Korban Jiwa Berjatuhan dari Hujan Bom Amerika Serikat, Lumpuhkan Fasilitas Air Iran

Pebriansyah Ariefana

Senin, 13 Juli 2026 | 08:55 WIB
Korban Jiwa Berjatuhan dari Hujan Bom Amerika Serikat, Lumpuhkan Fasilitas Air Iran
Serangan udara beruntun militer Amerika Serikat ke wilayah Iran menewaskan seorang petugas keamanan. (media sosial)
baca 10 detik
  • Serangan udara Amerika Serikat di Khuzestan menewaskan satu pekerja dan melukai empat orang.

  • Pentagon menggempur puluhan target militer Iran sebagai balasan atas serangan pangkalan mereka.

  • Konflik bersenjata ini mulai meluas dan berdampak pada fasilitas minyak negara sekutu.

Suara.com - Gempuran udara militer Amerika Serikat yang menyasar berbagai wilayah strategis di Iran mulai memakan korban jiwa dari warga sipil. Serangan teranyar menghantam stasiun pompa air di Kabupaten Mahshahr, Provinsi Khuzestan, bagian barat daya Iran.

Insiden berdarah ini merenggut nyawa seorang petugas keamanan setempat yang sedang berjaga. Selain korban tewas, 4 orang lainnya dilaporkan mengalami luka-luka serius akibat ledakan proyektil tersebut.

Dikutip dari Kasntor Berita Iran, gelombang serangan udara ini membuktikan bahwa konflik bersenjata kedua negara kini berdampak langsung pada fasilitas publik masyarakat. Ketegangan terus meningkat seiring meluasnya radius dentuman bom ke pemukiman warga.

Ilustrasi serangan Amerika Serikat dan Israel di wilayah pemukiman penduduk Iran. /ANTARA/Anadolu/py.
Ilustrasi serangan Amerika Serikat dan Israel di wilayah pemukiman penduduk Iran. /ANTARA/Anadolu/py.

Ledakan dahsyat juga terdengar jelas di kota Khorramshahr dan Hoveyzeh yang berada di bawah administrasi Khuzestan. Korps Garda Revolusi Islam Iran mengonfirmasi langsung terjadinya rentetan getaran kuat di kedua kota tersebut.

Sebelum titik-titik tersebut meledak, Washington telah membidik wilayah di sekitar kota Ahvaz. Serangan pembuka di area tersebut menandai dimulainya agresi militer skala besar di tanah Iran.

Operasi udara destruktif ini berlangsung secara maraton sejak hari Minggu sekitar pukul 17.00 waktu setempat. Seorang pejabat Pentagon menyatakan bahwa jet tempur mereka masih terus membombardir wilayah Iran 3 jam setelah serangan pertama.

Militer Amerika Serikat mengklaim aksi ini merupakan lanjutan dari serangan udara besar-besaran sebelumnya. Mereka menargetkan puluhan pos militer yang dianggap sebagai pusat pertahanan strategis pihak Teheran.

Baku hantam ini dipicu oleh aksi Teheran yang meluncurkan gelombang serangan ke basis militer Washington akhir pekan lalu. Eskalasi tersebut menghancurkan seluruh sisa ruang diplomasi yang sempat dibangun kedua negara.

Juru bicara militer Amerika Serikat berdalih serangan baru ini dipicu oleh tindakan provokatif Iran di jalur laut. Korps Garda Revolusi Islam Iran dituduh menembaki kapal komersial yang melintasi jalur perairan internasional.

baca juga

Perebutan pengaruh di jalur maritim ini menjadi isu sensitif bagi hubungan luar negeri kedua pihak. Selat tersebut merupakan alat tawar menawar politik yang sangat krusial bagi Teheran dalam setiap negosiasi global.

Dampak pertempuran ini mulai meluber dan mengancam stabilitas keamanan negara-negara tetangga di Timur Tengah. Para sekutu Washington melaporkan bahwa mereka turut menjadi sasaran tembakan militer Iran sepanjang akhir pekan.

Pemerintah Kuwait mengonfirmasi bahwa serangan fajar telah merusak pos-pos perbatasan dan satu rig minyak mereka. Sementara itu, otoritas Qatar melaporkan warganya terluka akibat serpihan intersepsi rudal di udara.

Tiga negara lain yaitu Oman, Yordania, dan Uni Emirat Arab juga mendeteksi adanya aktivitas tembakan serupa. Wilayah udara mereka sempat dilewati oleh proyektil yang diluncurkan selama konflik memanas.

Kondisi geopolitik di kawasan Teluk kini berada pada titik terendah akibat saling balas serangan ini. Keamanan warga sipil dan fasilitas energi global menjadi taruhan utama dari perang terbuka ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

AS Target 2 Kota Besar di Khuzestan, Jantung Minyak Iran

AS Target 2 Kota Besar di Khuzestan, Jantung Minyak Iran

News | Senin, 13 Juli 2026 | 08:33 WIB

Perang Dimulai Lagi, Amerika Gempur Iran dengan Skala Besar

Perang Dimulai Lagi, Amerika Gempur Iran dengan Skala Besar

News | Senin, 13 Juli 2026 | 08:12 WIB

Harga Minyak Dunia Meroket Menyusul Serangan Udara Beruntun Antara Militer AS dan Iran

Harga Minyak Dunia Meroket Menyusul Serangan Udara Beruntun Antara Militer AS dan Iran

News | Senin, 13 Juli 2026 | 07:57 WIB

Terkini

Apakah Boleh Pakai Hair Mist Setiap Hari? Ini Tips Aman Menggunakannya

Apakah Boleh Pakai Hair Mist Setiap Hari? Ini Tips Aman Menggunakannya

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 05:39 WIB

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

News | Senin, 02 November 2026 | 01:02 WIB

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:11 WIB

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:09 WIB

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:42 WIB

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 23:37 WIB

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

×