2 Malam Tanpa Serangan ke Iran, Amerika Krisis Pasokan Rudal dan Senjata Makin Menguat

Pebriansyah Ariefana

Senin, 27 Juli 2026 | 11:03 WIB
2 Malam Tanpa Serangan ke Iran, Amerika Krisis Pasokan Rudal dan Senjata Makin Menguat
Penundaan serangan militer AS ke Iran terjadi akibat ancaman krisis pasokan amunisi pertahanan udara. (Al Jazeera)
baca 10 detik
  • Amerika Serikat menunda rencana serangan udara berskala besar terhadap wilayah Iran.

  • Keputusan penundaan dipicu kekhawatiran krisis pasokan rudal pencegat Patriot di Timur Tengah.

  • Donald Trump mengonfirmasi kesiapan militer meski belum memberikan perintah resmi operasi terbaru.

Suara.com - Krisis pasokan amunisi pertahanan udara memaksa Amerika Serikat menahan opsi pemboman ke wilayah Iran. Keputusan penundaan ini diambil guna mencegah kelangkaan persediaan rudal pencegat di kawasan Timur Tengah.

Wilayah udara Iran mencatatkan kondisi tanpa gempuran armada tempur Amerika pada Minggu malam. Penghentian ketegangan sementara ini terjadi setelah bombardir ketat yang berlangsung selama 13 hari berturut-turut.

Penundaan operasi militer mendadak ini menjadi sinyal adanya celah krusial pada kesiapan logistik tempur Washington. Dikutip dari Middle East Monitor, pemerintah Amerika Serikat kini berada dalam posisi dilematis antara melancarkan eskalasi atau menjaga stok amunisi.

Kapal perang Amerika Serikan USS Miguel Keith (Dok. U.S Navy Photo via Wikipedia)
Kapal perang Amerika Serikan USS Miguel Keith (Dok. U.S Navy Photo via Wikipedia)

Presiden Donald Trump sebenarnya telah mematangkan rencana pengerahan kekuatan militer dalam skala massif. Potensi gempuran terbaru ini digadang-gadang bakal melampaui daya hancur pengerahan pasukan pada Operation Epic Fury.

Pernyataan mengenai rencana eskalasi militer tersebut disampaikan langsung oleh Donald Trump saat diwawancarai media Axios.

"Saya sedang mempertimbangkan serangan besar-besaran. Lebih besar dari sebelumnya. Saya hampir mengambil keputusan. Kami sudah siap sepenuhnya untuk itu," kata Trump.

Keputusan akhir terkait peluncuran serangan skala penuh hingga kini masih menggantung di meja kepresidenan. Dua pejabat internal Amerika Serikat mengonfirmasi belum ada instruksi operasional baru yang diturunkan ke markas militer.

Di sisi lain, Washington membuka peluang pelibatan kekuatan sekutu utamanya di kawasan Timur Tengah. Trump mengindikasikan bahwa militer Israel siap bergabung dalam operasi gabungan tersebut dalam waktu singkat jika dibutuhkan.

Langkah mundur Amerika Serikat ini dipicu oleh kalkulasi bahaya terhadap ketahanan sistem pertahanan udara kawasan. Pertimbangan tersebut mencuat kuat dalam rapat terbatas tingkat tinggi antara Trump dan jajaran kabinet utamanya.

baca juga

Penasihat kepresidenan memperingatkan bahwa pemaksaan serangan berisiko menguras habis persediaan rudal Patriot. Pengikisan persediaan amunisi pencegat ini dinilai sangat membahayakan posisi militer Amerika Serikat serta para sekutunya.

Penyetopan sementara ini berakar dari rentetan serangan udara tanpa henti yang dilancarkan AS selama belasan hari. Tingginya frekuensi konfrontasi sebelumnya menguras drastis cadangan amunisi strategis yang ditempatkan di kawasan Timur Tengah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Serangan Rudal Iran Terancam Melebar ke Laut Kaspia karena Ulah Ukraina Ini

Serangan Rudal Iran Terancam Melebar ke Laut Kaspia karena Ulah Ukraina Ini

News | Senin, 27 Juli 2026 | 10:08 WIB

AS dan Iran Hentikan Aksi Militer, Harga Minyak Anjlok 5 Persen!

AS dan Iran Hentikan Aksi Militer, Harga Minyak Anjlok 5 Persen!

Bisnis | Senin, 27 Juli 2026 | 07:02 WIB

Mojtaba Khamenei Tegas: AS Mau Damai, Suruh Israel Hentikan Serangan ke Lebanon

Mojtaba Khamenei Tegas: AS Mau Damai, Suruh Israel Hentikan Serangan ke Lebanon

News | Senin, 27 Juli 2026 | 06:59 WIB

Terkini

Belajar dari Bentrokan di Matraman, Pemprov DKI Harus Perkuat Satgas Jaga Jakarta dan FKDM

Belajar dari Bentrokan di Matraman, Pemprov DKI Harus Perkuat Satgas Jaga Jakarta dan FKDM

News | Senin, 27 Juli 2026 | 10:58 WIB

Dari Satu Destinasi Ke Destinasi, Transportasi Umum Menemani Cerita Hariku

Dari Satu Destinasi Ke Destinasi, Transportasi Umum Menemani Cerita Hariku

Your Say | Senin, 27 Juli 2026 | 10:57 WIB

Spesifkasi PC Minecraft Java Edition Naik, RAM 4 GB Tak Lagi Kuat!

Spesifkasi PC Minecraft Java Edition Naik, RAM 4 GB Tak Lagi Kuat!

Tekno | Senin, 27 Juli 2026 | 10:55 WIB

90 Mahasiswa Indonesia Lanjut S2 Lewat Erasmus Mundus, Uni Eropa Perkuat Investasi pada Talenta Muda

90 Mahasiswa Indonesia Lanjut S2 Lewat Erasmus Mundus, Uni Eropa Perkuat Investasi pada Talenta Muda

Your Say | Senin, 27 Juli 2026 | 10:55 WIB

Sensasi Menembus Langit Jakarta Melalui Jalur Langit Transjakarta

Sensasi Menembus Langit Jakarta Melalui Jalur Langit Transjakarta

Your Say | Senin, 27 Juli 2026 | 10:54 WIB

Anggota TNI Meninggal saat Bantu Kejar Pengedar Narkoba

Anggota TNI Meninggal saat Bantu Kejar Pengedar Narkoba

Sumut | Senin, 27 Juli 2026 | 10:53 WIB

Mendagri Cap Penabrak Parade Gay Berlin Pelaku Teror, Abdul Ballout Pernah Mau Gabung dengan ISIS

Mendagri Cap Penabrak Parade Gay Berlin Pelaku Teror, Abdul Ballout Pernah Mau Gabung dengan ISIS

News | Senin, 27 Juli 2026 | 10:52 WIB

Piala AFF 2026: Media Vietnam Bawa-Bawa Irfan Bachdim Ingatkan Kutukan Timnas Indonesia

Piala AFF 2026: Media Vietnam Bawa-Bawa Irfan Bachdim Ingatkan Kutukan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 27 Juli 2026 | 10:51 WIB

Misteri Bayi Berbalut Jilbab yang Ditinggalkan di Depan Panti Asuhan di Ngawi

Misteri Bayi Berbalut Jilbab yang Ditinggalkan di Depan Panti Asuhan di Ngawi

Jatim | Senin, 27 Juli 2026 | 10:47 WIB

Kantor BGN Bakal Didemo Mahasiswa, Ratusan Polisi Siaga Amankan Lokasi

Kantor BGN Bakal Didemo Mahasiswa, Ratusan Polisi Siaga Amankan Lokasi

News | Senin, 27 Juli 2026 | 10:46 WIB

×