LPDB Koperasi Dorong KDKMP Papua Naik Kelas Lewat Program Inkubasi dan Akses Dana Bergulir

Fabiola Febrinastri, Tantri Amela Iskandar

Minggu, 02 Agustus 2026 | 09:59 WIB
LPDB Koperasi Dorong KDKMP Papua Naik Kelas Lewat Program Inkubasi dan Akses Dana Bergulir
Pelatihan Inkubasi Tenant KDKMP Pusat Inkubasi Bisnis Universitas Ottow Geissler Papua yang diselenggarakan di Kota Jayapura, Papua, Jumat (31/7). (Dok: LPDB)

Suara.com - Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi terus memperkuat pengembangan ekosistem koperasi di Papua melalui program inkubasi, pendampingan, dan pembiayaan dana bergulir bagi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong koperasi agar semakin profesional, bankable, dan mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat di wilayah timur Indonesia.

Komitmen itu ditegaskan dalam Pelatihan Inkubasi Tenant KDKMP Pusat Inkubasi Bisnis Universitas Ottow Geissler Papua yang diselenggarakan di Kota Jayapura, Papua, Jumat (31/7). 

Kegiatan ini diikuti 15 tenant KDKMP yang bergerak di sektor riil dan merupakan hasil kolaborasi LPDB Koperasi dengan Universitas Ottow Geissler Papua dalam memperkuat kapasitas kelembagaan, tata kelola, perencanaan bisnis, hingga kesiapan koperasi mengakses pembiayaan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Umum dan Hukum LPDB Koperasi Deva Rachman, Pejabat Fungsional Dinas Perindagkop UKM dan Tenaga Kerja Provinsi Papua Antonius Indarto Wibowo, Wakil Rektor I Bidang Akademik Universitas Ottow Geissler Papua Meiske Murni Nurbintan Sihombing, serta Kepala Pusat Inkubasi Bisnis Universitas Ottow Geissler Papua Moses Yomunga.

Direktur Umum dan Hukum LPDB Koperasi Deva Rachman menegaskan bahwa program inkubasi bukan sekadar pelatihan, tetapi merupakan proses membangun fondasi koperasi agar mampu tumbuh menjadi lembaga ekonomi yang sehat, profesional, dan memiliki akses terhadap pembiayaan.

“Target utama program inkubasi adalah menyiapkan koperasi agar memiliki tata kelola yang baik, bisnis yang layak, dan siap mengakses pembiayaan dana bergulir LPDB Koperasi. Kami ingin KDKMP di Papua menjadi koperasi yang sehat, unggul, bankable, dan mampu naik kelas sehingga dapat menjadi penggerak ekonomi masyarakat di daerahnya,” ujar Deva.

Ia menambahkan bahwa LPDB Koperasi memiliki tiga fokus utama, yakni penyaluran pembiayaan, pendampingan, dan inkubasi koperasi. Ketiga program tersebut dirancang sebagai satu ekosistem yang saling terhubung untuk memastikan koperasi tidak hanya memperoleh akses modal, tetapi juga memiliki kapasitas manajerial dan bisnis yang kuat.

Menurut Deva, Papua memiliki potensi ekonomi yang sangat besar di berbagai sektor, mulai dari pertanian, perkebunan, kelautan, perikanan, hingga pariwisata berbasis kearifan lokal. Potensi tersebut perlu dikelola melalui koperasi yang memiliki tata kelola baik, model bisnis yang jelas, dan kemampuan mengakses pembiayaan secara berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala Pusat Inkubasi Bisnis Universitas Ottow Geissler Papua Moses Yomunga menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang kembali diberikan LPDB Koperasi kepada Universitas Ottow Geissler Papua sebagai mitra pelaksana program inkubasi di Papua.

baca juga

Ia menjelaskan bahwa tahun ini program difokuskan pada 15 KDKMP sektor riil, dengan materi yang disusun berdasarkan kebutuhan nyata koperasi di lapangan, mulai dari tata kelola kelembagaan, penyusunan rencana bisnis, pembukuan, hingga strategi mengakses pembiayaan.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan LPDB Koperasi. Tahun ini kami fokus menginkubasi 15 KDKMP yang bergerak di sektor riil. Materi yang diberikan disesuaikan dengan kebutuhan koperasi, mulai dari tata kelola, rencana bisnis, pembukuan, hingga akses pembiayaan. Kehadiran LPDB memberikan pencerahan bahwa koperasi memiliki peluang untuk berkembang dan memperoleh pembiayaan apabila dipersiapkan dengan baik,” kata Moses.

Menurutnya, program inkubasi menjadi sangat penting karena sebagian besar pengurus KDKMP masih membutuhkan pendampingan dalam pengelolaan usaha, manajemen keuangan, dan pengembangan bisnis koperasi. Ia berharap program tersebut tidak berhenti pada pelatihan, tetapi berlanjut menjadi pendampingan jangka panjang.

Moses optimistis 15 koperasi peserta inkubasi dapat menjadi model pengembangan KDKMP di Papua.

“Kami berharap 15 koperasi ini dapat menjadi role model bagi koperasi di seluruh Papua. Papua memiliki potensi yang luar biasa, tetapi membutuhkan pendampingan, penguatan manajemen, dan akses pembiayaan agar koperasi benar-benar mampu tumbuh dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Dari sisi peserta, Sekretaris KDKMP Kampung Nendali, Kabupaten Jayapura, Erick Kawali mengaku kehadiran LPDB Koperasi memberikan jawaban atas berbagai keraguan yang selama ini dirasakan pengurus koperasi dalam menjalankan program KDKMP.

Ia mengatakan bahwa sebelumnya banyak pengurus koperasi yang masih mempertanyakan bagaimana koperasi dapat menjalankan usaha secara nyata, memperoleh modal, dan memenuhi harapan masyarakat.

“Kehadiran LPDB membuat kami merasa sangat terbantu. Wawasan kami terbuka bahwa koperasi tidak berjalan sendiri, tetapi memiliki akses pendampingan dan pembiayaan. Ini memberi kami semangat, motivasi, dan keyakinan untuk menjalankan usaha koperasi serta menjawab kebutuhan masyarakat,” ujar Erick.

Menurut Erick, penjelasan yang disampaikan LPDB Koperasi memberikan kepastian mengenai arah pengembangan KDKMP, termasuk mekanisme pembiayaan dan tahapan yang harus dipersiapkan koperasi agar mampu berkembang secara berkelanjutan.

“Yang kami harapkan adalah penguatan seperti ini. Kami diberi pemahaman, motivasi, dan arah yang jelas dalam menjalankan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Kehadiran LPDB telah menjawab salah satu pertanyaan besar kami tentang bagaimana koperasi dapat bergerak dan berkembang,” tambahnya.

Melalui kolaborasi dengan Universitas Ottow Geissler Papua, LPDB Koperasi menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat ekosistem koperasi di Papua melalui inkubasi, pendampingan, dan pembiayaan. Program ini diharapkan mampu melahirkan koperasi-koperasi yang profesional, berdaya saing, dan memiliki akses pembiayaan sebagai modal pengembangan usaha.

Penguatan KDKMP di Papua juga menjadi bagian dari dukungan LPDB Koperasi terhadap program strategis nasional dalam memperkuat koperasi sebagai pilar ekonomi rakyat. Dengan tata kelola yang semakin baik dan akses pembiayaan yang lebih luas, koperasi diharapkan mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua secara berkelanjutan. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Batal ke Papua, Pegawai BGN yang Viral Main HP Saat Zoom Dimutasi ke Sulsel

Batal ke Papua, Pegawai BGN yang Viral Main HP Saat Zoom Dimutasi ke Sulsel

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 19:46 WIB

Meki Nawipa: Pendapatan Daerah Papua Tengah Lampaui Target, PAD Tumbuh hingga 114,5 Persen

Meki Nawipa: Pendapatan Daerah Papua Tengah Lampaui Target, PAD Tumbuh hingga 114,5 Persen

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 19:30 WIB

DPR Ingatkan Pemerintah: Koperasi Desa Merah Putih di Papua Berisiko Mubazir

DPR Ingatkan Pemerintah: Koperasi Desa Merah Putih di Papua Berisiko Mubazir

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 10:23 WIB

Isu Gaji Manajer KDMP Capai Rp16 Juta Sebulan, dari Mana Sumbernya?

Isu Gaji Manajer KDMP Capai Rp16 Juta Sebulan, dari Mana Sumbernya?

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 06:55 WIB

Mitsubishi Fuso Akui Penjualan Melonjak Berkat Pengadaan Truk Koperasi Desa Merah Putih

Mitsubishi Fuso Akui Penjualan Melonjak Berkat Pengadaan Truk Koperasi Desa Merah Putih

Otomotif | Kamis, 30 Juli 2026 | 20:35 WIB

Mengapa Tokoh Lintas Iman Mendesak Pengesahan RUU Masyarakat Adat demi Hutan Papua?

Mengapa Tokoh Lintas Iman Mendesak Pengesahan RUU Masyarakat Adat demi Hutan Papua?

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 14:30 WIB

Terkini

Penantian Tujuh Tahun Terbayar, Agung Apriliano Rebut Gelar Juara Umum 76 Ultimate Downhill

Penantian Tujuh Tahun Terbayar, Agung Apriliano Rebut Gelar Juara Umum 76 Ultimate Downhill

Sport | Senin, 02 November 2026 | 06:00 WIB

Kecelakaan Maut Truk Molen di Bekasi

Kecelakaan Maut Truk Molen di Bekasi

Foto | Senin, 02 November 2026 | 06:00 WIB

Apakah Boleh Pakai Hair Mist Setiap Hari? Ini Tips Aman Menggunakannya

Apakah Boleh Pakai Hair Mist Setiap Hari? Ini Tips Aman Menggunakannya

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 05:39 WIB

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

News | Senin, 02 November 2026 | 01:02 WIB

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:11 WIB

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:09 WIB

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:42 WIB

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 23:37 WIB

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

×