Sudah Cukup Terima Kasih 2 Tahun, Said Didu Desak Prabowo Bersihkan Kabinet dari 'Orang Jokowi'

Dwi Bowo Raharjo

Jum'at, 03 Juli 2026 | 15:25 WIB
Sudah Cukup Terima Kasih 2 Tahun, Said Didu Desak Prabowo Bersihkan Kabinet dari 'Orang Jokowi'
Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Said Didu di podcast Forum Keadilan TV. [YouTube]
baca 10 detik
  • Said Didu mendesak Presiden Prabowo agar segera melepaskan pemerintahan dari pengaruh kebijakan serta orang kepercayaan Jokowi.
  • Said meragukan integritas pejabat kabinet yang dianggap melayani kepentingan oligarki dan berpotensi menghambat kinerja pemerintahan Prabowo saat ini.
  • Prabowo disarankan segera merombak kabinet sebelum Agustus 2026 agar tidak terganggu manuver politik serta strategi penyusupan pihak tertentu.

Suara.com - Analis kebijakan publik, Said Didu, mengingatkan bahwa sudah waktunya Presiden Prabowo Subianto untuk menjalankan pemerintahannya tanpa bayang-bayang keberlanjutan kebijakan Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.

Said menilai pemerintahan Prabowo saat ini masih dipenuhi oleh orang-orang terdekat Jokowi yang cenderung dipertanyakan integritas dan kompetensinya.

Ia meragukan kinerja sejumlah pejabat yang memiliki kedekatan khusus dengan Jokowi. Semisal, Said mencontohkan, kemampuan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam mengurus perizinan tambang yang ia nilai masih bermasalah.

Selain itu, ia mempertanyakan komitmen Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dalam menertibkan pelanggaran di kawasan hutan.

“Juga Airlangga Hatarto selaku Menko Perekonomian, padahal dia yang bikin UU Cipta Kerja,” kata Said dikutip dari Youtube Forum Keadilan TV pada Kamis,(2/7/2025)..

Menurut Said, sebaiknya Prabowo mulai membersihkan kabinetnya dari orang-orang kepercayaan Jokowi tersebut jika memang serius memberantas kepentingan oligarki.

Karena menurutnya, tokoh-tokoh tersebut yang jutsru menghalangi atau menghambat kinerja Prabowo dalam memberantas oligarki.

“Orang-orang yang pernah digunakan Jokowi untuk memberikan karpet merah bagi oligarki,” ungkapnya.

Bahkan, Said mecurigai dipilihnya Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana yang kini terjerat kasus korupsi, adalah bagian dari strategi Jokowi untuk menyusupkan orang kepercayaanya. Hal itu bertujuan untuk merusak citra pemerintahan Prabowo.

baca juga
Presiden Prabowo Subianto saat berbincang-bincang dengan presiden ke-7 RI Joko Widodo di sela-sela buka puasa bersama di Presidential Lounge, Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Rabu (26/3/2025). (Foto dok. BPMI Sekretariat Presiden)
Presiden Prabowo Subianto saat berbincang-bincang dengan presiden ke-7 RI Joko Widodo di sela-sela buka puasa bersama di Presidential Lounge, Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Rabu (26/3/2025). (Foto dok. BPMI Sekretariat Presiden)

“Siapa tahu orang-orang di sekitar Prabowo itu disusupkan?” katanya.

Menurutnya, Prabowo hanya punya waktu hingga Agustus 2026 untuk mulai menyingkirkan tokoh-tokoh itu. Sebab, Said khawatir Jokowi akan memulai manuvernya terlebih dahulu.

“Kalau memang (Prabowo) mau berterima kasih kepada Jokowi, sudah cukup rasanya. Sudah 2 tahun.”

Meski begitu, lanjut Said, sampai saat ini Prabowo tidak terlihat goyah menghadapi tekanan oligarki. Justru, menurutnya, oligarki mulai was-was terhadap komitmen Prabowo dalam pemberantasan korupsi.

Reporter: Alif Bintang

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour

Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 14:56 WIB

Qodari Beberkan Bukti Prabowo Berpihak ke Pertanian: Harga Pupuk Turun, Kesejahteraan Petani Naik

Qodari Beberkan Bukti Prabowo Berpihak ke Pertanian: Harga Pupuk Turun, Kesejahteraan Petani Naik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 12:19 WIB

Warisan Jokowi Kena 'Semprit', Purbaya Sebut IKN Terlalu Sepi untuk Investor Global

Warisan Jokowi Kena 'Semprit', Purbaya Sebut IKN Terlalu Sepi untuk Investor Global

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 07:56 WIB

Dokter Tifa Jalani Sidang Perdana Kasus Dugaan Fitnah Ijazah Jokowi

Dokter Tifa Jalani Sidang Perdana Kasus Dugaan Fitnah Ijazah Jokowi

Foto | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:44 WIB

PDIP: Prabowo Tahu Hukum Masih Dipakai untuk Kepentingan Politik, Rakyat Tunggu Perubahan

PDIP: Prabowo Tahu Hukum Masih Dipakai untuk Kepentingan Politik, Rakyat Tunggu Perubahan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:40 WIB

Terkini

Harga Material Naik, Bantuan Rumah Korban Banjir Sumatra Diusul Jadi Rp80 Juta

Harga Material Naik, Bantuan Rumah Korban Banjir Sumatra Diusul Jadi Rp80 Juta

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 15:25 WIB

Tiba di Jakarta, Bupati Langkat Syah Afandin Digiring Lewat Pintu Belakang KPK

Tiba di Jakarta, Bupati Langkat Syah Afandin Digiring Lewat Pintu Belakang KPK

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 15:07 WIB

Siksa Istri Siri Pakai Air Keras dan Paksa Buat Sabu, Aiptu N Ditahan Propam Polda Jateng!

Siksa Istri Siri Pakai Air Keras dan Paksa Buat Sabu, Aiptu N Ditahan Propam Polda Jateng!

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 14:51 WIB

Viral Warga Mesuji Sembelih Tapir, DPR Desak Pelaku Segera Diproses Hukum

Viral Warga Mesuji Sembelih Tapir, DPR Desak Pelaku Segera Diproses Hukum

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 14:43 WIB

Misteri Amplop di Meja Menhut, Raja Juli Ungkap Alasan Baru Dikembalikan 10 Hari Kemudian

Misteri Amplop di Meja Menhut, Raja Juli Ungkap Alasan Baru Dikembalikan 10 Hari Kemudian

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 14:37 WIB

Diduga Jual Jalur Cepat Impor, 3 Eks Pejabat Bea Cukai Didakwa Terima Suap Rp78 Miliar

Diduga Jual Jalur Cepat Impor, 3 Eks Pejabat Bea Cukai Didakwa Terima Suap Rp78 Miliar

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 14:35 WIB

Sehari Ditertibkan, Puluhan Pengungsi UNHCR Masih Bertahan di Trotoar Kuningan

Sehari Ditertibkan, Puluhan Pengungsi UNHCR Masih Bertahan di Trotoar Kuningan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 14:29 WIB

Tesla Ngebut Seruduk Rumah, Nenek 76 Tahun Tewas

Tesla Ngebut Seruduk Rumah, Nenek 76 Tahun Tewas

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 14:25 WIB

KKB Serang Misi Kemanusiaan, DPR Minta Pola Pengamanan Papua Dirombak Total

KKB Serang Misi Kemanusiaan, DPR Minta Pola Pengamanan Papua Dirombak Total

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 14:23 WIB

Anak Jakarta Terpaksa Main Bola di Aspal, DPRD Minta Pemprov Manfaatkan Lahan Tidur

Anak Jakarta Terpaksa Main Bola di Aspal, DPRD Minta Pemprov Manfaatkan Lahan Tidur

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 14:17 WIB

×