Korban Tewas Gempa Jepang Terus Bertambah, Ada Warga Negara Asing

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:48 WIB
Korban Tewas Gempa Jepang Terus Bertambah, Ada Warga Negara Asing
Ledakan di Aeon Mall Kumamoto setelah gempa Jepang [via News Today]
baca 10 detik
  • Gempa M 7,1 di Kumamoto Jepang menewaskan 18 orang dan melukai 62 warga.

  • Tim SAR dan tentara fokus mengevakuasi korban terjebak di mall dan pabrik.

  • Puluhan ribu rumah warga mengalami pemadaman listrik dan krisis air bersih.

Suara.com - Tim penyelamat gabungan bertaruh dengan waktu menerobos puing-puing bangunan rubuh demi mencari korban gempa bumi M 7,1 di Prefektur Kumamoto, Jepang. Bencana dahsyat di Pulau Kyushu ini telah merenggut sedikitnya 18 nyawa dan melukai 62 warga lainnya.

Aksi pencarian berfokus pada titik kehancuran terparah di pusat perbelanjaan Aeon Mall, Kota Kashima. Gelombang guncangan meruntuhkan lantai dua mall yang sedang dipadati sekitar 3.000 pengunjung.

Ledakan gas mendadak membumbung di tengah area pertokoan sesaat setelah kepanikan evakuasi massal terjadi. Insiden seketika memicu kehancuran fatal serta merobohkan dinding struktural di lokasi tersebut.

Gempa bumi di Jepang (NHK)
Gempa bumi di Jepang (NHK)

Presiden Aeon Akio Yoshida menyampaikan rasa duka mendalam atas musibah berat yang menimpa tempat usahanya. Tiga pekerja dilaporkan masih tertimbun runtuhan atap beton.

"Kami menyikapi kejadian ledakan ini secara amat serius karena telah menghilangkan nyawa-nyawa yang sangat berharga," ujar Yoshida saat membungkuk dalam pada konferensi pers, Kamis pagi.

Pusat industri di Yatsushiro turut melipatgandakan daftar panjang kerugian jiwa dan material akibat gempa. Cerobong asap raksasa milik pabrik Nippon Paper Industries runtuh menimpa area kerja para buruh.

Satu pekerja asing asal Vietnam dilaporkan tewas tertimpa derek industri di lokasi pabrik lain. Korban baru tiba di Jepang beberapa bulan lalu untuk menjalani program magang teknis.

Pemerintah daerah mengonfirmasi lima pekerja meninggal di area cerobong pabrik, sementara tujuh orang berhasil diangkat selamat. Petugas rescue masih menyisir lokasi untuk menyelamatkan empat buruh yang diyakini masih terjebak.

Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi menegaskan seluruh instansi bergerak cepat mempercepat proses evakuasi darurat. Pasukan Militer Self Defence Forces langsung diterjunkan memperkuat barisan penanganan bencana.

baca juga

"Masih banyak warga menunggu bantuan evakuasi dan situasi ini benar-benar balapan melawan waktu," kata Takaichi.

Suhu panas ekstrem musim panas kini membayangi puluhan ribu penyintas di tempat-tempat pengungsian sementara. Hampir 35.000 rumah kehilangan pasokan listrik total serta 15.000 kediaman mengalami krisis air bersih.

Lebih dari 8.800 warga terpaksa mengungsi ke ratusan titik perlindungan yang disokong pendingin udara darurat. Jalur kereta cepat Shinkansen dihentikan sementara demi alasan keamanan perjalanan.

Saksi mata Kiyoshi Matsunaga (74) mengaku sangat terguncang saat menyadari dahsyatnya getaran gempa di supermarket lokal. Peristiwa teror tersebut seketika membangkitkan ingatan kelamnya pada tragedi gempa Kumamoto sepuluh tahun silam.

"Saya sangat ketakutan dan tidak bisa bergerak sama sekali," ungkap Matsunaga.

Situs bersejarah kuno abad ke-16 di distrik Nuyamazu turut luluh lantak diguncang gelombang seismik. Sepasang gerbang kuil Buddha yang baru selesai direnovasi lima tahun lalu roboh rata dengan tanah.

Pengelola kuil Yuki Kiyozumi menceritakan dahsyatnya guncangan yang membuatnya merayap di lantai rumah. Ia belum memikirkan cara mendirikan kembali struktur bangunan sakral tersebut.

"Saya bahkan tidak tahu apakah atau bagaimana kami bisa membangunnya kembali," tutur Kiyozumi.

Gempa bumi berkekuatan M 7,1 ini menghantam wilayah Kumamoto di Pulau Kyushu, Jepang, pada Selasa lalu. Negara kepulauan ini memang berada di kawasan Cincin Api Pasifik yang menjadikannya salah satu wilayah paling rawan gempa di dunia. Kawasan Kumamoto sendiri memiliki riwayat bencana gempa mematikan pada 10 tahun lalu yang menelan 50 korban jiwa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jadwal Perempat Final VNL Putra 2026 Hari Ini: Jepang Hadapi China, Slovenia Ditantang Turki!

Jadwal Perempat Final VNL Putra 2026 Hari Ini: Jepang Hadapi China, Slovenia Ditantang Turki!

Your Say | Rabu, 29 Juli 2026 | 13:01 WIB

Antara Takut dan Bingung, Curhat Warga Jepang Sambut Masjid Pertama di Fujisawa

Antara Takut dan Bingung, Curhat Warga Jepang Sambut Masjid Pertama di Fujisawa

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 12:56 WIB

Di Tengah Evakuasi Korban Gempa Bumi Kumamoto, Jepang Diterjang Cuaca Panas Ekstrem

Di Tengah Evakuasi Korban Gempa Bumi Kumamoto, Jepang Diterjang Cuaca Panas Ekstrem

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 12:04 WIB

Terkini

SUGBK Masih Diragukan Dipakai Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday Maret 2027

SUGBK Masih Diragukan Dipakai Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday Maret 2027

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:49 WIB

Modal Obeng, Pemuda 20 Tahun Gasak Mobil Teman Sendiri di Kemiling Demi Gaya Hidup

Modal Obeng, Pemuda 20 Tahun Gasak Mobil Teman Sendiri di Kemiling Demi Gaya Hidup

Lampung | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:49 WIB

Resmi, Jakarta Jadi Tuan Rumah World Cities Culture Summit 2027

Resmi, Jakarta Jadi Tuan Rumah World Cities Culture Summit 2027

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:48 WIB

'Pembalut Bukan Gaya Hidup' Politisi PKB Desak Pemerintah Pajaki Konglomerat Ketimbang Perempuan

'Pembalut Bukan Gaya Hidup' Politisi PKB Desak Pemerintah Pajaki Konglomerat Ketimbang Perempuan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:47 WIB

Sinopsis The Good Lawyer, Thriller Hukum Laurent Lafitte Hadir 9 November

Sinopsis The Good Lawyer, Thriller Hukum Laurent Lafitte Hadir 9 November

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:45 WIB

Hashim: Indonesia Gelap Karena Dibebani Utang Itu Bohong

Hashim: Indonesia Gelap Karena Dibebani Utang Itu Bohong

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:38 WIB

Bikin Bangga Indonesia! Inovasi Kelas Dunia Antarkan Semen Gresik Raih 4 Bintang di APQO 2026

Bikin Bangga Indonesia! Inovasi Kelas Dunia Antarkan Semen Gresik Raih 4 Bintang di APQO 2026

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:38 WIB

WhatsApp Hadirkan 4 Fitur Baru, Pengguna Bisa Kirim Riwayat Chat ke Anggota Grup,

WhatsApp Hadirkan 4 Fitur Baru, Pengguna Bisa Kirim Riwayat Chat ke Anggota Grup,

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:36 WIB

Drama Kalung Berlian Rp300 Juta Jatuh di Bandara Soetta yang Berakhir Manis

Drama Kalung Berlian Rp300 Juta Jatuh di Bandara Soetta yang Berakhir Manis

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:35 WIB

Dugaan Ormas Dibenturkan dengan Demonstrans saat Kerusuhan Malioboro, Sultan Klaim Tak Tahu

Dugaan Ormas Dibenturkan dengan Demonstrans saat Kerusuhan Malioboro, Sultan Klaim Tak Tahu

Jogja | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:30 WIB

×