Taktik Gertak Sambal Donald Trump Jadi Senjata Makan Tuan, Bikin Iran Main Gahar

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 21 Juli 2026 | 11:28 WIB
Taktik Gertak Sambal Donald Trump Jadi Senjata Makan Tuan, Bikin Iran Main Gahar
Donald Trump [The White House]
baca 10 detik
  • Iran merespons gertakan politik Amerika Serikat dengan memperkuat daya gentar militer secara maksimal.

  • Pengamat menilai diplomasi AS hanya dimanfaatkan sebagai alat pemaksaan, bukan kompromi sejati.

  • Strategi gertak sambal Washington diprediksi gagal menundukkan posisi Iran di Selat Hormuz.

Suara.com - Iran menegaskan bahwa satu-satunya langkah efektif menghadapi tekanan keras Amerika Serikat adalah dengan membangun daya gentar setinggi mungkin.

Langkah pertahanan strategis ini diambil sebagai jawaban langsung atas kebijakan luar negeri Washington yang dinilai sarat akan paksaan.

Pakar akademis dari University of Isfahan, Mohsen Farkhani, menilai pemaksaan menjadi inti dari pendekatan politik yang diterapkan Gedung Putih.

Harga minyak dunia, termasuk di Indonesia terancam naik akibat perang antara Amerika Serikat dan Israel vs Iran di Teluk, yang membuat jalur perdangan minyak dunia di Selat Hormuz tak bisa dilewati. [Suara.com/Syahda]
Harga minyak dunia, termasuk di Indonesia terancam naik akibat perang antara Amerika Serikat dan Israel vs Iran di Teluk, yang membuat jalur perdangan minyak dunia di Selat Hormuz tak bisa dilewati. [Suara.com/Syahda]

Ia memperingatkan bahwa langkah agresif AS justru akan mendorong Teheran untuk melipatgandakan kekuatan penangkalnya di kawasan.

Farkhani membeberkan bagaimana mekanisme tekanan tersebut dijalankan secara sistematis oleh kepemimpinan AS dalam berbagai forum.

"Strategi Trump adalah mengandalkan gertak sambal dan konflik murni untuk memaksa negara lain mematuhi tuntutannya," kata Farkhani kepada Al Jazeera.

"Dan hal ini terlihat dalam penggunaan tarif yang agresif, ancamannya untuk memborbardir Oman, dan tindakan agresi tidak sah yang kini ditujukan terhadap Iran," ujar analis tersebut.

Diplomasi internasional yang dijalankan Washington juga dinilai tidak ditujukan untuk mencapai kesepakatan bersama yang adil.

"Meskipun Presiden AS memang menggunakan diplomasi, ia melakukannya terutama sebagai alat untuk merancang dan memaksakan gertak sambal daripada untuk mencapai akomodasi timbal balik yang sejati," tutur Farkhani.

baca juga

Situasi serba menekan ini menuntut Teheran untuk mengambil tindakan balasan yang memiliki dampak kalkulatif tinggi.

"Dalam skenario seperti itu, satu-satunya respons efektif terhadap strategi tersebut bagi Iran adalah menjatuhkan biaya tertinggi yang dimungkinkan dan membangun daya gentar terkuat yang dimungkinkan," ucapnya.

Eskalasi perselisihan kedua negara turut membayangi stabilitas jalur pelayaran vital di kawasan Timur Tengah.

Farkhani optimistis bahwa taktik gertakan politik tersebut tidak akan membuahkan hasil, termasuk di wilayah strategis Selat Hormuz.

Hubungan AS dan Iran memang terus memanas akibat serangkaian sanksi ekonomi serta ancaman militer yang dilancarkan secara terbuka.

Pendekatan saling gertak ini menempatkan keamanan wilayah geopolitik Timur Tengah dalam posisi yang sangat rentan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cerita Bayi-bayi Nigeria Bayar Mahal Dampak Perang AS - Iran

Cerita Bayi-bayi Nigeria Bayar Mahal Dampak Perang AS - Iran

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 11:08 WIB

Sosok Prajurit AS Tewas Dirudal Iran, Lulusan S2 dan Masih Berusia 19 Tahun

Sosok Prajurit AS Tewas Dirudal Iran, Lulusan S2 dan Masih Berusia 19 Tahun

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 10:33 WIB

Dunia di Ambang Krisis? Ancaman Blokade Laut Houthi Ancam Pasokan Minyak Global

Dunia di Ambang Krisis? Ancaman Blokade Laut Houthi Ancam Pasokan Minyak Global

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 08:32 WIB

Terkini

Flash Sale BRImo: Beli Pulsa Cukup Bayar Pakai Uang Koin Rp1

Flash Sale BRImo: Beli Pulsa Cukup Bayar Pakai Uang Koin Rp1

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 16:48 WIB

Naik LRT Bareng Pramono, Prabowo Beri Instruksi Mendadak soal Penghijauan Jakarta

Naik LRT Bareng Pramono, Prabowo Beri Instruksi Mendadak soal Penghijauan Jakarta

News | Rabu, 16 September 2026 | 16:45 WIB

Promo BRI x RiaMiranda, Beri Gift Spesial untuk 250 Pembeli Pertama

Promo BRI x RiaMiranda, Beri Gift Spesial untuk 250 Pembeli Pertama

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 16:44 WIB

Kasus Suap HGB Mencuat, Nusron Wahid Lagi-lagi Absen Rapat di DPR

Kasus Suap HGB Mencuat, Nusron Wahid Lagi-lagi Absen Rapat di DPR

News | Rabu, 16 September 2026 | 16:41 WIB

Pikirannya Nggak Bisa Diam? Kenali 4 Jenis Overthinking dan Cara Mengatasinya

Pikirannya Nggak Bisa Diam? Kenali 4 Jenis Overthinking dan Cara Mengatasinya

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 16:33 WIB

Pramono Rayu Prabowo, Danantara Diminta Bantu Ekspansi LRT ke JIS dan Halim

Pramono Rayu Prabowo, Danantara Diminta Bantu Ekspansi LRT ke JIS dan Halim

News | Rabu, 16 September 2026 | 16:31 WIB

TradingPRO Merayakan Pencapaian 10 Tahun dengan Total Hadiah $10.000

TradingPRO Merayakan Pencapaian 10 Tahun dengan Total Hadiah $10.000

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 16:28 WIB

Prabowo Bagi-bagi Kaus dari Sunroof Mobil, Warga Manggarai Histeris Rebutan

Prabowo Bagi-bagi Kaus dari Sunroof Mobil, Warga Manggarai Histeris Rebutan

News | Rabu, 16 September 2026 | 16:28 WIB

Semen Gresik Kolaborasi Bersama Warga Desa Pasucen, Gotong Royong Bersihkan Aliran Mata Air Brubulan

Semen Gresik Kolaborasi Bersama Warga Desa Pasucen, Gotong Royong Bersihkan Aliran Mata Air Brubulan

Jawa Tengah | Rabu, 16 September 2026 | 16:22 WIB

Tak Seindah Ekspektasi: Novel 'Sisi Tergelap Surga' Buka-bukaan Fakta Pahit Kerasnya Jakarta

Tak Seindah Ekspektasi: Novel 'Sisi Tergelap Surga' Buka-bukaan Fakta Pahit Kerasnya Jakarta

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 16:18 WIB

×