Kebakaran TPA Jatiwaringin Meluas, Pemkab Tangerang Tetapkan Status Tanggap Darurat

Bella

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:23 WIB
Kebakaran TPA Jatiwaringin Meluas, Pemkab Tangerang Tetapkan Status Tanggap Darurat
Mobil pemadam BPBD dikerahkan ke lokasi kebakaran TPA Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, Banten. ANTARA/Azmi Samsul M
baca 10 detik
  • Pemkab Tangerang resmi menetapkan status tanggap darurat kebakaran di TPA Jatiwaringin, Mauk, demi mempercepat penanganan dan melindungi kesehatan warga.
  • Peningkatan status dilakukan karena luas area terbakar mencapai 15 hektare serta paparan asap yang mengganggu warga sekitar lokasi.
  • BNPB akan mengerahkan helikopter water bombing guna membantu pemadaman di titik api yang sulit dijangkau melalui jalur darat.

Suara.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang resmi menaikkan status penanganan kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, dari siaga menjadi tanggap darurat. Keputusan tersebut diambil untuk mempercepat penanganan kebakaran yang terus meluas dan meminimalkan dampaknya terhadap masyarakat.

Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid mengatakan, keputusan itu diambil setelah pemerintah daerah menggelar rapat evaluasi bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), serta sejumlah instansi terkait.

"Kita tetapkan bahwa ini sudah masuk kategori darurat. Karena ini menyangkut masalah kesehatan masyarakat, menyangkut juga risiko daripada api yang terus menjalar begitu kita tetapkan," kata Maesyal di Tangerang, sepert dikutip dari Antara, Rabu.

Menurutnya, pemerintah daerah juga telah menerbitkan surat keputusan bupati sebagai dasar peningkatan status penanggulangan bencana tersebut.

Maesyal menjelaskan, salah satu alasan utama penetapan tanggap darurat adalah dampak asap yang mulai mengganggu permukiman warga di sekitar lokasi kebakaran.

Petugas dari BPBD Kabupaten Tangerang saat melakukan upaya pemadaman api yang membakar lokasi TPA Jatiwaringin, Kecamatan Mauk. ANTARA/Azmi Samsul M
Petugas dari BPBD Kabupaten Tangerang saat melakukan upaya pemadaman api yang membakar lokasi TPA Jatiwaringin, Kecamatan Mauk. ANTARA/Azmi Samsul M

"Ini menjadi pertimbangan karena dampak pastinya ada asap. Asap ini terbawa oleh angin dan dekat sekali ke pemukiman," katanya.

Selain ancaman asap, keputusan itu juga didasarkan pada sejumlah indikator lain, seperti bertambahnya luas area yang terbakar, meningkatnya jumlah titik api, prakiraan musim kemarau, keterbatasan kemampuan personel, hingga cakupan dampak kebakaran.

Untuk mendukung proses pemadaman, Pemkab Tangerang berencana melibatkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui pengerahan helikopter guna menyiram titik api yang sulit dijangkau dari darat.

"Dengan situasi ini, rencananya helikopter BNPB akan membantu untuk penyiraman api dari atas. Karena ada lokasi yang tidak bisa dimasuki oleh kendaraan," ujarnya.

baca juga

Ia berharap peningkatan status tersebut dapat memperkuat koordinasi lintas instansi sehingga proses pemadaman dan perlindungan terhadap masyarakat bisa berjalan lebih efektif.

"Kami minta bantuannya kepada semua pihak, untuk tangani persoalan ini agar segera mematikan api ini, termasuk juga untuk upaya-upaya mencegah kepada kesehatan masyarakat," kata dia.

Sementara itu, BNPB terus memantau perkembangan kebakaran yang hingga Rabu pagi masih berpotensi meluas. Kepala BNPB Suharyanto telah menginstruksikan jajarannya turun ke lokasi untuk melakukan asesmen lanjutan, berkoordinasi dengan pemerintah daerah, serta memperkuat operasi pemadaman.

Berdasarkan hasil asesmen sementara, petugas menghadapi kendala karena material yang terbakar didominasi sampah dan bahan yang mudah terbakar. Titik api juga berada di tumpukan sampah yang tinggi sehingga sulit dijangkau, sementara angin kencang dan cuaca panas mempercepat penyebaran api.

Untuk mempercepat pengendalian kebakaran, BNPB mengerahkan dukungan udara.

"Kita datangkan dua helikopter water bombing (pengebom air) dan jika diperlukan lakukan operasi modifikasi cuaca," katanya.

Di sisi lain, pemadaman dari darat masih terus berlangsung dengan melibatkan 10 unit mobil pemadam kebakaran dari berbagai instansi. Petugas memusatkan upaya pada area yang masih dapat dijangkau agar api tidak semakin meluas.

Hingga kini, kebakaran diperkirakan telah menghanguskan sekitar 15 hektare lahan di TPA Jatiwaringin. Asap tebal juga memaksa 30 kepala keluarga atau 52 jiwa mengungsi ke Balai Desa Tanjakan Mekar demi menghindari dampak paparan asap kebakaran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tangerang Kota Paling Rawan! Ini Peta Wilayah Kriminalitas di Jabodetabek Sepanjang 2026

Tangerang Kota Paling Rawan! Ini Peta Wilayah Kriminalitas di Jabodetabek Sepanjang 2026

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 17:50 WIB

Modus PKBM Indonesia Negeriku Korupsi Dana Pendidikan Ratusan Pelajar

Modus PKBM Indonesia Negeriku Korupsi Dana Pendidikan Ratusan Pelajar

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Firdaus Oiwobo Sudah Diperiksa! Polisi Dalami Kasus Penghinaan Tiyo Ardianto ke Presiden Prabowo

Firdaus Oiwobo Sudah Diperiksa! Polisi Dalami Kasus Penghinaan Tiyo Ardianto ke Presiden Prabowo

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:44 WIB

Dipicu Masalah Asmara! Caddy Golf di Tangerang Dianiaya: Kepala Sobek, Kening dan Bibir Lebam-lebam

Dipicu Masalah Asmara! Caddy Golf di Tangerang Dianiaya: Kepala Sobek, Kening dan Bibir Lebam-lebam

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:11 WIB

Lawan Dakwaan Jaksa, Richard Lee Siapkan Eksepsi 24 Halaman Bongkar Kasus Kosmetik

Lawan Dakwaan Jaksa, Richard Lee Siapkan Eksepsi 24 Halaman Bongkar Kasus Kosmetik

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 11:50 WIB

BPBD dan Dinkes Antisipasi Dampak Asap Kebakaran Pabrik Sandal di Tangerang

BPBD dan Dinkes Antisipasi Dampak Asap Kebakaran Pabrik Sandal di Tangerang

News | Senin, 22 Juni 2026 | 07:22 WIB

Kebakaran Hebat Pabrik Sandal di Tanah Tinggi Tangerang, Asap Pekat Selimuti Langit Malam

Kebakaran Hebat Pabrik Sandal di Tanah Tinggi Tangerang, Asap Pekat Selimuti Langit Malam

News | Senin, 22 Juni 2026 | 07:13 WIB

Pameran Life is Pattern Hadir di Tangerang, Suguhkan Instalasi Arsitektur Imersif

Pameran Life is Pattern Hadir di Tangerang, Suguhkan Instalasi Arsitektur Imersif

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 06:10 WIB

Kemensos Terima Hibah Lahan 6,3 Hektare untuk Pembangunan Sekolah Rakyat di Tangerang

Kemensos Terima Hibah Lahan 6,3 Hektare untuk Pembangunan Sekolah Rakyat di Tangerang

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:52 WIB

Misteri Kakek 75 Tahun Tewas Tergantung di Taman Pramuka, Barang Berharga Masih Utuh

Misteri Kakek 75 Tahun Tewas Tergantung di Taman Pramuka, Barang Berharga Masih Utuh

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 13:27 WIB

Terkini

Lubang Galian yang Merenggut Nyawa, Siapa Harus Bertanggung Jawab?

Lubang Galian yang Merenggut Nyawa, Siapa Harus Bertanggung Jawab?

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:23 WIB

17 Tahun Terkatung-katung, Nasib Lahan Transmigrasi di Muaro Jambi Akhirnya Terang

17 Tahun Terkatung-katung, Nasib Lahan Transmigrasi di Muaro Jambi Akhirnya Terang

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:12 WIB

KPK Dalami Aset Japto Soerjosoemarjo, Diduga Terkait Kasus Gratifikasi Batu Bara

KPK Dalami Aset Japto Soerjosoemarjo, Diduga Terkait Kasus Gratifikasi Batu Bara

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:11 WIB

Jalan Terjal Jakarta Menuju Kota Global: Kawasan Kumuh Masih Antre Perbaikan

Jalan Terjal Jakarta Menuju Kota Global: Kawasan Kumuh Masih Antre Perbaikan

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:05 WIB

6 Pesan Prabowo ke Polri: Jangan Sombong, Jangan Nyusahin Rakyat, Terus Perbaiki Diri

6 Pesan Prabowo ke Polri: Jangan Sombong, Jangan Nyusahin Rakyat, Terus Perbaiki Diri

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 12:32 WIB

TPA Jatiwaringin Masih Membara, 2 Helikopter Water Bombing Diterjunkan ke Lokasi!

TPA Jatiwaringin Masih Membara, 2 Helikopter Water Bombing Diterjunkan ke Lokasi!

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 12:24 WIB

Dissenting Opinion Jadi Kunci, Akankah Nadiem Makarim Lolos di Pengadilan Tinggi?

Dissenting Opinion Jadi Kunci, Akankah Nadiem Makarim Lolos di Pengadilan Tinggi?

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 12:22 WIB

Kronologi Terungkapnya Korupsi Penjualan BBM PT PPN, Negara Rugi Rp486 Miliar

Kronologi Terungkapnya Korupsi Penjualan BBM PT PPN, Negara Rugi Rp486 Miliar

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 12:02 WIB

Awkarin Kembalikan Uang Saku Hanania Travel, Polisi Himpun Rp110 Juta dari Para Influencer

Awkarin Kembalikan Uang Saku Hanania Travel, Polisi Himpun Rp110 Juta dari Para Influencer

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 12:00 WIB

Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat

Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:48 WIB

×