Siasat Licik Taufik Hidayat: Klaim Yuvita Kecelakaan, Padahal Disiksa Sadis Bertahun-tahun!

Muhamad Yasir

Rabu, 24 Juni 2026 | 17:16 WIB
Siasat Licik Taufik Hidayat: Klaim Yuvita Kecelakaan, Padahal Disiksa Sadis Bertahun-tahun!
Petugas menggiring tersangka kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan berat Taufik Hidayat (tengah) setibanya di Polda Jabar, Bandung, Jawa Barat, Selasa (23/6/2026). [ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/nym]
baca 10 detik
  • Taufik Hidayat ditangkap di Majalaya setelah menyekap dan menyiksa kekasihnya, YTR, selama tiga tahun di Cileunyi, Bandung.
  • Pelaku sempat membangun alibi palsu dengan menyatakan bahwa kondisi kritis korban di rumah sakit akibat kecelakaan.
  • Hasil visum membuktikan luka korban akibat kekerasan, sementara polisi terus mendalami dugaan adanya korban kekerasan lainnya.

Suara.com - Fakta baru terungkap di balik kasus penyekapan dan penyiksaan yang dilakukan Taufik Hidayat terhadap kekasihnya Yuvita Tri Rezeki alias YTR (30). Tersangka Taufik ternyata sempat mencoba membangun alibi palsu sebelum akhirnya melarikan diri dan menjadi buronan polisi.

Taufik diketahui tidak langsung menghilang saat kondisi YTR memburuk. Bersama seorang penjaga indekos bernama Resa, ia sempat membawa korban ke RSUD Ujungberung sebelum akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Namun, begitu korban tiba di rumah sakit besar, Taufik justru melarikan diri.

"Berdasarkan keterangan saksi, korban, dan juga pengantar R, ketika korban sudah diantarkan di situ, yang bersangkutan kemudian melarikan diri," ungkap Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Hendra Rochmawan kepada wartawan, Rabu (24/6/2026).

Penyidik juga menemukan fakta adanya upaya Taufik menutupi perbuatannya. Di hadapan tim medis RSHS, Taufik sempat berdalih bahwa luka-luka mengerikan yang diderita YTR itu akibat kecelakaan.

Namun siasat licik tersebut dimentahkan oleh temuan ahli medis. Hasil visum et repertum menunjukkan adanya ketidaksinkronan antara pengakuan pelaku dengan bukti fisik pada tubuh korban.

"Salah satu dokter forensik yang menyampaikan kepada kita hasil visum et repertum tadi itu, ya dikatakan awalnya adalah sebagai kecelakaan, dugaan dari dokter menyimpulkan bahwa ini adalah bentuk luka hasil kekerasan yang dalam waktu yang cukup lama," jelas Hendra.

Temuan forensik ini kemudian menjadi bukti kunci bagi penyidik untuk mengurai rangkaian penyiksaan yang dialami YTR.

Saat ini, kondisi kesehatan YTR belum pulih sepenuhnya. Korban masih menjalani perawatan intensif di RSHS Bandung dengan pendampingan ketat.

baca juga

Polisi mengakui masih kesulitan menggali informasi lebih dalam dari korban karena kondisinya yang belum stabil.

"Dengan kondisi yang sampai saat ini masih sangat minim kita dapatkan informasi, dengan kondisi yang memang masih belum pulih 100 persen," ungkap Hendra.

Infografis: Fakta kasus penyekapan dan penganiayaan Yuvita Tri Rezeki alias YTR di Bandung, Jawa Barat. [Suara.com/Rochmat]
Infografis: Fakta kasus penyekapan dan penganiayaan Yuvita Tri Rezeki alias YTR di Bandung, Jawa Barat. [Suara.com/Rochmat]

Ditangkap di Majalaya

Taufik ditangkap di Majalaya, Kabupaten Bandung pada Selasa (23/6/2026) malam setelah sempat menjadi buronan yang paling dicari. Pria berusia 30 tahun ini diringkus polisi atas dugaan penyekapan dan penganiayaan berat terhadap kekasihnya, YTR.

Kasus ini pertama kali mencuat setelah YTR ditemukan dalam kondisi kritis dengan luka fisik yang sangat memprihatinkan.

Penyelidikan mendalam mengungkap fakta kelam bahwa YTR diduga telah disekap dan disiksa selama kurang lebih tiga tahun di sebuah kamar kos di kawasan Cileunyi, Kabupaten Bandung.

Ironisnya, YTR diduga bukan satu-satunya sasaran kekejaman Taufik. Penyelidikan awal mengindikasikan bahwa mantan istri tersangka juga pernah mengalami pola kekerasan yang serupa, meski tidak separah yang diderita YTR.

Saat ini, Polda Jabar tengah mendalami kemungkinan adanya korban-korban lain setelah munculnya berbagai pengakuan dari pengguna media sosial yang mengaku pernah menjadi sasaran tersangka.

Polisi pun mengimbau masyarakat untuk segera melapor secara resmi jika merasa menjadi korban dari tindak kekerasan Taufik Hidayat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Hanya Yuvita! Korban Lain Taufik Hidayat Mulai Bicara di Medsos, Polda Jabar Buru Jejak Sadisnya

Tak Hanya Yuvita! Korban Lain Taufik Hidayat Mulai Bicara di Medsos, Polda Jabar Buru Jejak Sadisnya

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 16:54 WIB

Fakta di Balik Kasus Yuvita: Mengapa Penyiksaan 3 Tahun Bisa Terjadi Tanpa Diketahui Warga?

Fakta di Balik Kasus Yuvita: Mengapa Penyiksaan 3 Tahun Bisa Terjadi Tanpa Diketahui Warga?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:12 WIB

Berkat Jejak Transaksi Daring, Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung Ditangkap

Berkat Jejak Transaksi Daring, Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung Ditangkap

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 07:30 WIB

Terkini

Pertama Kali Digelar di Indonesia, Pameran Komponen Otomotif Automechanika Jakarta 2026 Resmi Dibuka

Pertama Kali Digelar di Indonesia, Pameran Komponen Otomotif Automechanika Jakarta 2026 Resmi Dibuka

Otomotif | Kamis, 24 September 2026 | 15:15 WIB

Serum Bulu Mata yang Bagus Merek Apa? Intip Review dan Klaim Produk Viva

Serum Bulu Mata yang Bagus Merek Apa? Intip Review dan Klaim Produk Viva

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 15:15 WIB

Sinopsis Analog Nurse, Drama Medis Jepang yang Dibintangi Matsushita Nao

Sinopsis Analog Nurse, Drama Medis Jepang yang Dibintangi Matsushita Nao

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 15:15 WIB

Survei Poltracking: Gerindra Teratas, PKS dan PSI Masih di Bawah 4 Persen

Survei Poltracking: Gerindra Teratas, PKS dan PSI Masih di Bawah 4 Persen

News | Kamis, 24 September 2026 | 15:13 WIB

Baru Pakai Galaxy Watch Ultra 2? Ini Cara Mengaktifkan Fitur-fitur Utamanya

Baru Pakai Galaxy Watch Ultra 2? Ini Cara Mengaktifkan Fitur-fitur Utamanya

Tekno | Kamis, 24 September 2026 | 15:12 WIB

KPK Usut Keterkaitan Proyek Pengadaan Pemkab Bekasi dengan Anggota Polri Yayat Sudrajat

KPK Usut Keterkaitan Proyek Pengadaan Pemkab Bekasi dengan Anggota Polri Yayat Sudrajat

News | Kamis, 24 September 2026 | 15:09 WIB

AC Samsung Makin Pintar, Bisa Baca Kualitas Udara hingga Atur Listrik

AC Samsung Makin Pintar, Bisa Baca Kualitas Udara hingga Atur Listrik

Tekno | Kamis, 24 September 2026 | 15:09 WIB

Industri Furnitur Global Bisa Tembus USD 1,1 Triliun di 2034, Tapi RI Baru Kuasai 4% Pasar AS

Industri Furnitur Global Bisa Tembus USD 1,1 Triliun di 2034, Tapi RI Baru Kuasai 4% Pasar AS

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 15:06 WIB

Fadia Dituntut 5 Tahun, KPK Justru Buka Penyidikan Baru dari Kasus Pekalongan

Fadia Dituntut 5 Tahun, KPK Justru Buka Penyidikan Baru dari Kasus Pekalongan

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 15:05 WIB

Cara Ampuh Pudarkan Flek Hitam dalam 1-2 Minggu ala Dokter Gio, Wajib Coba Urutan Skincare Ini!

Cara Ampuh Pudarkan Flek Hitam dalam 1-2 Minggu ala Dokter Gio, Wajib Coba Urutan Skincare Ini!

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 15:05 WIB

×