Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper

Muhamad Yasir

Rabu, 24 Juni 2026 | 20:34 WIB
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
Ilustrasi-Barang bukti ganja. [Egi/SuaraBogor]
baca 10 detik
  • Bea Cukai Soekarno-Hatta menyita 18.585 gram narkotika jenis ganja dan hasis dari Amerika Serikat dan Rusia selama Maret-Juni 2026.
  • Narkotika tersebut diselundupkan melalui paket kiriman dan koper warga negara Rusia dengan tujuan akhir kepada WNA di Bali.
  • BNN menangkap dua tersangka di Bali dan menetapkan satu pelaku sebagai DPO untuk pengembangan jaringan narkotika internasional tersebut.

Suara.com - Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) membongkar jaringan narkotika internasional yang mencoba memasok belasan kilogram ganja dan hasis ke Bali.

Narkoba asal Amerika Serikat dan Rusia tersebut diselundupkan dengan berbagai modus untuk mengelabui petugas.

Kepala Kantor Bea Cukai Soetta, Hengky Tomuan Parlindungan Aritonang, mengungkap, pihaknya menyita total 18.585 gram narkotika dalam operasi periode Maret hingga Juni 2026.

Salah satu tangkapan menonjol berasal dari Amerika Serikat yang dikirim melalui jasa paket.

"Barang kiriman asal Amerika Serikat dengan tujuan akhir Bali diberitahukan sebagai 'luggage'. Setelah diperiksa, barang itu berisi ganja sebanyak 10.785 gram," ujar Hengky di Tangerang, Rabu (24/6/2026).

Selain kiriman paket, petugas juga mencegat seorang warga negara Rusia berinisial KK (52) yang mendarat dari Bangkok pada 3 Juni lalu.

KK kedapatan membawa 7.800 gram hasis yang disembunyikan secara rapi di dalam kompartemen rahasia pada dasar kopernya.

Penyelidikan awal menunjukkan bahwa seluruh narkotika itu ditujukan bagi warga negara asing (WNA) yang menetap di Bali.

"Tujuan dari dua kasus, ganja dan hasis, itu kepada warga negara asing yang berada di Bali. Kami masih menyelidiki apakah kedua pengiriman tersebut saling berkaitan," beber Hengky.

baca juga
Kepala Kantor Bea Cukai Soekarno-Hatta, Hengky Tomuan Parlindungan Aritonang (ketiga kiri), menunjukan barang bukti hasil ungkap penyelundupan ganja melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. (ANTARA/Azmi Samsul M)
Kepala Kantor Bea Cukai Soekarno-Hatta, Hengky Tomuan Parlindungan Aritonang (ketiga kiri), menunjukan barang bukti hasil ungkap penyelundupan ganja melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. (ANTARA/Azmi Samsul M)

Skenario Hindari Keamanan Udara

Badan Narkotika Nasional (BNN) RI yang melakukan pengembangan kasus tersebut kemudian berhasil menciduk dua warga Rusia lainnya di Bali, yang masing-masing berperan sebagai penerima dan pengendali jaringan.

Direktur Interdiksi BNN RI, Tery Zakiar Muslim, menyebut para pelaku sangat lihai dalam mengatur jalur distribusi darat untuk menghindari pemeriksaan ketat di bandara.

"Karena kita ikuti skenario mereka sesuai dengan keinginan mereka, itu tidak melalui jalur udara. Jadi mereka sudah sangat menghindari security check yang ada di udara," ungkap Tery.

Saat ini, satu warga Rusia lainnya telah dimasukkan ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) karena diduga menjadi otak pengiriman dari luar negeri. BNN terus mendalami apakah narkotika premium ini memang dikhususkan untuk komunitas WNA di Bali atau ada target pasar lain.

Atas perbuatannya, para tersangka kini terancam hukuman maksimal pidana mati atau penjara seumur hidup sesuai Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bawa Puluhan Bukti! Koalisi Gugat Perjanjian Dagang RI-AS yang Dinilai Tabrak Konstitusi

Bawa Puluhan Bukti! Koalisi Gugat Perjanjian Dagang RI-AS yang Dinilai Tabrak Konstitusi

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:28 WIB

SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!

SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 21:17 WIB

Kasus Suap Bea Cukai Rp71 Miliar Masuk Pengadilan, Tiga Pejabat DJBC Segera Disidang

Kasus Suap Bea Cukai Rp71 Miliar Masuk Pengadilan, Tiga Pejabat DJBC Segera Disidang

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:59 WIB

Terkini

MTQ Nasional XXXI Hadir di Jateng, Usung Semangat Harmoni Menuju Indonesia Emas

MTQ Nasional XXXI Hadir di Jateng, Usung Semangat Harmoni Menuju Indonesia Emas

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 20:43 WIB

Skandal Proyek Fiktif Rp16 Miliar: Kejati DKI Kembali Seret Dua Pegawai Kementerian PU ke Tahanan

Skandal Proyek Fiktif Rp16 Miliar: Kejati DKI Kembali Seret Dua Pegawai Kementerian PU ke Tahanan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 20:35 WIB

Peluang Prabowo-Gibran di Pilpres 2029 Dinilai Masih Terbuka, Manuver Jokowi Jadi Sorotan

Peluang Prabowo-Gibran di Pilpres 2029 Dinilai Masih Terbuka, Manuver Jokowi Jadi Sorotan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 20:24 WIB

Kapolri Temui Prabowo di Istana, Stabilitas Keamanan dan Hari Bhayangkara Jadi Bahasan

Kapolri Temui Prabowo di Istana, Stabilitas Keamanan dan Hari Bhayangkara Jadi Bahasan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 20:16 WIB

Tinggalkan Jejak Berdarah! 10 Anggota Aktif OPM Sorong Raya Kembali Peluk NKRI

Tinggalkan Jejak Berdarah! 10 Anggota Aktif OPM Sorong Raya Kembali Peluk NKRI

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 20:07 WIB

Dukung Wacana Gaji Guru Rp5 Juta, PGRI Sebut Idealnya Capai Rp7 Juta

Dukung Wacana Gaji Guru Rp5 Juta, PGRI Sebut Idealnya Capai Rp7 Juta

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:57 WIB

Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 164 Orang, Terdengar Jeritan dari Reruntuhan

Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 164 Orang, Terdengar Jeritan dari Reruntuhan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:20 WIB

Disembunyikan Dalam Beras Basmati! Polisi Ungkap Kasus Narkoba Berlogo Batman Asal Malaysia

Disembunyikan Dalam Beras Basmati! Polisi Ungkap Kasus Narkoba Berlogo Batman Asal Malaysia

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:44 WIB

PGRI: Jangan Cap Guru Mata Duitan karena Minta Gaji Layak

PGRI: Jangan Cap Guru Mata Duitan karena Minta Gaji Layak

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:41 WIB

Modus 'Tak Diklik': KPK Bongkar Pungli dan Setoran Gelap Kanim Bali untuk Eks Wamen Silmy Karim

Modus 'Tak Diklik': KPK Bongkar Pungli dan Setoran Gelap Kanim Bali untuk Eks Wamen Silmy Karim

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:24 WIB