Bedah Buku Presiden Solusi, Abdul Mu'ti Ajak Publik Jangan Cuma Melihat Kekurangan Prabowo

Vania Rossa, Lilis Varwati

Selasa, 07 Juli 2026 | 12:54 WIB
Bedah Buku Presiden Solusi, Abdul Mu'ti Ajak Publik Jangan Cuma Melihat Kekurangan Prabowo
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti. (Suara.com/Lilis)
baca 10 detik
  • Kementerian Dikdasmen memilih buku Presiden Solusi sebagai materi diskusi utama dalam perayaan Hari Pustakawan di Jakarta, 7 Juli 2026.
  • Buku tersebut mendokumentasikan 108 kebijakan strategis Presiden Prabowo Subianto dalam mengatasi berbagai persoalan selama 18 bulan masa pemerintahannya.
  • Menteri Abdul Mu'ti menyatakan buku ini sebagai referensi penting bagi siswa untuk mempelajari kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah.

Suara.com - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) memilih buku Presiden Solusi sebagai bahan diskusi dalam rangka Hari Pustakawan 2026. 

Buku yang ditulis oleh Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Kebijakan Dirgayuza Setiawan, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah M. Qadari, serta Asisten Khusus Presiden Bidang Analisa Data Strategis Agung Gumilar itu memuat berbagai kebijakan Presiden Prabowo Subianto selama 18 bulan pertama masa pemerintahannya. 

Buku itu juga diklaim memuat 108 solusi yang telah dihadirkan pemerintah untuk menjawab berbagai persoalan yang selama ini dihadapi masyarakat.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti menyambut baik pemilihan buku tersebut sebagai bahan diskusi Hari Pustakawan 2026. 

Di tengah masih banyak pihak yang lebih menyoroti kekurangan pemerintah, Mu'ti menilai berbagai terobosan yang telah dilakukan Presiden Prabowo justru perlu mendapat apresiasi.

"Ini juga program penting di tengah banyak masyarakat yang cenderung melihat kekurangan dari apa yang sudah dilakukan oleh Bapak Presiden daripada mengapresiasi langkah-langkah terobosan yang sebenarnya sudah luar biasa," kata Mu'ti saat perayaan Hari Pustakawan di kantor Dikdasmen, Jakarta, Selasa (7/7/2026).

Menurutnya, buku Presiden Solusi juga menjadi referensi yang relevan karena mengangkat tema kepemimpinan, pemecahan masalah, pengambilan keputusan, hingga keberanian menghadapi tantangan.

"108 solusi dalam kepemimpinan yang kurang dari 2 tahun itu bukan sesuatu yang kaleng-kaleng ,tapi sesuatu yang seharusnya membuat kita geleng-geleng.

108 solusi jitu yang sekarang sudah mulai berdampak itulah inspirasi yang bisa kita peroleh dari buku Presiden Solusi Problem Solving ala Prabowo Subianto," tuturnya.

baca juga

Menurut Mu'ti, kemampuan memecahkan masalah merupakan cara berpikir yang harus dimiliki setiap orang, yakni mampu memahami persoalan secara jernih, mempertimbangkan berbagai pilihan, hingga berani mengambil keputusan di tengah ketidakpastian. Kemampuan itu pula yang ia tekankan perlu dipelajari oleh setiap siswa. 

"Nilai-nilai inilah yang ingin kita tanamkan pula kepada para peserta didik. Anak-anak kita hari ini tidak cukup hanya cakap membaca teks. Mereka harus mampu membaca realitas di sekitar mereka, berpikir kritis, bekerjasama, dan mencari solusi atas persoalan yang mereka hadapi," pesannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan di Istana, Prabowo Pilih Terima Tony Blair dengan Penuh Kekeluargaan di Rumah Pribadi

Bukan di Istana, Prabowo Pilih Terima Tony Blair dengan Penuh Kekeluargaan di Rumah Pribadi

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 11:31 WIB

Presiden RI dan PM Singapura Tegaskan Kesepakatan Perihal Selat Malaka

Presiden RI dan PM Singapura Tegaskan Kesepakatan Perihal Selat Malaka

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 22:44 WIB

Bukan Cuma Jakarta, PM Narendra Modi ke Yogyakarta Demi Restorasi Candi Prambanan

Bukan Cuma Jakarta, PM Narendra Modi ke Yogyakarta Demi Restorasi Candi Prambanan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 19:58 WIB

Terkini

7 Cara Melakukan Double Cleansing yang Benar untuk Kulit Sehat Bercahaya

7 Cara Melakukan Double Cleansing yang Benar untuk Kulit Sehat Bercahaya

Lifestyle | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:25 WIB

Fenomena 'Lebih Galak yang Ngutang': Saat Niat Baik Berujung Sakit Hati

Fenomena 'Lebih Galak yang Ngutang': Saat Niat Baik Berujung Sakit Hati

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:16 WIB

Bawa Bantuan Miliaran Rupiah ke Korban Gempa NTT, Dedi Mulyadi: Ditengok Saja Sudah Bahagia

Bawa Bantuan Miliaran Rupiah ke Korban Gempa NTT, Dedi Mulyadi: Ditengok Saja Sudah Bahagia

Jabar | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:12 WIB

Jejak Trauma Daycare Little Aresha: Membongkar Kekerasan yang Sistematis

Jejak Trauma Daycare Little Aresha: Membongkar Kekerasan yang Sistematis

Video | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:10 WIB

Gubernur Khofifah Terima Penghargaan Jasa Bakti Koperasi Nayaka Mahambara dari Menteri Koperasi

Gubernur Khofifah Terima Penghargaan Jasa Bakti Koperasi Nayaka Mahambara dari Menteri Koperasi

Jatim | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:10 WIB

Flores Kembali Diguncang Gempa M 5,1, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Flores Kembali Diguncang Gempa M 5,1, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:07 WIB

Jaga Marwah Organisasi, Para Ulama Haramkan Serangan Fajar di Muktamar NU Ke-35

Jaga Marwah Organisasi, Para Ulama Haramkan Serangan Fajar di Muktamar NU Ke-35

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:05 WIB

Mengenal BEM: Mengapa Kampus Punya Pemerintahan Sendiri?

Mengenal BEM: Mengapa Kampus Punya Pemerintahan Sendiri?

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:05 WIB

Tegang Maksimal! Potret Kelam Remaja Kaya Los Angeles Era 80-an dalam Serial The Shards

Tegang Maksimal! Potret Kelam Remaja Kaya Los Angeles Era 80-an dalam Serial The Shards

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:04 WIB

Mengakhiri Ego Sektoral: Megaproyek Waterfront City 27 KM Ubah Wajah Pesisir Jadi Mesin Ekonomi

Mengakhiri Ego Sektoral: Megaproyek Waterfront City 27 KM Ubah Wajah Pesisir Jadi Mesin Ekonomi

Lampung | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:03 WIB

×