31 Perlintasan Liar Ditutup, Namun Kecelakaan Kereta di Daop 1 Jakarta Tetap Meningkat

Vania Rossa, Adiyoga Priyambodo

Selasa, 30 Juni 2026 | 13:44 WIB
31 Perlintasan Liar Ditutup, Namun Kecelakaan Kereta di Daop 1 Jakarta Tetap Meningkat
Perlintasan Liar KA Ditutup. (Dok. KAI Daop 1 Jakarta)
baca 10 detik
  • KAI Daop 1 Jakarta mencatat 34 kejadian temperan di perlintasan sebidang selama periode Januari hingga Juni 2026.
  • Jumlah kasus kecelakaan tersebut meningkat dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya, yakni sebanyak 23 kejadian.
  • Insiden sepanjang semester pertama tahun 2026 ini menyebabkan sebanyak sembilan orang meninggal dunia di lokasi kejadian.

Suara.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mencatat kenaikan jumlah kejadian temperan di perlintasan sebidang sepanjang Semester I 2026, meski mereka telah menutup 31 perlintasan liar di wilayah operasionalnya.

Berdasarkan data resmi yang diterima Suara.com, Selasa (30/6/2026), tercatat 34 kejadian temperan terjadi di perlintasan sebidang sepanjang Januari hingga Juni 2026.

Angka tersebut naik dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, yakni Semester I 2025, yang mencatat 23 kejadian temperan.

Rincian kejadian pada 2026 meliputi 6 kasus di Januari, 8 kasus di Februari, 5 kasus di Maret, 7 kasus di April, 3 kasus di Mei, dan 5 kasus di Juni.

Dari 34 kejadian tersebut, sebanyak 9 orang dilaporkan meninggal dunia. Sedikit lebih rendah dibandingkan 11 korban jiwa pada Semester I 2025.

Kenaikan kasus ini terjadi di tengah upaya KAI Daop 1 Jakarta menutup perlintasan liar bersama pemerintah daerah, kepolisian, dan unsur kewilayahan.

Penutupan dilakukan di sejumlah wilayah yakni lima titik di Kabupaten Bogor; tiga titik di Serang, Kota Bekasi, Tangerang Selatan dan Kabupaten Sukabumi; dua titik di Kota Sukabumi, Kabupaten Karawang dan Cilegon; serta satu titik di Kabupaten Bekasi, Kota Bogor, lima kota administrasi Jakarta dan Lebak.

“Ini merupakan bagian dari komitmen KAI Daop 1 Jakarta dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api dan masyarakat. Perlintasan liar memiliki risiko tinggi karena tidak dilengkapi fasilitas keselamatan yang memadai, seperti palang pintu, rambu peringatan, maupun penjagaan resmi,” ujar Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo.

Selain penutupan fisik, KAI Daop 1 Jakarta turut menggencarkan edukasi keselamatan kepada masyarakat melalui sosialisasi di titik-titik perlintasan sebidang.

baca juga

Franoto menegaskan, data kecelakaan tersebut menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan bersama di jalur perlintasan kereta api.

“Kami mengapresiasi dukungan pemerintah daerah, kepolisian, unsur kewilayahan, komunitas, dan masyarakat dalam mendukung penutupan perlintasan liar. KAI Daop 1 Jakarta akan terus hadir melalui edukasi, sosialisasi, dan penataan perlintasan agar risiko di jalur kereta api dapat ditekan bersama,” pungkasnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

183 Warga Pinggir Rel Senen Direlokasi, KAI Ratakan Puluhan Bangunan Liar

183 Warga Pinggir Rel Senen Direlokasi, KAI Ratakan Puluhan Bangunan Liar

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:30 WIB

KA Kertanegara Makin Favorit, Layani 168 Ribu Pelanggan hingga Mei 2026

KA Kertanegara Makin Favorit, Layani 168 Ribu Pelanggan hingga Mei 2026

Foto | Jum'at, 26 Juni 2026 | 05:55 WIB

Gempa Pacitan Terasa hingga Yogyakarta, KAI Sempat Hentikan Perjalanan Kereta

Gempa Pacitan Terasa hingga Yogyakarta, KAI Sempat Hentikan Perjalanan Kereta

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:32 WIB

Terkini

Pemimpin Arab Sampaikan Duka Cita Atas Tragedi KMP Virgo Transport 8

Pemimpin Arab Sampaikan Duka Cita Atas Tragedi KMP Virgo Transport 8

News | Senin, 28 September 2026 | 10:30 WIB

Mau Ikut Fun Run 5K? Ini 5 Rekomendasi Sepatu Lari Nyaman dari Lokal Sampai Global

Mau Ikut Fun Run 5K? Ini 5 Rekomendasi Sepatu Lari Nyaman dari Lokal Sampai Global

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 10:29 WIB

Rebutan Lahan Parkir Berujung Bentrok di Garut, Satu Orang Terkena Sajam

Rebutan Lahan Parkir Berujung Bentrok di Garut, Satu Orang Terkena Sajam

Jabar | Senin, 28 September 2026 | 10:25 WIB

Enam Lokasi Pasar Murah di Pekanbaru Periode Sepekan ke Depan

Enam Lokasi Pasar Murah di Pekanbaru Periode Sepekan ke Depan

Riau | Senin, 28 September 2026 | 10:23 WIB

Tak Takut Atmosfer GBK, Pelatih Malaysia Kenang Pernah Bikin Timnas Indonesia Terluka

Tak Takut Atmosfer GBK, Pelatih Malaysia Kenang Pernah Bikin Timnas Indonesia Terluka

Bola | Senin, 28 September 2026 | 10:22 WIB

Cari Serum Wardah untuk Samarkan Kerutan? Ini Pilihannya, Lengkap dengan Ulasan Pengguna

Cari Serum Wardah untuk Samarkan Kerutan? Ini Pilihannya, Lengkap dengan Ulasan Pengguna

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 10:20 WIB

Hamzah Batik Malioboro Terbakar Lagi Setelah 2004, Ini Sejarahnya dengan Sosok Raminten dan Mirota

Hamzah Batik Malioboro Terbakar Lagi Setelah 2004, Ini Sejarahnya dengan Sosok Raminten dan Mirota

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 10:19 WIB

Pasar Kripto Memerah, CFX10 Turun ke Level 1.005

Pasar Kripto Memerah, CFX10 Turun ke Level 1.005

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 10:13 WIB

Apa Perbedaan Cleansing Gel dan Cleansing Foam?

Apa Perbedaan Cleansing Gel dan Cleansing Foam?

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 10:10 WIB

Timnas Indonesia Diberi Peringakatan Keras Jelang Hadapi Malaysia: Tak Boleh Lagi Monoton!

Timnas Indonesia Diberi Peringakatan Keras Jelang Hadapi Malaysia: Tak Boleh Lagi Monoton!

Bola | Senin, 28 September 2026 | 10:09 WIB

×