Negara Asia, Eropa Hingga Arab Berbondong-bondong Kirim Bantuan ke Venezuela, Ini Daftarnya

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:47 WIB
Negara Asia, Eropa Hingga Arab Berbondong-bondong Kirim Bantuan ke Venezuela, Ini Daftarnya
Gempa beruntun magnitudo 7,5 menghancurkan ratusan bangunan di Venezuela dan memicu status darurat nasional. (CBS)
baca 10 detik
  • Komunitas global mengirimkan tim penyelamat dan logistik medis pascagempa kembar dahsyat di Venezuela.

  • Amerika Serikat memimpin bantuan finansial senilai 150 juta dolar beserta armada kapal amfibi militer.

  • Berbagai negara lintas benua bersinergi mendirikan rumah sakit lapangan dan menerjunkan anjing pelacak.

Suara.com - Komunitas internasional bergerak cepat mengirimkan ratusan personel penyelamat dan bantuan medis darurat ke Venezuela. Langkah masif ini dilakukan sehari setelah gempa bumi kembar menghancurkan kawasan pemukiman penduduk di sana.

Operasi kemanusiaan lintas negara kini difokuskan untuk menemukan korban selamat di balik puing-puing bangunan. Berbagai negara langsung menerjunkan tim elit gabungan demi mempercepat proses evakuasi di zona bencana.

Amerika Serikat memimpin pergerakan dengan mengirimkan tim penyelamat khusus, fasilitas medis, serta logistik kemanusiaan. Departemen Luar Negeri AS mengumumkan komitmen dana bantuan sebesar 150 juta dolar AS.

Dua gempa kuat mengguncang Venezuela pada Rabu (24/6) petang waktu setempat, memicu kepanikan luas di berbagai kota. [Tangkap layar X]
Dua gempa kuat mengguncang Venezuela pada Rabu (24/6) petang waktu setempat, memicu kepanikan luas di berbagai kota. [Tangkap layar X]

Komando militer AS juga mengarahkan armadanya di wilayah tersebut untuk menyokong penuh aktivitas evakuasi. Kapal angkut amfibi USS Fort Lauderdale beserta pesawat angkut berat telah dikerahkan ke lokasi.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengambil peran sentral dalam memimpin koordinasi taktis di lapangan. Organisasi dunia ini mengatur penempatan tim pencari dan penyelamat perkotaan agar evakuasi berjalan efektif.

Kolombia yang berbatasan langsung segera mengirimkan bantuan logistik beserta puluhan petugas kemanusiaan. Sebanyak 60 penyelamat dan empat anjing pelacak dikirim untuk mendeteksi korban tertimbun.

Dukungan besar juga datang dari El Salvador yang menerjunkan kontingen berkekuatan 300 paramedis dan penyelamat. Pemerintah setempat memastikan pengiriman 50 metrik ton pasokan esensial termasuk obat-obatan penunjang hidup.

Sementara itu, Chile memobilisasi unit khusus pemadam kebakaran yang tergabung dalam USAR (Urban Search and Rescue). Pasukan ini memiliki spesialisasi tinggi dalam melakukan penyelamatan di area perkotaan yang runtuh.

Kuba turut mengambil bagian dalam penanganan medis darurat pascabencana dengan mengoptimalkan tenaga kesehatan mereka. Langkah taktis ini berfokus pada perawatan langsung para korban yang terluka di fasilitas darurat.

baca juga

Presiden Kuba Miguel Díaz-Canel mengatakan personel kesehatan dari Kuba "secara aktif bekerja sama dalam perawatan para korban" di Venezuela.

Republik Dominika tidak ketinggalan dengan menerbangkan personel khusus beserta pasokan logistik penting. Gelombang dukungan kemanusiaan ini terus mengalir melalui jalur udara menuju titik-titik krusial.

Panama ikut bergerak cepat setelah Presiden José Raúl Mulino menginstruksikan pengiriman misi penyelamatan regional. Personel dari Sistem Perlindungan Sipil Nasional langsung diterjunkan ke pusat kendali bencana.

Masyarakat Panama juga menunjukkan empati tinggi dengan mendirikan posko-posko pengumpulan bantuan mandiri. Warga berbondong-bondong menyumbangkan kebutuhan pokok untuk meringankan beban para korban gempa.

Dari benua Eropa, Kementerian Luar Negeri Spanyol mengumumkan kesiapan pengiriman rumah sakit lapangan portabel. Sebanyak 57 tentara dari unit pencarian dan 40 petugas pemadam kebakaran dikirim dengan pesawat militer.

Meksiko mengirimkan 2 pesawat angkut Angkatan Udara yang membawa 261 personel gabungan ke Venezuela. Satuan tugas ini terdiri dari tentara, anggota angkatan udara, dan pasukan Garda Nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Detik-detik Gempa Venezuela Mengguncang Pesawat di Bandara Simon Bolivar

Detik-detik Gempa Venezuela Mengguncang Pesawat di Bandara Simon Bolivar

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:20 WIB

Gempa Venezuela Renggut 235 Jiwa, Krisis Medis Melanda Wilayah La Guaira

Gempa Venezuela Renggut 235 Jiwa, Krisis Medis Melanda Wilayah La Guaira

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:41 WIB

Rakyat Bukan Ayam: Mengatasi Lapar dengan Martabat, Bukan Sekadar Bantuan

Rakyat Bukan Ayam: Mengatasi Lapar dengan Martabat, Bukan Sekadar Bantuan

Your Say | Jum'at, 26 Juni 2026 | 11:00 WIB

Terkini

Firdaus Oiwobo Sudah Diperiksa! Polisi Dalami Kasus Penghinaan Tiyo Ardianto ke Presiden Prabowo

Firdaus Oiwobo Sudah Diperiksa! Polisi Dalami Kasus Penghinaan Tiyo Ardianto ke Presiden Prabowo

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:44 WIB

Prabowo Pantau Kasus 3 Peserta SPPI Tewas saat Latsarmil, Pemerintah Siapkan Evaluasi

Prabowo Pantau Kasus 3 Peserta SPPI Tewas saat Latsarmil, Pemerintah Siapkan Evaluasi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:38 WIB

Cegah Badai PHK Akibat Harga Gas, Dasco Pastikan Pemerintah Berpihak pada Buruh

Cegah Badai PHK Akibat Harga Gas, Dasco Pastikan Pemerintah Berpihak pada Buruh

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:27 WIB

Dulu Dicibir Kini Dipuji, Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen di Survei Kompas

Dulu Dicibir Kini Dipuji, Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen di Survei Kompas

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:22 WIB

Detik-detik Gempa Venezuela Mengguncang Pesawat di Bandara Simon Bolivar

Detik-detik Gempa Venezuela Mengguncang Pesawat di Bandara Simon Bolivar

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:20 WIB

Pendanaan MBG Dinilai Langgar Konstitusi, BEM UI Ajukan Amicus Curiae ke MK

Pendanaan MBG Dinilai Langgar Konstitusi, BEM UI Ajukan Amicus Curiae ke MK

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:17 WIB

BPKH Buka Rekrutmen Terbuka 2026: Sediakan 9 Posisi Strategis, Cek Syaratnya di Sini

BPKH Buka Rekrutmen Terbuka 2026: Sediakan 9 Posisi Strategis, Cek Syaratnya di Sini

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:16 WIB

Resmi! Brigjen Yulius Audie Sonny Latuheru Jabat Kapolda Papua Barat, Ini Sosoknya

Resmi! Brigjen Yulius Audie Sonny Latuheru Jabat Kapolda Papua Barat, Ini Sosoknya

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:04 WIB

Jokowi Disebut Bawa Misi Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode, Apa Kata Istana?

Jokowi Disebut Bawa Misi Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode, Apa Kata Istana?

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:00 WIB

Tilap Rp7,6 Miliar, Duo Penipu Haji Mujamalah VIP Diringkus Sebelum Kabur ke Luar Negeri

Tilap Rp7,6 Miliar, Duo Penipu Haji Mujamalah VIP Diringkus Sebelum Kabur ke Luar Negeri

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:55 WIB