Hak Anak Tak Hanya Pendidikan dan Gizi, Ruang Bermain Aman Juga Penting

Vania Rossa

Senin, 20 Juli 2026 | 12:36 WIB
Hak Anak Tak Hanya Pendidikan dan Gizi, Ruang Bermain Aman Juga Penting
Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Wamen PPPA), Veronica Tan. [Suara.com/Lilis Varwati]
baca 10 detik
  • Wamen PPPA Veronica Tan menekankan pentingnya ruang bermain aman bagi anak dalam acara Jelajah SAPA di Jakarta, Kamis (16/7).
  • Anak-anak penghuni Rusunawa Cakung Barat menyampaikan aspirasi kebutuhan fasilitas bermain layak kepada pemerintah untuk mendukung tumbuh kembang mereka secara optimal.
  • APPNIA mendukung upaya pemerintah memenuhi hak anak melalui penyediaan ruang bermain, edukasi gizi, serta kolaborasi lintas sektor yang berkelanjutan.

Suara.com - Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Veronica Tan menegaskan bahwa anak-anak membutuhkan ruang bermain yang aman sebagai salah satu faktor penting dalam mendukung tumbuh kembang mereka. Menurutnya, selain pendidikan dan perlindungan, tersedianya ruang untuk bermain dan berekspresi menjadi kebutuhan mendasar agar anak dapat berkembang secara optimal.

Hal itu disampaikan Veronica saat menghadiri kegiatan Jelajah SAPA di Rusunawa Cakung Barat, Jakarta Timur, Kamis (16/7), yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Anak Nasional 2026.

"Tujuan kita adalah pada akhirnya kita ingin memiliki anak cerdas, anak yang berinovasi, anak yang kreatif, serta anaknya terlindungi untuk bisa mencapai cita-cita," ujar Veronica.

Ia menambahkan, kebutuhan anak sebenarnya sangat sederhana, yakni lingkungan yang mendukung mereka untuk bermain dan berekspresi dengan aman.

"Kebutuhan (fasilitas) anak sebenarnya sangat sederhana, yaitu ruang bermain, ruang yang aman, dan ruang untuk berekspresi," lanjutnya.

Dalam dialog bersama sekitar 90 anak penghuni Rusunawa Cakung Barat, Veronica mendengarkan berbagai aspirasi yang disampaikan secara langsung. Salah satunya adalah permintaan agar tersedia lapangan futsal dan fasilitas bermain yang lebih layak di kawasan rusun.

Menurut Veronica, aspirasi tersebut akan menjadi masukan bagi pemerintah dalam memperkuat penyediaan ruang yang aman dan ramah anak.

Kegiatan Jelajah SAPA turut mendapat dukungan dari Asosiasi Perusahaan Produk Bernutrisi untuk Ibu dan Anak (APPNIA). Organisasi tersebut menilai pemenuhan hak anak tidak hanya diwujudkan melalui perlindungan dan penyediaan ruang bermain, tetapi juga melalui pemenuhan gizi yang memadai.

Direktur Eksekutif APPNIA, Poppy Kumala, mengatakan momentum Hari Anak Nasional menjadi pengingat bahwa setiap anak berhak tumbuh di lingkungan yang mendukung perkembangan fisik maupun mentalnya.

baca juga

"Momentum Hari Anak Nasional menjadi pengingat bagi kita bahwa setiap anak berhak tumbuh dalam lingkungan yang mendukung tumbuh kembangnya. Selain perlindungan dan ruang yang aman untuk belajar maupun bermain, pemenuhan gizi juga menjadi fondasi penting agar anak dapat tumbuh sehat, berkembang optimal, dan memiliki kesempatan meraih cita-citanya," ujar Poppy.

Kegiatan Jelajah SAPA bersama wamen PPPA Veronica Tan. (dok. ist)
Kegiatan Jelajah SAPA bersama wamen PPPA Veronica Tan. (dok. ist)

Menurutnya, APPNIA terus mendorong kolaborasi dengan pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan agar pemenuhan hak anak dapat dilakukan secara menyeluruh.

"Karena itu, APPNIA terus mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mewujudkan pemenuhan hak anak secara menyeluruh," katanya.

Selain memperkuat kolaborasi, APPNIA juga terus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi sejak dini.

"Kami juga mendorong inovasi berbasis riset yang dilakukan perusahaan-perusahaan anggota kami untuk memastikan kebutuhan nutrisi anak terpenuhi sesuai setiap tahap tumbuh kembang," tambah Poppy.

Jelajah SAPA merupakan salah satu rangkaian Hari Anak Nasional 2026 yang mengusung tema "Sayang Anak, Lindungi, dan Bangun Masa Depan." SAPA merupakan singkatan dari Sambang, Ajak, Pantau, dan Apresiasi, sebuah inisiatif Kementerian PPPA yang menghadirkan dialog langsung dengan anak-anak di berbagai wilayah untuk mendengar aspirasi sekaligus memantau pemenuhan hak dan perlindungan anak.

Puncak peringatan Hari Anak Nasional 2026 akan berlangsung pada 23 Juli 2026. Melalui kolaborasi pemerintah, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan, peringatan ini diharapkan menjadi momentum memperkuat lingkungan yang mendukung setiap anak Indonesia tumbuh sehat, terlindungi, dan mampu mengembangkan potensinya secara optimal menuju Indonesia Emas 2045.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Tema dan Logo Hari Anak Nasional 2026? Simak Filosofi dan Makna di Baliknya

Apa Tema dan Logo Hari Anak Nasional 2026? Simak Filosofi dan Makna di Baliknya

Lifestyle | Senin, 20 Juli 2026 | 11:57 WIB

Kapan Hari Anak Nasional 2026? Ini Tanggal dan Sejarah Peringatannya

Kapan Hari Anak Nasional 2026? Ini Tanggal dan Sejarah Peringatannya

Lifestyle | Senin, 20 Juli 2026 | 11:19 WIB

Hari Anak Nasional 2026, Menilik Perjuangan Sehat 350 Anak di Jantung Bantar Gebang

Hari Anak Nasional 2026, Menilik Perjuangan Sehat 350 Anak di Jantung Bantar Gebang

News | Minggu, 19 Juli 2026 | 13:05 WIB

Terkini

Review Good Will Hunting: Saat Logika Jenius Tak Cukup untuk Menyembuhkan Luka Masa Lalu

Review Good Will Hunting: Saat Logika Jenius Tak Cukup untuk Menyembuhkan Luka Masa Lalu

Your Say | Sabtu, 05 September 2026 | 15:45 WIB

Tarif Masuk Ragunan Diwacanakan Naik Jadi Rp10 Ribu, Fasilitas dan Keamanan Jadi Sorotan

Tarif Masuk Ragunan Diwacanakan Naik Jadi Rp10 Ribu, Fasilitas dan Keamanan Jadi Sorotan

Jakarta | Sabtu, 05 September 2026 | 15:43 WIB

IHSG Menguat, Asing Jualan Rp29,7 Miliar Pekan Ini

IHSG Menguat, Asing Jualan Rp29,7 Miliar Pekan Ini

Bisnis | Sabtu, 05 September 2026 | 15:39 WIB

Viral Diduga Istri Gubernur Kalteng Pamer Saldo Rp460 Juta, Isi Rekening Suami Tembus Rp164 M

Viral Diduga Istri Gubernur Kalteng Pamer Saldo Rp460 Juta, Isi Rekening Suami Tembus Rp164 M

Entertainment | Sabtu, 05 September 2026 | 15:35 WIB

Kejari Karawang Sita Rp42,54 Miliar dalam Kasus Dugaan Korupsi KPR

Kejari Karawang Sita Rp42,54 Miliar dalam Kasus Dugaan Korupsi KPR

Jabar | Sabtu, 05 September 2026 | 15:31 WIB

Ulasan Film Munafik: Melawan Iblis, Remake Horor Religi Paling Mencekam!

Ulasan Film Munafik: Melawan Iblis, Remake Horor Religi Paling Mencekam!

Your Say | Sabtu, 05 September 2026 | 15:30 WIB

Duar! Ledakan Tabung Gas Elpiji di Dapur SPPG Tasikmalaya, Tiga Relawan Terluka

Duar! Ledakan Tabung Gas Elpiji di Dapur SPPG Tasikmalaya, Tiga Relawan Terluka

Jabar | Sabtu, 05 September 2026 | 15:25 WIB

KBRI Kuala Lumpur Digeruduk, Warga Malaysia Desak Prabowo Buka Nama Perusahaan Terlibat Karhutla

KBRI Kuala Lumpur Digeruduk, Warga Malaysia Desak Prabowo Buka Nama Perusahaan Terlibat Karhutla

News | Sabtu, 05 September 2026 | 15:20 WIB

Waspada di Ruang Publik! Pria Bawa Celurit Ditangkap Saat Beraksi di Kawasan Sudirman

Waspada di Ruang Publik! Pria Bawa Celurit Ditangkap Saat Beraksi di Kawasan Sudirman

News | Sabtu, 05 September 2026 | 15:17 WIB

Polisi Periksa 17 Saksi Kasus Pengeroyokan Dua Anggota Polsek Ngawen Blora

Polisi Periksa 17 Saksi Kasus Pengeroyokan Dua Anggota Polsek Ngawen Blora

Jawa Tengah | Sabtu, 05 September 2026 | 15:17 WIB

×