Iran Masih Sabar 13 Malam Digempur Amerika Serikat, Masih Mau Ngobrol

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 24 Juli 2026 | 14:45 WIB
Iran Masih Sabar 13 Malam Digempur Amerika Serikat, Masih Mau Ngobrol
Presiden Iran Masoud Pezeshkian. Iran dan AS menyepakati pakta damai untuk membuka kembali jalur perdagangan Selat Hormuz. (IRNA)
baca 10 detik
  • Iran memilih mempertahankan pintu diplomasi dengan Amerika Serikat melalui perantara pihak ketiga.

  • Diplomat Iran menilai serangan Amerika Serikat ke infrastruktur vital merupakan bentuk kejahatan perang.

  • Pengingkaran kesepakatan MoU 17 Juni oleh Amerika Serikat menjadi pemicu utama krisis saat ini.

Suara.com - Iran menegaskan komitmen menjaga pintu perundingan diplomatik tetap terbuka lebar saat tekanan militer Amerika Serikat kian memuncak. Pemerintah Tehran memilih diplomasi daripada membiarkan eskalasi perang berdarah merusak stabilitas kawasan secara menyeluruh.

Saluran komunikasi rahasia antar kedua negara terus berdenyut secara aktif melalui perantara pihak ketiga. Langkah pragmatis ini menjadi bukti iktikad baik Tehran demi mencegah kemerosotan situasi politik regional yang kian genting.

Sikap kooperatif tersebut sayangnya berbenturan keras dengan tindakan provokatif Washington yang terus melancarkan tekanan militer. Kebijakan paksaan Amerika Serikat justru menghancurkan berbagai peluang perdamaian yang tengah dibangun secara perlahan.

Persediaan Rudal AS disinyalir menipis. (Instagram)
Persediaan Rudal AS disinyalir menipis. (Instagram)

Pejabat senior diplomatik Iran melontarkan kritik pedas terhadap manuver nekat Washington di lapangan. Ia menyebut posisi politik Amerika Serikat saat ini berada dalam kondisi yang sangat menyudutkan.

Kritik tersebut terlontar akibat tindakan destruktif yang menyasar berbagai fasilitas umum strategis.

"AS berada dalam posisi sulit dan melakukan kejahatan perang dengan mengincar infrastruktur vital Iran karena rasa putus asa," tegas diplomat senior Iran tersebut kepada Al Jazeera.

Semua Pilihan Tegas Tetap Menjadi Opsi Terbuka

Terbukanya opsi perundingan tidak serta-merta melucuti ketegasan sikap militer pemerintah Iran. Negara tersebut siap mengambil langkah balasan terukur demi melindungi kedaulatan wilayahnya dari ancaman musuh.

Penegasan atas kewaspadaan tertinggi tetap disampaikan langsung oleh pihak diplomatik pemerintah Iran.

baca juga

"Iran juga mempertimbangkan semua opsi tetap terbuka di atas meja," ungkap sumber diplomatik senior tersebut.

Kemerosotan hubungan diplomatik kedua pihak berakar dari pengingkaran janji politis yang dilakukan pemerintah Washington. Pembatalan komitmen secara sepihak tersebut menyulut kembali api permusuhan yang sempat mereda.

Pihak Tehran menunjuk pelanggaran kesepakatan tertulis sebagai pemicu utama timbulnya krisis keamanan saat ini.

"AS yang mengingkari komitmennya di bawah MoU 17 Juni menjadi penyebab situasi saat ini," lanjutnya.

Ketegangan geopolitik antara Iran dan Amerika Serikat sebelumnya sempat mereda lewat serangkaian kesepakatan bersama. Namun, keputusan unilateral Amerika Serikat kembali memicu gejolak tinggi di kawasan Timur Tengah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Malam ke-13 Amerika Rudal Iran, Korban Tewas Mulai Berjatuhan di Ahwas Hingga Bandar Abbas

Malam ke-13 Amerika Rudal Iran, Korban Tewas Mulai Berjatuhan di Ahwas Hingga Bandar Abbas

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 13:51 WIB

Pesawat Kecelakaan dan Terbakar di Teluk Shallow Amerika Serikat

Pesawat Kecelakaan dan Terbakar di Teluk Shallow Amerika Serikat

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 12:01 WIB

Perang Meluas, 2 Nadi Minyak Dunia Jadi Arena Terbang Rudal dan Bom Drone

Perang Meluas, 2 Nadi Minyak Dunia Jadi Arena Terbang Rudal dan Bom Drone

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 11:26 WIB

Terkini

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

×