Fakta-fakta Kematian 5 SPPI Calon Manajer Koperasi saat Jalani Latihan Militer

M Nurhadi

Minggu, 28 Juni 2026 | 11:14 WIB
Fakta-fakta Kematian 5 SPPI Calon Manajer Koperasi saat Jalani Latihan Militer
Calon pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan calon pengelola Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang akan mengikuti Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad). (DOK. Setjen Infohan Kemhan)
baca 10 detik
  • Lima peserta program Latsarmil SPPI meninggal dunia di berbagai lokasi pendidikan selama kurun waktu Juni 2026.
  • Kementerian Pertahanan memperketat pengawasan kesehatan dan melakukan reformasi materi pelatihan akibat insiden fatal tersebut.
  • Berbagai pihak mengkritik penggunaan pola militer bagi manajer koperasi dan menuntut keterlibatan instruktur profesional sipil.

Suara.com - Program Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) yang ditujukan bagi para calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) serta Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP) tengah berada di bawah sorotan tajam publik.

Program kedisiplinan yang diikuti oleh para peserta Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) ini memicu kedukaan mendalam setelah jumlah peserta yang dilaporkan meninggal dunia saat mengikuti pendidikan kini bertambah menjadi lima orang.

Tragedi ini memantik reaksi keras dari berbagai kalangan, mulai dari pakar militer, pengamat ekonomi, hingga koalisi masyarakat sipil yang mempertanyakan relevansi penggemblengan gaya militer untuk pengelola lembaga keuangan mikro desa.

Berikut adalah deretan fakta krusial yang berhasil dihimpun mengenai rentetan insiden fatal serta langkah penanganan dari Kementerian Pertahanan (Kemhan).

1. Identitas Lima Peserta yang Gugur dan Penyebab Medisnya

Pihak Kementerian Pertahanan melalui Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemhan, Mayjen TNI Ketut Gede Wetan Pastia, mengonfirmasi identitas lima pemuda peserta SPPI yang meninggal dunia selama rangkaian pelatihan berlangsung. Berdasarkan data rekam medis, berikut rincian kronologinya:

Yonanda Muhammad Taufiq: Meninggal dunia pada Rabu (17/6/2026) akibat mengalami henti jantung (cardiac arrest) saat menjalani pendidikan di Satuan Pendidikan (Satdik) Pusat Pendidikan dan Latihan Tempur (Puslatpur) Kodiklatad, Baturaja.

Anisa Muyassaroh: Mengalami gangguan kesehatan pada 18 Juni 2026 dan dinyatakan meninggal dunia akibat sengatan panas (heat stroke) serta henti jantung saat digembleng di Satdik Dodikjur Resimen Induk Daerah Militer (Rindam) VI/Mulawarman, Balikpapan.

Novia Rahmadhani Sihotang (25): Mengalami penurunan kondisi pada 22 Juni 2026 di Satdik Pusbahasa Kodiklatau Jakarta. Setelah dirujuk ke Rumah Sakit Angkatan Udara (RSAU) dr. Esnawan Antariksa, ia mengembuskan napas terakhir pada 23 Juni 2026 akibat komplikasi penyakit Tuberkulosis (TB).

baca juga

Muhammad Rifki Renaldi Gunawan: Dilaporkan meninggal dunia pada Jumat (26/6/2026) saat mengikuti masa pendidikan di Satdik Yon Parako 465, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.

Nola Dya Sari: Meninggal dunia pada hari yang sama, Jumat (26/6/2026), ketika tengah mengikuti program Latsarmil di wilayah Kalimantan.

2. Langkah Mitigasi Medis dan Pemisahan Peleton

Merespon situasi darurat ini, Kemhan bersama Panitia Seleksi Nasional mulai memperketat lini pengawasan kesehatan. Penyelenggara kini menerapkan pemeriksaan kesehatan lanjutan secara berkala, observasi ketat, hingga isolasi bagi peserta yang membutuhkan perawatan khusus.

Sebagai contoh teknis di lapangan, Korps Marinir TNI AL di Cilandak, Jakarta Selatan, mulai memetakan kondisi fisik peserta secara ketat.

Komandan Batalyon Latihan SPPI di Brigif 1 Marinir Cilandak, Letkol (Mar) Agus Mutaqin, menyebutkan bahwa peserta yang terdeteksi memiliki riwayat penyakit kronis atau sakit berat langsung dipisahkan ke tingkat peleton dan kompi tersendiri, sehingga mereka tidak dilibatkan dalam aktivitas lapangan yang menguras fisik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Orang Meninggal, Pelatihan Militer KDMP Dikecam: Dampak Buruk ke Manajemen Koperasi

5 Orang Meninggal, Pelatihan Militer KDMP Dikecam: Dampak Buruk ke Manajemen Koperasi

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 10:50 WIB

5 Peserta Latsarmil KDMP Tewas, Koalisi Sipil: Stop Militerisasi Ruang Sipil!

5 Peserta Latsarmil KDMP Tewas, Koalisi Sipil: Stop Militerisasi Ruang Sipil!

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 22:45 WIB

GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN

GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:45 WIB

Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan

Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:40 WIB

5 Peserta SPPI Tewas, TB Hasanuddin Desak Latihan Militer Calon Manajer Koperasi Dihentikan

5 Peserta SPPI Tewas, TB Hasanuddin Desak Latihan Militer Calon Manajer Koperasi Dihentikan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:42 WIB

5 Peserta SPPI Tewas, Kemhan Evaluasi Total Program Latsarmil

5 Peserta SPPI Tewas, Kemhan Evaluasi Total Program Latsarmil

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:25 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Sumsel | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:06 WIB

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Bogor | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

×