Jejak Frans Antony 'Bendahara' Fredy Pratama: Pernah Bersembunyi di Kawasan Elite Phatthanakan

Muhamad Yasir

Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:51 WIB
Jejak Frans Antony 'Bendahara' Fredy Pratama: Pernah Bersembunyi di Kawasan Elite Phatthanakan
Penyidik Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri menggiring Frans Antony (tengah), pengendali keuangan jaringan gembong narkoba Fredy Pratama, di gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat (19/6/2026). (ANTARA/Nadia Putri Rahmani)
baca 10 detik
  • Frans Antony, pengendali keuangan jaringan narkoba Fredy Pratama, ditangkap polisi di Malaysia pada Kamis, 18 Juni 2026.
  • Tersangka berstatus buronan sejak 12 November 2023 atas kasus tindak pidana pencucian uang jaringan Fredy Pratama.
  • Penangkapan ini mempermudah penyidik Bareskrim Polri dalam membongkar aliran dana serta struktur jaringan narkoba internasional tersebut.

Suara.com - Pelarian Frans Antony, pengendali keuangan jaringan narkoba internasional Fredy Pratama, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun masuk daftar buronan. Selama menjadi DPO, Frans diketahui sempat bersembunyi di kawasan elite Bangkok, Thailand, sebelum akhirnya ditangkap di Malaysia.

Direktur Tindak Pidana Narkoba (Dirtipidnarkoba) Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso mengungkapkan Frans resmi ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak 12 November 2023 dalam kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang berkaitan dengan jaringan Fredy Pratama.

“Berdasarkan penyidikan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang dilakukan oleh Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, Frans Antony telah resmi ditetapkan sebagai DPO pada tanggal 12 November 2023,” kata Eko di Jakarta, Jumat (19/6/2026).

Dalam pelariannya, Frans berpindah-pindah lokasi di Thailand untuk menghindari pengejaran aparat. Ia sempat tinggal di kawasan Phatthanakan, Bangkok, sebelum kemudian menetap hampir dua tahun di kawasan Narasiri.

Eko menyebut Phatthanakan bukan wilayah sembarangan. Kawasan tersebut dikenal sebagai salah satu area elite di Bangkok.

“Phatthanakan ini merupakan daerah cukup elit di Kota Bangkok, Thailand,” ujarnya.

Bareskrim Polri menangkap Frans Antony sosok tangan kanan bandar narkoba internasional Fredy Pratama. [Suara.com/Bareskrim]
Bareskrim Polri menangkap Frans Antony sosok tangan kanan bandar narkoba internasional Fredy Pratama. [Suara.com/Bareskrim]

Menurut penyidik, selama bersembunyi di Thailand, Frans mendapat perlindungan dan bantuan dari orang-orang suruhan jaringan Fredy Pratama yang merupakan warga negara Thailand.

Setelah bertahun-tahun lolos dari kejaran aparat, Frans akhirnya terlacak saat berada di Malaysia.

Ia ditangkap tim gabungan Dittipidnarkoba Bareskrim Polri dan Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Polri di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur pada Kamis (18/6/2026) pukul 07.30 waktu setempat.

baca juga

Polri juga mengungkap bahwa saat memasuki Malaysia secara ilegal, Frans kembali mendapat bantuan dari jaringan Fredy Pratama. Namun upaya pelariannya akhirnya terhenti setelah aparat berhasil mengamankannya.

Pada Jumat (19/6/2026), Frans diterbangkan ke Jakarta dan tiba di Gedung Bareskrim Polri sekitar pukul 15.28 WIB untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Frans diketahui merupakan salah satu orang kepercayaan Fredy Pratama yang berperan mengendalikan aliran dana jaringan narkoba internasional tersebut.
Selain itu, ia juga memiliki hubungan dekat dengan Fredy karena keduanya merupakan teman semasa SMA di Kalimantan Selatan.

Penangkapan Frans dinilai menjadi pintu penting bagi penyidik untuk membongkar aliran dana serta struktur jaringan narkoba Fredy Pratama yang selama ini dikendalikan dari luar negeri. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bareskrim Tangkap Frans Antony! Teman SMA Fredy Pratama, Pengatur Keuangan Bisnis Narkoba

Bareskrim Tangkap Frans Antony! Teman SMA Fredy Pratama, Pengatur Keuangan Bisnis Narkoba

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:16 WIB

Bandingkan Prabowo dengan Hewan, Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Diadukan ke Bareskrim

Bandingkan Prabowo dengan Hewan, Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Diadukan ke Bareskrim

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:12 WIB

Waspada! Stiker Sedot WC Jadi Kode Transaksi Sabu di Cipayung Jakarta Timur

Waspada! Stiker Sedot WC Jadi Kode Transaksi Sabu di Cipayung Jakarta Timur

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 09:08 WIB

Terkini

Dua Direktur PT Simba Jaya Utama Ditahan Terkait Sindikat Emas Ilegal & TPPU

Dua Direktur PT Simba Jaya Utama Ditahan Terkait Sindikat Emas Ilegal & TPPU

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:50 WIB

Disebut Meninggal karena Kurang Minum, Migrant Watch Soroti Bekas Sayatan di Jenazah PMI NTT

Disebut Meninggal karena Kurang Minum, Migrant Watch Soroti Bekas Sayatan di Jenazah PMI NTT

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:37 WIB

Demo Mahasiswa Kepung DPR Hari Ini, Protes BBM Naik hingga MBG: Skripsi Saja Ada Direvisi!

Demo Mahasiswa Kepung DPR Hari Ini, Protes BBM Naik hingga MBG: Skripsi Saja Ada Direvisi!

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:36 WIB

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Promo Spesial Puma Speedcat Ballet dengan Bonus Gift Card Rp250 Ribu

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Promo Spesial Puma Speedcat Ballet dengan Bonus Gift Card Rp250 Ribu

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:26 WIB

KPK Lelang Barang Rampasan Koruptor, iPhone XS Rp 231 Ribu Laku Rp 34 Juta

KPK Lelang Barang Rampasan Koruptor, iPhone XS Rp 231 Ribu Laku Rp 34 Juta

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:14 WIB

AMMSI Dukung MBG Ditiadakan Saat Libur Sekolah, Tegaskan Tolak Praktik 'Jual Beli Titik' Dapur Liar

AMMSI Dukung MBG Ditiadakan Saat Libur Sekolah, Tegaskan Tolak Praktik 'Jual Beli Titik' Dapur Liar

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:11 WIB

Ribuan Mahasiswa Geruduk DPR Demo Harga BBM, Jalan Gatot Subroto Ditutup

Ribuan Mahasiswa Geruduk DPR Demo Harga BBM, Jalan Gatot Subroto Ditutup

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:10 WIB

Tersangka Kasus Korupsi Haji Asrul Aziz Ajukan Penangguhan Penahanan

Tersangka Kasus Korupsi Haji Asrul Aziz Ajukan Penangguhan Penahanan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:07 WIB

Aksi di DPR, PB HMI MPO Angkat Patung Jelangkung dan Serukan 'Pembebasan Nasional'

Aksi di DPR, PB HMI MPO Angkat Patung Jelangkung dan Serukan 'Pembebasan Nasional'

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:59 WIB

Bukan Urusan Politik, Mensesneg Bongkar Isi Pertemuan Didit Hediprasetyo dan Jokowi

Bukan Urusan Politik, Mensesneg Bongkar Isi Pertemuan Didit Hediprasetyo dan Jokowi

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:59 WIB