Kematian Peserta KDMP dan KNMP Bukti Pendekatan Militeristik Tak Cocok untuk Warga Sipil!

Muhamad Yasir, Lilis Varwati

Kamis, 25 Juni 2026 | 13:37 WIB
Kematian Peserta KDMP dan KNMP Bukti Pendekatan Militeristik Tak Cocok untuk Warga Sipil!
Peserta latsarmil dari pengelola KDMP dan KNMP mengikuti upacara pembukaan pelatihan diklat di lapangan Dirgantara AAU, Yogyakarta, pada Rabu (17/6/2026). ANTARA/HO-Humas TNI AU
baca 10 detik
  • Tiga peserta program SPPI KDMP dan KNMP tewas saat mengikuti latihan dasar kemiliteran.
  • Koalisi Masyarakat Sipil mengecam penerapan sistem pendidikan militer bagi warga sipil karena dianggap tidak tepat dan berbahaya.
  • Koalisi mendesak pemerintah melakukan investigasi menyeluruh serta menghentikan program militerisasi sipil demi menjamin keselamatan nyawa warga negara.

Suara.com - Tragedi tewasnya tiga peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) saat mengikuti latihan dasar kemiliteran (latsarmil) memicu kecaman keras.

Koalisi Masyarakat Sipil menilai insiden maut ini menjadi bukti nyata bahwa pendekatan militeristik sangat tidak tepat dipaksakan kepada warga sipil.

Koalisi yang terdiri dari Imparsial, Setara Institute, hingga HRWG ini menyampaikan duka mendalam atas gugurnya Anisa Muyassaroh dan Yonanda Muhammad Taufiq dalam program garapan Kementerian Pertahanan dan TNI tersebut.

Mereka menilai, sistem pendidikan militer yang diterapkan secara serampangan hanya akan memakan korban jiwa.

"Kematian keduanya semakin menunjukkan tidak tepatnya sistem pendidikan militer diterapkan secara serampangan untuk warga sipil," tegas Koalisi Masyarakat Sipil dalam pernyataan resminya, Kamis (25/6/2026).

Koalisi tersebut mengecam keras dalih profesionalisme di balik kewajiban latsarmil bagi pengelola koperasi. Menurut mereka, mengurus koperasi seharusnya menggunakan manajemen modern, bukan sepatu lars dan disiplin tempur.

Pelibatan TNI dalam program Koperasi Desa Merah Putih dianggap sudah terlalu jauh melampaui batas profesionalisme militer.

"Publik dipertontonkan kebijakan yang tidak tepat ini yang bahkan hingga menimbulkan korban jiwa," katanya.

Pemerintah mengalokasikan 58,03 persen anggaran Dana Desa 2026 untuk pembangunan Koperasi Desa Merah Putih atau KDMP. [Antara]
Pemerintah mengalokasikan 58,03 persen anggaran Dana Desa 2026 untuk pembangunan Koperasi Desa Merah Putih atau KDMP. [Antara]

Koalisi juga menyoroti potensi rusaknya esensi koperasi yang seharusnya bersifat partisipatif, namun kini justru dibentuk dengan instruksi serba militer.

baca juga

Selain itu, mereka mencemaskan masalah akuntabilitas hukum bagi penyelenggara pelatihan mengingat reformasi peradilan militer yang hingga kini belum tuntas.

Atas dasar itulah, koalisi mendesak pemerintah segera melakukan investigasi menyeluruh dan menyeret pihak yang bertanggung jawab ke meja hijau.

"Pelaku atau struktur komando atas pelaksanaan program ini harus bertanggung jawab secara hukum karena hilangnya nyawa di bawah kendali panitia seleksi dan penyelenggara pelatihan," tegasnya.

Lebih dari itu, masyarakat sipil mendesak pemerintah untuk meninjau ulang, bahkan menghentikan program KDMP dan berbagai agenda yang dinilai sebagai bentuk militerisasi sipil. Mereka meminta agar keselamatan nyawa warga negara diletakkan di atas segala ambisi program pemerintah.

Sebelumnya, dikabarkan tiga peserta program calon pengelola KDMP dan KNMP dilaporkan meninggal dunia saat mengikuti latihan dasar kemiliteran yang digelar Kementerian Pertahanan.

Pemerintah menyatakan akan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan pelatihan, namun memastikan program tetap berjalan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Calon Manajer KDMP Meninggal Saat Pelatihan, Anggota DPR Desak Evaluasi Total Skema Rekrutmen

3 Calon Manajer KDMP Meninggal Saat Pelatihan, Anggota DPR Desak Evaluasi Total Skema Rekrutmen

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 11:12 WIB

Tegaskan Program Tetap Lanjut, Pemerintah Buka Suara soal Kematian Dua Calon Pengelola Kopdes

Tegaskan Program Tetap Lanjut, Pemerintah Buka Suara soal Kematian Dua Calon Pengelola Kopdes

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:01 WIB

Dua Calon Pengelola KDMP Meninggal saat Ikut Latihan Militer

Dua Calon Pengelola KDMP Meninggal saat Ikut Latihan Militer

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:45 WIB

Terkini

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 23:39 WIB

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 23:30 WIB

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Bogor | Jum'at, 25 September 2026 | 23:14 WIB

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 22:55 WIB

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 22:35 WIB

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:33 WIB

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 22:30 WIB

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bri | Jum'at, 25 September 2026 | 22:27 WIB

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:25 WIB

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 22:13 WIB

×