Pasien JKN Rasakan Manfaat Radioterapi Canggih, Pelayanan Cepat dan Akses Semakin Mudah

Fabiola Febrinastri, Tantri Amela Iskandar

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:42 WIB
Pasien JKN Rasakan Manfaat Radioterapi Canggih, Pelayanan Cepat dan Akses Semakin Mudah
Nurida salah satu pengguna BPJS Kesehatan saat ditemui, Jumat (29/05). (Dok: BPJS Kesehatan)

Suara.com - Perkembangan layanan kesehatan, khususnya dalam penanganan kanker, terus menunjukkan kemajuan signifikan. Salah satunya melalui layanan radioterapi modern yang kini tersedia di RS PKU Muhammadiyah Gamping. Didukung teknologi terkini serta pembiayaan melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), layanan ini semakin mudah diakses masyarakat.

Layanan radioterapi di RS PKU Muhammadiyah Gamping sendiri mulai beroperasi sejak Desember 2025. Dalam penanganannya, pasien menjalani tahapan yang sistematis mulai dari diagnosis, simulasi, perencanaan dosis, hingga terapi penyinaran yang dilakukan secara presisi.

Rumah sakit tersebut juga telah menggunakan teknologi Linear Accelerator (LINAC) Halcyon yang memungkinkan proses penyinaran berlangsung lebih akurat dengan waktu terapi yang relatif singkat, sekaligus meminimalkan paparan radiasi pada jaringan sehat di sekitar area kanker.

Manfaat layanan tersebut dirasakan langsung oleh Nurida (35), seorang ibu rumah tangga yang tengah menjalani pengobatan kanker rektum usus besar sejak akhir 2024.

Sebagai peserta JKN dari segmen Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK), Nurida mengaku sangat terbantu dalam menjalani pengobatan yang membutuhkan biaya besar tersebut. Hingga saat ini, ia telah menjalani tujuh kali sesi radioterapi dari total sekitar 30 sesi yang direncanakan.

Dalam seminggu, terapi dilakukan lima kali mulai Senin hingga Jumat, dengan estimasi total pengobatan selama enam hingga tujuh minggu.

"Saya sangat terbantu karena dijamin oleh BPJS Kesehatan. Biayanya juga lumayan besar, dan saya benar-benar terbantu dengan adanya Program JKN itu," ujar Nurida saat ditemui, Jumat (29/05).

Ia juga mengapresiasi pelayanan yang diterimanya selama menjalani pengobatan di RS PKU Muhammadiyah Gamping.

"Sangat senang dan terbantu. Perawat baik, pelayanannya cepat, dokter juga sangat membantu dan profesional sekali. Sangat bagus pelayanannya," katanya.

baca juga

Menurut Nurida, keberadaan layanan radioterapi modern menjadi hal penting bagi masyarakat, terutama bagi pasien kanker yang membutuhkan penanganan jangka panjang.

"Radioterapi sangat penting bagi masyarakat. Sekarang pengobatan sudah pakai alat canggih, apalagi kalau bisa diakses lebih banyak masyarakat, tentu ini hal yang positif sekali," ungkapnya.

Ia menjelaskan, setiap sesi radioterapi yang dijalaninya hanya membutuhkan waktu sekitar lima hingga sepuluh menit sehingga tidak terlalu mengganggu aktivitas sehari-hari.

"Sekali sesi sinar radioterapi hanya sekitar 5 sampai 10 menit. Program JKN juga bisa diakses dengan mudah dan cepat. Pelayanannya sangat bagus," ucapnya.

Nurida mengajak masyarakat untuk segera memanfaatkan Program JKN karena dinilainya sangat membantu, terutama bagi pasien dengan penyakit yang membutuhkan biaya pengobatan besar dan berkelanjutan.

"Masyarakat sebaiknya segera pakai JKN. Karena alurnya mudah dan cepat. Semoga semakin banyak masyarakat yang terbantu," ujarnya. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Israel Laporkan Kasus Suspek Ebola Kedua, Pasien Baru Pulang dari Kongo

Israel Laporkan Kasus Suspek Ebola Kedua, Pasien Baru Pulang dari Kongo

News | Senin, 22 Juni 2026 | 10:01 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

PKSS Targetkan Standar Pelayan Pekerjanya

PKSS Targetkan Standar Pelayan Pekerjanya

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 08:05 WIB

Penderita Fatty Liver Rasakan Manfaat Antrean Online Mobile JKN Saat Berobat

Penderita Fatty Liver Rasakan Manfaat Antrean Online Mobile JKN Saat Berobat

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 21:04 WIB

Registrasi Ulang Pelat Kendaraan: Pelayanan Publik atau Beban Administratif?

Registrasi Ulang Pelat Kendaraan: Pelayanan Publik atau Beban Administratif?

Your Say | Minggu, 14 Juni 2026 | 12:00 WIB

Program JKN Bantu Dede Jalani Operasi Kista Ganglion

Program JKN Bantu Dede Jalani Operasi Kista Ganglion

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:34 WIB

Terkini

KPK Dalami Peran PT Infinity di Kasus Suap Impor Bea Cukai, Diduga Serupa Blueray Cargo

KPK Dalami Peran PT Infinity di Kasus Suap Impor Bea Cukai, Diduga Serupa Blueray Cargo

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:40 WIB

Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara

Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:40 WIB

Bongkar Jejak Sadis Taufik Hidayat! Inafis Sita Bukti dari TKP Penyekapan 3 Tahun YTR di Kontrakan

Bongkar Jejak Sadis Taufik Hidayat! Inafis Sita Bukti dari TKP Penyekapan 3 Tahun YTR di Kontrakan

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:35 WIB

Pengerahan Siswa untuk Dukung MBG Dinilai Keliru, Bisa Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Pengerahan Siswa untuk Dukung MBG Dinilai Keliru, Bisa Jadi Bumerang bagi Pemerintah

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:32 WIB

Kasus Penyekapan di Bandung, Komnas Perempuan Sebut Ada Kekerasan Berbasis Gender yang Ekstrem

Kasus Penyekapan di Bandung, Komnas Perempuan Sebut Ada Kekerasan Berbasis Gender yang Ekstrem

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:16 WIB

Ketua BEM FH UBK Akui Terima Uang untuk Geser Aksi dari Istana

Ketua BEM FH UBK Akui Terima Uang untuk Geser Aksi dari Istana

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:01 WIB

Program Imunisasi Nasional Kekurangan Dana Rp 1 Triliun Akibat Pemotongan Anggaran

Program Imunisasi Nasional Kekurangan Dana Rp 1 Triliun Akibat Pemotongan Anggaran

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:58 WIB

Dasco Soal Said Iqbal Jadi Penasihat Prabowo: Bukan Lemahkan KSPI, Justru Tambah Keras ke Pemerintah

Dasco Soal Said Iqbal Jadi Penasihat Prabowo: Bukan Lemahkan KSPI, Justru Tambah Keras ke Pemerintah

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:49 WIB

Buntut Konflik dengan Ruben Onsu, Sarwendah Datangi Komnas Perempuan dan Buka Suara

Buntut Konflik dengan Ruben Onsu, Sarwendah Datangi Komnas Perempuan dan Buka Suara

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:39 WIB

PSI Lempar Isu Prabowo-Gibran 2 Periode, PDIP Beri Sindiran Pedas: Emang Pak Prabowo Mau?

PSI Lempar Isu Prabowo-Gibran 2 Periode, PDIP Beri Sindiran Pedas: Emang Pak Prabowo Mau?

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:19 WIB