merah
Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria memastikan, restrukturisasi BUMN karya tetap jalan meski rupiah melemah. [Suara.com/Achmad Fauzi].
baca 10 detik
  • 274 BUMN sudah ditata hingga Juli 2026.
  • 652 perusahaan ditargetkan hilang, tersisa 250 BUMN.
  • Pupuk Indonesia cetak laba Rp6,1 triliun dan mulai ekspor pupuk.

Suara.com - Pemerintah terus merombak besar-besaran struktur badan usaha milik negara (BUMN). Hingga 31 Juli 2026, sebanyak 274 perusahaan pelat merah telah ditata melalui program streamlining.

Langkah tersebut menjadi sinyal bahwa struktur BUMN selama ini dinilai terlalu gemuk dan membutuhkan perampingan agar pengelolaannya lebih efisien.

Kepala Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN) Dony Oskaria mengungkapkan, jumlah perusahaan yang akan disederhanakan masih jauh lebih besar. Pemerintah menargetkan 652 perusahaan akan dihilangkan, sehingga jumlah BUMN nantinya hanya tersisa sekitar 250 perusahaan.

“Kami laporkan sebelumnya bagaimana kami melakukan streamlining. Nah, hasilnya sekarang sudah 274 perusahaan yang kita lakukan streamlining. Kurang lebih nanti total yang akan kita selesaikan itu 652 perusahaan yang akan hilang. Sehingga nanti kita hanya akan punya 250 perusahaan,” ujar Dony menukil Antara, Sabtu (8/8/2026).

Target tersebut menunjukkan skala restrukturisasi yang tidak kecil. Ratusan perusahaan pelat merah harus digabung, ditata, atau dihapus dari struktur BUMN dalam upaya memangkas kerumitan pengelolaan perusahaan negara.

Persoalan yang muncul adalah besarnya struktur BUMN sebelumnya justru membuat pemerintah harus melakukan perombakan secara masif. Streamlining kini menjadi salah satu agenda utama transformasi BUMN bersama Danantara.

Dony mengatakan percepatan program tersebut terus dibahas melalui pertemuan yang membahas perkembangan transformasi di lingkungan BUMN.

Meski demikian, pemerintah juga mulai menunjukkan hasil positif dari proses transformasi tersebut. Salah satunya terlihat dari kinerja Pupuk Indonesia yang membukukan laba Rp6,1 triliun sepanjang enam bulan pertama 2026.

Strategi bisnis Pupuk Indonesia juga diarahkan untuk meningkatkan kapasitas produksi sekaligus memperluas pasar ekspor.

baca juga

“Sekarang kita sudah membangun 8, memperbaiki 8 pabrik pupuk kita. Dan kita sudah mulai ekspor pupuk kita, bulan lalu ekspor perdana kita ke Australia. Jadi kita sudah menjadi eksportir pupuk sekarang,” kata Dony.

Namun, capaian tersebut tidak menghapus tantangan utama restrukturisasi BUMN. Pemerintah masih harus memastikan proses penggabungan dan penghapusan ratusan perusahaan tidak sekadar mengubah struktur organisasi, tetapi benar-benar meningkatkan efisiensi dan mengurangi beban pengelolaan perusahaan negara.

Dengan target 652 perusahaan hilang dan hanya menyisakan sekitar 250 perusahaan, transformasi BUMN menjadi salah satu restrukturisasi terbesar terhadap korporasi pelat merah dalam beberapa tahun terakhir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BUMN RI Ramai-Ramai Mulai Gunakan AI, Bisnis Customer Engagement Makin Diburu

BUMN RI Ramai-Ramai Mulai Gunakan AI, Bisnis Customer Engagement Makin Diburu

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:29 WIB

Hutama Karya Raih 3 Gold Bintang 4, Program Sosial hingga Lingkungan Jadi Sorotan

Hutama Karya Raih 3 Gold Bintang 4, Program Sosial hingga Lingkungan Jadi Sorotan

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:27 WIB

Bisnis Karet BUMN Berubah Total, Kini Andalkan Riset dan Nilai Tambah

Bisnis Karet BUMN Berubah Total, Kini Andalkan Riset dan Nilai Tambah

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 20:20 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×