Israel Panik Ketegangan AS-Iran Mereda, Sebut Pejanjian Damai akan Untungkan Hizbullah

Arief Apriadi

Rabu, 24 Juni 2026 | 09:58 WIB
Israel Panik Ketegangan AS-Iran Mereda, Sebut Pejanjian Damai akan Untungkan Hizbullah
Israel mengkritik kesepakatan AS-Iran yang dinilai berpotensi menguntungkan Hizbullah. Tel Aviv juga menyoroti kebijakan baru Washington di Lebanon. [Suara.com/hd]
baca 10 detik
  • Israel menyatakan kekhawatiran bahwa perbaikan hubungan diplomatik Amerika Serikat dan Iran akan memperkuat posisi kelompok Hizbullah di Lebanon.
  • Duta Besar Yechiel Leiter mengkritik pembentukan unit dekonfliksi AS yang dinilai membatasi ruang gerak militer Israel melawan Hizbullah.
  • Israel menegaskan akan tetap mengambil tindakan sepihak demi menjaga keamanan nasional jika ancaman Hizbullah terus berkembang di kawasan.

Suara.com - Israel menyampaikan kekhawatiran atas perkembangan hubungan diplomatik antara Amerika Serikat dan Iran yang belakangan menunjukkan tanda-tanda perbaikan.

Menurut pihak Israel, langkah yang bertujuan meredakan ketegangan di Timur Tengah tersebut berpotensi memberikan keuntungan bagi Hizbullah di Lebanon.

Sikap tersebut mengemuka dalam putaran kelima pembahasan mengenai situasi Lebanon yang berlangsung di Washington.

Israel menilai sejumlah poin dalam kesepahaman antara Washington dan Teheran dapat memengaruhi dinamika keamanan kawasan.

Israel khawatir perkembangan hubungan AS dan Iran dapat memberikan ruang yang lebih besar bagi Hizbullah untuk memperkuat posisinya di Lebanon.

Duta Besar Israel Soroti Dampak Kesepakatan AS-Iran

Serangan udara besar-besaran Israel mengguncang Lebanon dan menewaskan sedikitnya 254 orang hanya beberapa jam setelah pengumuman gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran, Kamis (9/4). [Tangkap layar X]
Serangan udara besar-besaran Israel mengguncang Lebanon dan menewaskan sedikitnya 254 orang hanya beberapa jam setelah pengumuman gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran, Kamis (9/4). [Tangkap layar X]

Duta Besar Israel untuk Amerika Serikat, Yechiel Leiter, secara terbuka menyampaikan kritik terhadap arah pembicaraan terbaru tersebut.

"Kami semua mendukung visi Presiden Trump untuk memastikan bahwa Iran tidak lagi memiliki kemampuan nuklir, rudal balistik, atau kemampuan untuk menyalurkan dana kepada proksinya guna mengancam tetangganya dan mempertahankan hegemoni regional," ujar Leiter dikutip dari Times of Israel.

Namun, Presiden AS Donald Trump disebut tidak mendukung larangan penuh terhadap kepemilikan rudal balistik oleh Iran.

baca juga

Trump berpendapat bahwa Iran memiliki hak untuk mempertahankan kemampuan tersebut selama negara-negara lain di kawasan juga memilikinya.

Israel juga menyoroti keputusan AS membentuk unit dekonfliksi baru dalam rangkaian negosiasi terkait Lebanon. Unit tersebut bertujuan mengurangi risiko eskalasi konflik di kawasan.

Kekhawatiran terhadap Hizbullah

Menurut Israel, mekanisme baru tersebut dapat membatasi ruang gerak militernya dalam menghadapi ancaman yang mereka kaitkan dengan Hizbullah.

Menanggapi langkah tersebut, Leiter kembali menyampaikan keberatannya.

"Saya khawatir konsep 'dekonfliksi' ini salah tempat," kata Leiter.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wall Street Panik Ditinggal Gen Z? Eks Gubernur New York Dorong Saham AS Mudah Dibeli Warga Global

Wall Street Panik Ditinggal Gen Z? Eks Gubernur New York Dorong Saham AS Mudah Dibeli Warga Global

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:44 WIB

Israel Cuek Iran - AS Damai, Lebanon Terus Digempur

Israel Cuek Iran - AS Damai, Lebanon Terus Digempur

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:38 WIB

Sepakat! Selat Hormuz Dikelola Iran, Bentuk Jalur Komunikasi Darurat dengan AS

Sepakat! Selat Hormuz Dikelola Iran, Bentuk Jalur Komunikasi Darurat dengan AS

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:23 WIB

Gubernur Bank Iran: Kami Tak Wajib Beli Produk Amerika Setelah Damai

Gubernur Bank Iran: Kami Tak Wajib Beli Produk Amerika Setelah Damai

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:07 WIB

Iran - AS Sepakat Bikin 4 Kelompok Kerja Khusus Bahas Teknis Perdamaian

Iran - AS Sepakat Bikin 4 Kelompok Kerja Khusus Bahas Teknis Perdamaian

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:47 WIB

Terkini

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:56 WIB

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:38 WIB

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:06 WIB

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:39 WIB

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:11 WIB

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Video | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

×