Boni Hargens Soal Hasil Survei Litbang Kompas: Wujud Konkret Kapolri Lakukan Reformasi Polri

Bangun Santoso

Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:05 WIB
Boni Hargens Soal Hasil Survei Litbang Kompas: Wujud Konkret Kapolri Lakukan Reformasi Polri
Pengamat politik, Boni Hargens usai menghadiri sebuah diskusi di Jakarta. (ist)
baca 10 detik
  • Survei Litbang Kompas pada April 2026 mencatat tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat signifikan mencapai 82,4 persen.
  • Kapolri Listyo Sigit Prabowo dinilai berhasil menjalankan reformasi institusi melalui konsep Presisi yang humanis serta pelayanan optimal.
  • Penguatan kepercayaan publik tersebut menjadi faktor krusial dalam menjaga stabilitas demokrasi serta legitimasi pemerintahan Prabowo-Gibran saat ini.

Suara.com - Data survei Litbang Kompas menjadi rujukan empiris yang kredibel dalam menilai arah reformasi institusional Polri. Angka 80,6 persen merupakan indikator kepercayaan publik yang tidak dapat diabaikan, dan menjadi dasar bagi para pengamat untuk menganalisis sejauh mana reformasi kepolisian berdampak nyata di mata masyarakat luas.

Boni Hargens, analis politik senior yang dikenal dengan pandangannya yang tajam dan berbasis data, menyambut hasil survei Litbang Kompas dengan penilaian yang sangat positif.

Menurutnya, angka 80,6 persen publik yang menilai kinerja Polri membaik merupakan bukti empiris yang kuat bahwa institusi kepolisian dibawah kepemimpinan Kapolri Listyo Sigit Prabowo benar-benar serius dalam menjalani proses reformasi, baik dari sisi kinerja operasional maupun budaya organisasi internal.

Mantan Dewan Pengawas LKBN ANTARA tersebut secara khusus mengaitkan capaian ini dengan kepemimpinan Kapolri Listyo Sigit Prabowo, yang dinilainya berhasil membuat berbagai terobosan strategis dalam reformasi internal Polri.

Konsep "Presisi" yang diusung Kapolri menjadi fondasi transformasi institusional yang tidak hanya menyentuh aspek teknis operasional, tetapi juga membangun budaya kepolisian yang lebih humanis, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik yang optimal.

"Kepercayaan publik yang meningkat terhadap Polri merupakan prasyarat bagi penguatan demokrasi dan keberhasilan pelaksanaan pemerintahan," demikian Boni Hargens dalam rilisnya kepada media di Jakarta, Sabtu (27/6/2026).

Lebih jauh, Boni menegaskan bahwa peningkatan kepercayaan publik terhadap Polri bukan sekadar pencapaian institusional semata.

Dia menempatkannya dalam konteks yang lebih luas, yakni sebagai prasyarat fundamental bagi penguatan demokrasi Indonesia dan keberhasilan pelaksanaan roda pemerintahan secara keseluruhan.

"Tanpa kepercayaan publik terhadap aparat keamanan, fondasi demokrasi yang sehat akan sulit terwujud secara konsisten dan berkelanjutan," kata Boni.

baca juga

Di tengah gejolak aksi protes yang menentang sejumlah kebijakan pemerintah belakangan ini, Boni menekankan bahwa harmonisasi antara negara dan masyarakat adalah keniscayaan.

"Stabilitas pemerintahan hanya dapat terjaga ketika ada keseimbangan antara otoritas negara dan partisipasi serta kepercayaan masyarakat sipil terhadap institusi," tutur dia.

Dalam konteks pemerintahan Prabowo-Gibran yang baru berdiri, Boni memosisikan Polri sebagai kekuatan pendukung yang fundamental.

Menurut Boni, kapasitas Polri dalam menjaga ketertiban, mengelola dinamika sosial, dan menegakkan hukum secara berkeadilan menjadi variabel kunci yang menentukan stabilitas dan kredibilitas pemerintahan baru tersebut di mata publik domestik maupun internasional.

"Saya memandang Polri bukan semata sebagai instrumen penegak hukum, tetapi sebagai aktor strategis dalam ekosistem politik dan pemerintahan Indonesia. Keberhasilan Polri dalam membangun kepercayaan publik dengan demikian memiliki implikasi yang melampaui batas-batas tugas kepolisian itu sendiri, menyentuh dimensi stabilitas demokrasi dan legitimasi pemerintahan secara menyeluruh," jelas Boni Hargens.

Hasil survei Litbang Kompas terbaru menunjukkan mayoritas masyarakat nilai kinerja Polri makin membaik dan mendapat kepercayaan yang tinggi dari masyarakat.

Dari survei Litbang Kompas tersebut menunjukkan 80,6 persen publik menilai kinerja Polri makin membaik.

Lalu survei tersebut juga mencatat kepercayaan publik terhadap Polri naik menjadi 82,4%. Sebelumnya pada 2025, kepercayaan publik terhadap Polri berada di angka 76,2%.

Survei Litbang Kompas digelar 9 hingga 18 April 2026 dengan metode yang dilakukan wawancara tatap muka terhadap 1.200 responden.

Pengambilan sampel dilakukan acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di 38 provinsi. Margin of error 2,83% dengan tingkat kepercayaan 95%.

Hasil survei Litbang Kompas menunjukkan kepercayaan publik ke Polri naik menjadi 82,4%. Survei Litbang Kompas menyatakan publik yakin lembaga Polri bisa semakin baik ke depan.

Selain itu, survei ini menunjukkan citra kelembagaan terhadap Polri juga naik signifikan menjadi 71,5% dari tahun sebelumnya di persentase 64,4%.

Berdasarkan Survei Litbang Kompas, kenaikan citra positif Polri ini dikaitkan dengan banyaknya pelibatan anggota Polri sebagai ujung tombak alat aparat Bhayangkara negara di lapangan.

Litbang Kompas juga menanyakan penilaian ke responden yang pernah berhubungan dengan Polri. Hasilnya, skor kinerja profesionalitas Polri naik dari sebelumnya 7,76% menjadi 8,37%.

Hasil penilaian profesionalitas layanan Polri ini didapat dari rata-rata indeks 20 aspek dari responden yang pernah berhubungan Polri seperti pengurusan dokumen. Selain itu, 80% responden menyatakan fasilitas pelayanan di kantor polisi kini sudah nyaman.

Peningkatan kepercayaan yang signifikan ini menempatkan Polri di daftar lima institusi negara yang dipercaya publik.

Bahkan, menurut Survei Litbang Kompas, tingkat kepercayaannya diakui publik relatif paling tinggi daripada lembaga penegak hukum lainnya seperti Kejaksaan Agung, Mahkamah Agung dan KPK.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:26 WIB

Bareskrim Tetapkan 291 Tersangka dalam Kasus Judol Internasional di Hayam Wuruk

Bareskrim Tetapkan 291 Tersangka dalam Kasus Judol Internasional di Hayam Wuruk

Foto | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:30 WIB

Dulu Dicibir Kini Dipuji, Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen di Survei Kompas

Dulu Dicibir Kini Dipuji, Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen di Survei Kompas

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:22 WIB

Resmi! Brigjen Yulius Audie Sonny Latuheru Jabat Kapolda Papua Barat, Ini Sosoknya

Resmi! Brigjen Yulius Audie Sonny Latuheru Jabat Kapolda Papua Barat, Ini Sosoknya

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:04 WIB

Cuma di Indonesia TNI Turun ke Sawah, DPR Bela Prabowo: Tentu Jadi Kebanggaan

Cuma di Indonesia TNI Turun ke Sawah, DPR Bela Prabowo: Tentu Jadi Kebanggaan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:15 WIB

Mahfud MD Sebut Penolakan UU Polri oleh Mahasiswa Wajar: Memang Tak Ada Perubahan

Mahfud MD Sebut Penolakan UU Polri oleh Mahasiswa Wajar: Memang Tak Ada Perubahan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 14:53 WIB

Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan!  Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan

Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:19 WIB

Terkini

Bukan Tambang, Ini Sektor yang Diam-Diam Dorong Ekonomi Sumsel 5,20 Persen

Bukan Tambang, Ini Sektor yang Diam-Diam Dorong Ekonomi Sumsel 5,20 Persen

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:59 WIB

Indonesia Punya Potensi Besar Kembangkan Kripto Syariah

Indonesia Punya Potensi Besar Kembangkan Kripto Syariah

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:55 WIB

5 Rekomendasi Bedak Ringan untuk Remaja Sekolah yang Hasilnya Natural dan Tidak Dempul sesuai Review

5 Rekomendasi Bedak Ringan untuk Remaja Sekolah yang Hasilnya Natural dan Tidak Dempul sesuai Review

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:45 WIB

Rekam Jejak Jebolan Liga India yang Jadi Pelatih Anyar Bhayangkara FC Gantikan Paul Munster

Rekam Jejak Jebolan Liga India yang Jadi Pelatih Anyar Bhayangkara FC Gantikan Paul Munster

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Kata BMKG, Penurunan Kualitas Udara Pekanbaru Bukan karena Karhutla

Kata BMKG, Penurunan Kualitas Udara Pekanbaru Bukan karena Karhutla

Riau | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:30 WIB

KMP Putri Yasmin Terbakar, 212 Orang Dievakuasi, SAR Masih Cari Korban

KMP Putri Yasmin Terbakar, 212 Orang Dievakuasi, SAR Masih Cari Korban

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:29 WIB

Bos BI Berganti, Grace Natalie PSI Tegaskan Independensi Institusi Tak Boleh Goyah

Bos BI Berganti, Grace Natalie PSI Tegaskan Independensi Institusi Tak Boleh Goyah

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:26 WIB

DPRD DKI Soroti Izin Penjualan Miras di Festival Musik, Buntut Kasus Viral The Sounds Project

DPRD DKI Soroti Izin Penjualan Miras di Festival Musik, Buntut Kasus Viral The Sounds Project

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:20 WIB

Bosan Lari Gitu-Gitu Aja? Coba 5 Spot Jogging di Jogja Ini, Suasananya Asri Banget!

Bosan Lari Gitu-Gitu Aja? Coba 5 Spot Jogging di Jogja Ini, Suasananya Asri Banget!

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:20 WIB

Luas Karhutla Riau Capai 15 Ribu Hektare Selama Januari-Juli 2026

Luas Karhutla Riau Capai 15 Ribu Hektare Selama Januari-Juli 2026

Riau | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:17 WIB

×