Siapa Burhanuddin Abdullah? Diisukan Jadi Calon Gubernur Bank Indonesia

Farah Nabilla

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:41 WIB
Siapa Burhanuddin Abdullah? Diisukan Jadi Calon Gubernur Bank Indonesia
Burhanuddin Abdullah soroti ekonomi Indonesia (dok. Ist)
baca 10 detik
  • Pemerintah menunjuk Destry Damayanti sebagai Pejabat Gubernur Bank Indonesia Sementara mulai 26 Juli 2026.
  • Ekonom senior Burhanuddin Abdullah muncul dalam spekulasi calon Gubernur Bank Indonesia yang baru.
  • Burhanuddin Abdullah pernah menjabat Gubernur Bank Indonesia periode 2003 hingga 2008 dan mantan Menteri Koordinator Perekonomian.

Suara.com - Nama Burhanuddin Abdullah kembali menjadi perbincangan publik di tengah proses pencarian calon Gubernur Bank Indonesia (BI) yang baru. Hingga saat ini, pemerintah belum mengumumkan nama resmi yang akan diajukan kepada DPR untuk mengikuti uji kelayakan dan kepatutan sebagai Gubernur BI.

Sebelumnya, pemerintah menunjuk Destry Damayanti sebagai Pejabat Gubernur Bank Indonesia Sementara mulai 26 Juli 2026 setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri dari jabatannya.

Penunjukan tersebut dilakukan sesuai Pasal 48 ayat (1) huruf (a) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1999 tentang Bank Indonesia sebagaimana telah beberapa kali diubah, terakhir melalui Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2026. Destry akan memimpin BI hingga Presiden mengajukan calon Gubernur BI kepada DPR untuk menjalani uji kelayakan dan kepatutan di Komisi XI.

Berdasarkan ketentuan dalam Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK), Presiden dapat mengusulkan paling banyak tiga nama calon Gubernur Bank Indonesia. Meski daftar resmi belum diumumkan, salah satu nama yang ramai disebut dalam berbagai spekulasi adalah Burhanuddin Abdullah.

Lantas, siapa Burhanuddin Abdullah?

Profil Burhanuddin Abdullah

Burhanuddin Abdullah merupakan ekonom senior Indonesia yang pernah menjabat sebagai Gubernur Bank Indonesia periode 2003–2008. Ia lahir di Garut, Jawa Barat, pada 10 Juli 1947.

Meski menempuh pendidikan sarjana di bidang pertanian, Burhanuddin kemudian mendalami ilmu ekonomi hingga meraih gelar Master of Arts (MA) bidang Ekonomi dari Michigan State University, Amerika Serikat. Latar belakang akademiknya tersebut menjadi bekal dalam perjalanan panjangnya di bidang kebijakan moneter dan ekonomi nasional.

Perjalanan Karier

baca juga

Karier Burhanuddin Abdullah sebagian besar dihabiskan di Bank Indonesia. Ia bergabung sebagai staf BI pada akhir 1970-an dan menduduki berbagai posisi strategis sebelum dipercaya menjadi Deputi Gubernur.

Pada 17 Mei 2003, ia dilantik sebagai Gubernur Bank Indonesia menggantikan Syahril Sabirin. Selama memimpin bank sentral, Burhanuddin berperan dalam menjaga stabilitas moneter Indonesia di masa pemulihan ekonomi pascakrisis.

Sebelum menjadi Gubernur BI, ia juga pernah menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian pada masa pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid pada 2001. Selain itu, ia pernah menjadi Assistant Executive Director di International Monetary Fund (IMF) yang mewakili sejumlah negara Asia Tenggara.

Setelah tidak lagi menjabat sebagai Gubernur BI, Burhanuddin tetap aktif di berbagai bidang. Pada 2024, ia dipercaya menjadi Komisaris Utama sekaligus Komisaris Independen PT PLN (Persero).

Burhanuddin Abdullah juga merupakan Ketua Dewan Pakar dalam Tim Kampanye Nasional Prabowo Subianto - Gibran Rakabuming Raka pada Pilpres 2024 lalu.

Pernah Terjerat Kasus Korupsi

Karier Burhanuddin Abdullah juga diwarnai persoalan hukum. Pada 2008, ia divonis bersalah dalam perkara penyalahgunaan dana Yayasan Pengembangan Perbankan Indonesia (YPPI) yang berkaitan dengan aliran dana Bank Indonesia.

Ia dijatuhi hukuman penjara selama lima tahun dan kemudian memperoleh pembebasan setelah menjalani sebagian masa hukumannya sesuai ketentuan yang berlaku saat itu.

Kasus tersebut menjadi bagian dari rekam jejak yang masih sering dikaitkan dengan namanya ketika kembali muncul dalam pembahasan mengenai posisi strategis di sektor keuangan.

Hingga kini, pemerintah belum mengumumkan secara resmi daftar calon Gubernur Bank Indonesia yang akan diajukan kepada DPR.

Nama Burhanuddin Abdullah memang muncul dalam berbagai spekulasi sebagai salah satu figur yang dinilai memiliki pengalaman panjang di bidang kebijakan moneter. Namun, sampai Presiden menyampaikan usulan resmi kepada DPR, statusnya masih sebatas nama yang disebut dalam bursa calon dan belum menjadi calon resmi.

Sesuai mekanisme yang diatur dalam UU P2SK, Presiden dapat mengajukan maksimal tiga nama kepada DPR. Selanjutnya, Komisi XI DPR akan melaksanakan uji kelayakan dan kepatutan sebelum menetapkan calon Gubernur Bank Indonesia yang baru.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenapa Perry Warjiyo Mundur dari Jabatan Gubernur BI?

Kenapa Perry Warjiyo Mundur dari Jabatan Gubernur BI?

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 15:28 WIB

Independensi Bank Sentral Diuji: Kenapa Pengunduran Diri Gubernur BI Bikin Investor Cemas?

Independensi Bank Sentral Diuji: Kenapa Pengunduran Diri Gubernur BI Bikin Investor Cemas?

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 12:31 WIB

Perry Warjiyo Berpotensi Dipanggil KPK Usai Mundur dari Gubernur BI, Ini Kasusnya

Perry Warjiyo Berpotensi Dipanggil KPK Usai Mundur dari Gubernur BI, Ini Kasusnya

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 12:27 WIB

Siapa Teuku Jusuf Muda Dalam, Satu-satunya Pejabat dan Gubernur BI yang Dihukum Matii

Siapa Teuku Jusuf Muda Dalam, Satu-satunya Pejabat dan Gubernur BI yang Dihukum Matii

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 12:26 WIB

Perry Warjiyo Mundur: Jangan Sampai Bos Baru BI Mudah Disetir Politisi!

Perry Warjiyo Mundur: Jangan Sampai Bos Baru BI Mudah Disetir Politisi!

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 13:20 WIB

Terkini

Indonesia Derby 2026 Tembus 24 Ribu Penonton, Sulawesi Utara Raih Juara Umum Kejurnas Seri I

Indonesia Derby 2026 Tembus 24 Ribu Penonton, Sulawesi Utara Raih Juara Umum Kejurnas Seri I

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 16:19 WIB

Merasa Difitnah, Ketua DPRD Siak Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik

Merasa Difitnah, Ketua DPRD Siak Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik

Riau | Selasa, 28 Juli 2026 | 16:17 WIB

Cegah Spekulasi Liar, DPR Desak Polisi Bongkar Fakta di Balik Kematian Karumga Eks Jampidsus

Cegah Spekulasi Liar, DPR Desak Polisi Bongkar Fakta di Balik Kematian Karumga Eks Jampidsus

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 16:15 WIB

4 Sunscreen Tekstur Gel Oil Free Terbaik yang Nyaman Dipakai Sesuai Klaim Pembeli

4 Sunscreen Tekstur Gel Oil Free Terbaik yang Nyaman Dipakai Sesuai Klaim Pembeli

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 16:15 WIB

Siaga Kekeringan dan Karhutla, Prabowo Panggil Sejumlah Menteri ke Istana

Siaga Kekeringan dan Karhutla, Prabowo Panggil Sejumlah Menteri ke Istana

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 16:13 WIB

Jadwal Siaran Langsung Aston Villa vs Indonesia All Stars

Jadwal Siaran Langsung Aston Villa vs Indonesia All Stars

Bola | Selasa, 28 Juli 2026 | 16:07 WIB

Remaja Blega Nekat Terjun dari Menara BTS Ketinggian 100 Meter

Remaja Blega Nekat Terjun dari Menara BTS Ketinggian 100 Meter

Jatim | Selasa, 28 Juli 2026 | 16:05 WIB

Sulut Juara Umum, IHR Kejurnas Seri I Indonesia Derby 2026 Sukses Sedot 24 Ribu Penonton

Sulut Juara Umum, IHR Kejurnas Seri I Indonesia Derby 2026 Sukses Sedot 24 Ribu Penonton

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 16:04 WIB

Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur

Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02 WIB

Masa Transisi Aceh Berakhir, Kasatgas Tito Tekankan Penanganan Sesuai Kondisi

Masa Transisi Aceh Berakhir, Kasatgas Tito Tekankan Penanganan Sesuai Kondisi

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 16:01 WIB

×