Per 5 Juli 2026, Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 2.954 Orang

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 05 Juli 2026 | 09:19 WIB
Per 5 Juli 2026, Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 2.954 Orang
Gempa bumi dahsyat di Venezuela menewaskan 235 orang dan melukai ribuan warga lainnya. (Antara)
baca 10 detik
  • Korban tewas akibat gempa kembar di Venezuela utara melonjak drastis mencapai 2.954 orang.

  • Sebanyak 32.848 personel gabungan domestik dan internasional dikerahkan penuh untuk rekonstruksi wilayah.

  • Bencana dipicu dua gempa beruntun magnitudo 7,2 dan 7,5 dengan selang 39 detik.

Suara.com - Evakuasi masif di Venezuela utara berhasil menyelamatkan ribuan nyawa meski angka kematian akibat guncangan kembar gempa bumi bulan lalu kini melonjak drastis hingga 2.954 jiwa. Prioritas utama otoritas setempat kini bergeser pada pengamanan ruang publik dan percepatan rekonstruksi kota yang lumpuh total.

Kementerian Komunikasi dan Informasi Venezuela melaporkan lonjakan korban luka yang kini menyentuh angka 16.592 orang. Di tengah situasi darurat ini, sebanyak 6.462 warga berhasil dievakuasi dengan selamat dari puing-puing reruntuhan.

Dikutip dari Anadolu, guncangan dahsyat tersebut merusak sedikitnya 856 infrastruktur di berbagai wilayah terdampak. Dari total kerusakan yang terdata, sebanyak 190 bangunan di antaranya dilaporkan rata dengan tanah.

Bayi selamat dari gempa bumi Venezuela (BBC)
Bayi selamat dari gempa bumi Venezuela (BBC)

Operasi kemanusiaan skala besar langsung digulirkan guna mempercepat pemulihan kawasan terdampak paling parah. Sebanyak 3.281 personel penyelamat internasional telah mendarat untuk memperkuat barisan penanganan darurat.

Langkah taktis ini didukung penuh oleh pemerintah pusat di Caracas dengan mengerahkan 29.567 personel domestik. Seluruh tim gabungan kini disebar ke titik-titik krusial demi menjamin keselamatan publik yang tersisa.

Kondisi di lapangan memaksa para petugas bekerja ekstra keras di bawah ancaman runtuhan susulan yang masih mengintai. Upaya rehabilitasi dan pembangunan kembali pemukiman warga menjadi fokus jangka panjang yang mulai dicicil sejak hari ini.

Berdasarkan data teknis, bencana mematikan ini dipicu oleh aktivitas seismik ekstrem yang terjadi beruntun. Survei Geologi AS (USGS) mencatat negara Amerika Selatan ini dihantam dua gempa besar bermagnitudo 7,2 dan 7,5 pada 24 Juni lalu.

Fenomena alam yang langka ini terjadi hanya dalam selang waktu 39 detik yang mematikan. Interval yang sangat singkat tersebut membuat struktur bangunan tidak mampu menahan tekanan getaran yang bertubi-tubi.

Situasi psikologis warga kian mencekam menyusul ketidakstabilan struktur geologi yang terus berlanjut. Hingga saat ini, otoritas mencatat telah terjadi 942 gempa susulan yang mengguncang wilayah tersebut.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:05 WIB

Harga Material Naik, Bantuan Rumah Korban Banjir Sumatra Diusul Jadi Rp80 Juta

Harga Material Naik, Bantuan Rumah Korban Banjir Sumatra Diusul Jadi Rp80 Juta

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 15:25 WIB

Usai Dirantai dan Dilaporkan Balik, Korban Penyekapan di Senen Kini Jalani Trauma Healing

Usai Dirantai dan Dilaporkan Balik, Korban Penyekapan di Senen Kini Jalani Trauma Healing

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 10:09 WIB

Terkini

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:58 WIB

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:43 WIB

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:22 WIB

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:16 WIB

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:08 WIB

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:50 WIB

×