Kabar Gembira bagi Driver Ojol! Gojek-Grab Turunkan Potongan Jadi 8 Persen Mulai 1 Juli

Muhamad Yasir, Bagaskara Isdiansyah

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:51 WIB
Kabar Gembira bagi Driver Ojol! Gojek-Grab Turunkan Potongan Jadi 8 Persen Mulai 1 Juli
Pengemudi ojek online menunggu penumpang di seberang Stasiun Palmerah, Jakarta, Senin (11/5/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Gojek dan Grab Indonesia akan menurunkan potongan komisi layanan ojek online menjadi 8 persen mulai 1 Juli 2026.
  • Kebijakan yang diumumkan di DPR RI Jakarta ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan mitra pengemudi sesuai arahan Presiden Prabowo.
  • Skema baru tersebut memastikan pengemudi menerima pendapatan bersih sebesar 92 persen dari setiap transaksi layanan penumpang mereka.

Suara.com - Kabar gembira datang bagi jutaan pengemudi ojek online (ojol) di seluruh Indonesia. Mulai 1 Juli 2026, dua raksasa aplikator transportasi online, GoTo (Gojek) dan Grab Indonesia, resmi menurunkan potongan komisi layanan transportasi penumpang roda dua menjadi hanya 8 persen.

Pengumuman ini disampaikan langsung oleh pimpinan DPR RI bersama pimpinan perusahaan GoTo dan Grab di Gedung DPR RI, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (23/6/2026).

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menyatakan, bahwa kebijakan ini merupakan hasil dari pembicaraan intensif antara DPR dan pihak aplikator guna merespons aspirasi para pengemudi yang selama ini menantikan penyesuaian tarif komisi yang lebih adil.

"Mengenai pemberlakuan komisi untuk kendaraan transportasi online roda dua yang penerapannya selama ini mungkin ditunggu-tunggu oleh pengemudi. Kami sudah mengadakan pembicaraan bersama," ujar Dasco.

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad bersama pimpinan perusahaan GoTo dan Grab di Gedung DPR RI, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (23/6/2026). [Suara.com/Bagaskara]
Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad bersama pimpinan perusahaan GoTo dan Grab di Gedung DPR RI, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (23/6/2026). [Suara.com/Bagaskara]

Wakil Direktur Utama GoTo, Catherine Hindra Sutjahyo, menegaskan, bahwa langkah ini merupakan bentuk dukungan terhadap visi Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kesejahteraan mitra pengemudi, sebagaimana yang pernah disampaikan pada momen May Day lalu.

"Mulai efektif tanggal 1 Juli 2026, GoTo Gojek Indonesia akan mulai mengimplementasikan komisi 8% untuk layanan transportasi penumpang ojek online roda dua atau GoRide. Kami mendukung upaya ini untuk terus meningkatkan kesejahteraan para mitra pengemudi," jelas Catherine.

Senada dengan Gojek, CEO Grab Indonesia, Neneng Goenadi, juga memastikan bahwa pihaknya akan menerapkan kebijakan serupa secara serentak.

"Grab Indonesia akan mulai mengimplementasikan komisi 8% untuk layanan transportasi penumpang ojek online roda dua, atau GrabBike. Implementasi ini akan efektif dimulai tanggal 1 Juli 2026," tegas Neneng.

Wakil Ketua DPR RI lainnya, Cucun Ahmad Syamsurijal, menambahkan bahwa penurunan komisi ini merupakan buah dari perjuangan panjang para pengemudi ojol yang dikawal oleh DPR RI.

baca juga

Dengan skema baru ini, pengemudi akan menerima pendapatan bersih sebesar 92% dari setiap transaksi layanan penumpang.

"Sudah jelas barusan bagaimana komitmen kami di DPR RI mengawal proses panjang perjuangan teman-teman ojek online. Komitmen Bapak Presiden Prabowo betul-betul berpihak terhadap seluruh pengemudi. Per 1 Juli 2026, tarif delapan-sembilan puluh dua (8% komisi, 92% untuk pengemudi) ini sudah berlaku," pungkas Cucun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dasco Soal Said Iqbal Jadi Penasihat Prabowo: Bukan Lemahkan KSPI, Justru Tambah Keras ke Pemerintah

Dasco Soal Said Iqbal Jadi Penasihat Prabowo: Bukan Lemahkan KSPI, Justru Tambah Keras ke Pemerintah

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:49 WIB

Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!

Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:48 WIB

Pertamax Tembus Rp16.250! Ojol dan Mahasiswa Menjerit Terpaksa Turun Kelas ke Pertalite

Pertamax Tembus Rp16.250! Ojol dan Mahasiswa Menjerit Terpaksa Turun Kelas ke Pertalite

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 06:30 WIB

Terkini

Pasien JKN Rasakan Manfaat Radioterapi Canggih, Pelayanan Cepat dan Akses Semakin Mudah

Pasien JKN Rasakan Manfaat Radioterapi Canggih, Pelayanan Cepat dan Akses Semakin Mudah

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:42 WIB

KPK Dalami Peran PT Infinity di Kasus Suap Impor Bea Cukai, Diduga Serupa Blueray Cargo

KPK Dalami Peran PT Infinity di Kasus Suap Impor Bea Cukai, Diduga Serupa Blueray Cargo

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:40 WIB

Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara

Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:40 WIB

Bongkar Jejak Sadis Taufik Hidayat! Inafis Sita Bukti dari TKP Penyekapan 3 Tahun YTR di Kontrakan

Bongkar Jejak Sadis Taufik Hidayat! Inafis Sita Bukti dari TKP Penyekapan 3 Tahun YTR di Kontrakan

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:35 WIB

Pengerahan Siswa untuk Dukung MBG Dinilai Keliru, Bisa Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Pengerahan Siswa untuk Dukung MBG Dinilai Keliru, Bisa Jadi Bumerang bagi Pemerintah

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:32 WIB

Kasus Penyekapan di Bandung, Komnas Perempuan Sebut Ada Kekerasan Berbasis Gender yang Ekstrem

Kasus Penyekapan di Bandung, Komnas Perempuan Sebut Ada Kekerasan Berbasis Gender yang Ekstrem

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:16 WIB

Ketua BEM FH UBK Akui Terima Uang untuk Geser Aksi dari Istana

Ketua BEM FH UBK Akui Terima Uang untuk Geser Aksi dari Istana

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:01 WIB

Program Imunisasi Nasional Kekurangan Dana Rp 1 Triliun Akibat Pemotongan Anggaran

Program Imunisasi Nasional Kekurangan Dana Rp 1 Triliun Akibat Pemotongan Anggaran

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:58 WIB

Dasco Soal Said Iqbal Jadi Penasihat Prabowo: Bukan Lemahkan KSPI, Justru Tambah Keras ke Pemerintah

Dasco Soal Said Iqbal Jadi Penasihat Prabowo: Bukan Lemahkan KSPI, Justru Tambah Keras ke Pemerintah

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:49 WIB

Buntut Konflik dengan Ruben Onsu, Sarwendah Datangi Komnas Perempuan dan Buka Suara

Buntut Konflik dengan Ruben Onsu, Sarwendah Datangi Komnas Perempuan dan Buka Suara

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:39 WIB